NovelToon NovelToon
Aku Berhak Bahagia

Aku Berhak Bahagia

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Rumah Tangga / Janda
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Mami Al

"Aku berhak bahagia dan aku bisa hidup tanpamu!"

Mila Rahma akhirnya memilih jalan hidupnya sendiri meskipun orang-orang disekitarnya menolak keputusan yang diambilnya. Mereka sangat kecewa dengan Mila karena berani menggugat cerai. Mila melakukan itu bukan tanpa sebab, selama menikah dirinya selalu mendapatkan penyiksaan dan penghinaan.

Mampukah Mila bertahan hidup dengan menjauh dari orang-orang yang sangat dicintai dan disayanginya?

Apakah Mila menemukan pria yang sangat mencintai dan menghormatinya?

Ikuti ceritanya dan mohon dibaca perlahan setiap episodenya. Terima kasih banyak karena sudah membaca tanpa meloncat episode🙏🏼

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mami Al, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Berhak Bahagia - Episode 2

Makian dan bentakan hampir tiap hari diterima Mila tetapi ia tetap berusaha kuat. Dia ingin suaminya itu berubah meskipun tubuh dan mentalnya tak sanggup lagi.

"Aku mau makan diluar. Kau habiskan saja makanan itu!" Hardi kemudian berlalu.

Mila tak mengejar dan mencegah suaminya pergi, ia hanya memilih diam.

Menarik kursi, Mila kembali menyantap masakan yang dibuatnya dengan perlahan. Daripada dibuang lebih baik dimasukkannya ke dalam perut. Belum tentu besok perutnya akan terisi.

Setelah mengisi perutnya dan mencuci piring. Mila bergegas berlari ke teras rumah. Ia membuka ponselnya dan berharap temannya segera membalas pesannya.

Senyum merekah terukir di wajahnya Mila, temannya akhirnya membalas pesannya dan meminta mereka bertemu di salah satu tempat. Mila pun setuju dengan syarat setelah Hardi berangkat kerja.

Malam harinya, Mila merebahkan tubuhnya di samping suaminya yang asyik membalas pesan di ponsel sambil tersenyum dan tertawa.

"Mas..!!" Mila menoleh ke arah suaminya.

"Hmm.."

"Siapa Yuni, Mas?" tanya Mila memberanikan diri.

Hardi lantas menoleh, "Kau membuka ponselku?"

Mila bangkit dan duduk lalu berucap, "Aku tak sengaja membacanya saat kamu mandi."

"Kau sangat lancang, ya!!" sentak Hardi. "Berani sekali kau membaca pesan di ponselku!!"

"Mas, aku ini istrimu. Aku berhak tahu kau berteman dengan siapa saja!" Mila memberanikan diri bicara dengan nada sedikit tinggi.

Bukannya diam, Hardi malah melayangkan tamparan di wajah Mila.

"Kau tidak perlu ikut campur urusanku. Mau aku berteman dengan siapapun, itu bukan urusan kamu!!" Hardi bicara dengan nada tinggi.

"Ceraikan aku, Mas!!" kata Mila sembari memegang pipinya yang sakit dan matanya sudah berkaca-kaca.

"Cerai??" Hardi malah tertawa meledek.

"Kalau memang kamu tidak menginginkan aku, kenapa terus mempertahankan aku??" tanya Mila yang akhirnya air matanya menetes.

"Hei, kau pikir aku sudi menikahimu. Semua karena terpaksa!!" jawab Hardi.

"Terpaksa??" tanya Mila lagi.

"Ya, aku pikir kau itu wanita yang cantik dan sempurna. Ternyata, aku sudah ditipu mereka. Lihatlah tubuhmu sangat gendut dan wajahmu ada jerawat!!" jawab Hardi mengejek.

"Mereka bilang kau cantik dan ramping, tapi aku salah. Aku sudah terlanjur bilang ke orang tuaku lagi, tak mungkin aku membatalkan rencana pernikahan kita. Aku juga menyesal menikah denganmu!!" hina Hardi.

Hati Mila begitu sakit mendengar pengakuan suaminya. Ya, memang selama mereka menikah Hardi selalu memanggilnya dengan sebutan 'gendut' dan 'gembrot'.

"Kalau kau mau cerai, urus saja sendiri. Kalau bisa kembalikan sebagian uang hantaran buat acara resepsi!" kata Hardi.

Mila pun tak dapat berkutik. Ia juga tak mampu mengembalikan uang yang diminta suaminya.

"Tidur di ruang tamu, aku tak mau seranjang denganmu!" Hardi mendorong tubuh Mila hingga terjatuh ke lantai.

Mila beranjak berdiri dengan pelan, hati dan tubuhnya sangat sakit dengan hinaan dan siksaan suaminya.

Mila keluar dari kamar, ia merebahkan tubuhnya diatas sofa tamu dengan air matanya yang terus menetes.

Dalam hatinya, Mila berjanji akan membalas semua perbuatan suaminya. Dia mau mencari pekerjaan biar mudah mengurus surat perceraian.

***

Adzan subuh berkumandang, Mila terbangun. Ia melangkah ke kamar mengambil mukena dan bersiap-siap melaksanakan shalat subuh di rumah.

Sebelum mereka menikah, Mila melihat sosok suaminya adalah pria yang lembut dan alim. Beberapa kali menghadiri acara keluarga keduanya, Hardi selalu menyempatkan waktu melaksanakan shalat berjamaah dengan lainnya. Tetapi, ketika di rumah Hardi sama sekali tak mau beribadah.

Dalam sujudnya, Mila memohon kepada Sang Maha Kuasa petunjuk. Dia sudah tak sanggup lagi hidup berumah tangga bersama Hardi. Mental dan fisiknya hancur jika terus berlama-lama menjalani pernikahan.

Dengan berlinang air mata, Mila memanjatkan doa-doa agar Sang Pencipta membuka pintu hati kedua orang tuanya biar dapat merasakan dan melihat bahwa dirinya sangat membutuhkan pelukan dan semangat.

Selesai melaksanakan shalat subuh, Mila melangkah ke dapur menyiapkan sarapan dan merendam pakaian yang akan dicuci.

Setelah sarapan tersaji di meja, Mila lalu membangunkan suaminya yang masih terlelap tidur. "Mas, sudah jam tujuh. Kamu tidak kerja?"

Hardi bergeliat, membuka matanya dan bangkit duduk. Ia melihat jam di ponselnya dan seketika membulatkan matanya. "Kenapa baru bangunkan aku jam segini, hah??" Hardi menoleh ke arah Mila dengan tatapan marah.

"Biasanya 'kan bangun jam tujuh," kata Mila.

"Ini aku sudah terlambat, seharusnya kau bangunkan aku setengah jam lalu!" Hardi bergegas turun dari ranjang dan melangkah cepat keluar kamar.

Beberapa menit kemudian, Hardi masuk kembali ke kamar dan memakai pakaian kerjanya.

"Memangnya Mas Hardi mau ke mana sampai buru-buru begini?" tanya Mila.

"Aku sudah janji mengantarkan kerja temanku," jawab Hardi seraya menyisir rambutnya.

"Teman Mas Hardi perempuan atau laki-laki?" tanya Mila lagi.

"Kau tidak perlu tahu!" jawab Hardi kemudian keluar kamar tak lupa mengambil kunci motornya.

Hardi bekerja di salah satu perusahaan swasta. Gajinya sebenarnya cukup besar dan bisa buat makan enak. Tetapi, Hardi selalu memberikan uang belanja Mila pas-pasan sehingga hanya menu yang itu-itu saja dibelinya.

Mereka menikah 5 bulan lalu. Pernikahan terjadi karena perjodohan. Mereka dikenali oleh sepupu laki-lakinya Mila yang tak lain adalah teman kerjanya Hardi.

Hardi jatuh hati kepada Mila ketika melihat foto yang diberikan sepupunya Mila. Foto itu diambil 5 tahun lalu saat berat badan Mila cuma 48 kg dan wajah yang terlihat di lembaran foto sangat bersih dan mulus.

Beberapa kali sepupunya Mila mencoba mengajak Hardi ke rumah Mila untuk melihat dan berkenalan langsung tetapi Hardi menolaknya dengan alasan tak sempat sebab pekerjaan.

Hardi sangat percaya dengan ucapan sepupunya Mila sehingga mereka cuma berkomunikasi lewat telepon dan pesan singkat.

Tanpa menunggu lama, hanya 3 bulan dari perkenalan mereka. Hardi dan keluarganya datang dengan niat baik. Hardi begitu terkejut melihat wajah dan tubuhnya Mila yang tak sesuai pikirannya.

Hardi ingin membatalkan rencananya tetapi tak mungkin dilakukannya karena sudah terlanjur membawa kedua orang tuanya dan beberapa sanak keluarga.

Sebelum kedua keluarga besar bicara, Hardi mengirimkan pesan singkat kepada Mila untuk membatalkan lamaran mereka.

Mila membalas pesan Hardi, 'Mengapa sampai dibatalkan?'

'Kau tidak seperti kubayangkan, aku mau kita putus. Aku sudah punya kekasih.' Hardi membalas pesan Mila.

'Kalau kau punya kekasih, kenapa sampai datang ke rumahku?' Mila kembali membalas.

Hardi tak membalas pesan Mila lagi. Ia akhirnya pasrah dengan keputusan kedua orang tuanya.

Sementara itu, setelah Hardi dan rombongan pulang. Mila pun memberanikan diri bicara kepada kedua orang tuanya. "Pak, Bu, lebih baik kita tolak saja lamaran dari keluarganya Mas Hardi!"

"Loh, kenapa?" tanya Maya heran.

"Aku merasa Mas Hardi bukan pria baik-baik!" jawab Mila sedikit berbohong, ia tak memberikan alasan mengenai Hardi sudah punya kekasih.

"Kalau dia tak baik, bagaimana mungkin dia datang bersama keluarganya?" tanya Maya lagi.

"Aku hanya merasa kalau kami menikah takkan berjalan mulus," jawab Mila beralasan.

"Jangan menolak lamaran dari pria baik-baik!!" kata Rahman.

"Tapi, Pak...."

"Kamu harusnya sadar, usiamu sangat tua. Di sini seusia kamu, anak-anaknya sudah pada sekolah TK. Kamu saja belum menikah, kamu mau dicap sebagai perawan tua!!" sahut Bibi Ratmi, kakak kandungnya Rahman, kebetulan wanita paruh baya itu masih ada di rumahnya meskipun acara lamaran telah usai.

Mila cuma terdiam.

"Kata orang-orang, kalau menolak lamaran pria baik-baik sangat sulit mendapatkan jodoh lagi!" timpal Maya.

Kata-kata itulah yang membuat Mila tak jadi membatalkan rencana pernikahannya. Ia pun mencari tahu mengenai Hardi kepada sepupunya yang mengenalnya. Sepupunya mengatakan kalau Hardi belum punya kekasih.

1
Dew666
Hasbi nikah sm sepupu mila kali, mila jodoh Aldo aja
Murni Zain
Gass,,, otw halal🤭
Dew666
👑👑👑
Dew666
🍎🍎🍎
Murni Zain
akhirnya bs mengungkapkan kata suka'🥰
Mami AL: walaupun baru cuma dalam hati 🤭
total 1 replies
Murni Zain
Hasbi,, pernah sama² tersakiti. 🤭🤭
seperti saya sm suami... d selingkuh in sm pasangan. 😄😍
Murni Zain
🤗🤗🤗Alhamdulillah msh d ketemu kn sama orang baik ya mbak Mila.
Murni Zain
ehh kenapa Mas Hasbi 🤔🤔🤔 cemburu apa ada trauma???
Dew666
Aldo
Murni Zain
2 laki-laki memcoba dekat sm Mila🤭
Mami AL: kita buat Mila bingung memilih 😅🤭
total 1 replies
Mami AL
kebetulan yang tepat sekali, ya, Kak😄🤭
Murni Zain
ohhh so sweet banget🥰🥰🥰

jd teringat saat bertemu sm suami dl. 🤗
Murni Zain
Hasbi kan🤔🤔🤔

atw sang mantan. 🤔🤔🤔
Murni Zain
semoga jodoh Mila.... Hasbi🤗
Murni Zain
mungkin kn jodoh mila..🤔
Mami AL: kita lihat nanti, ya, Kak🤭
total 1 replies
Murni Zain
Semoga ada kebahagiaan d t4 baru ya mbak.. 🥰😍🤗💪🏼💪🏼💪🏼
Murni Zain
Semangat mbak Mila.. 🥰🤗
Murni Zain
baik bgt nih ibu mertua... klo aku dl sebaliknya😄 tp tu masa lalu q.. yg sekarang sdh terbayar dgn suami yg setia, baik bertanggung jawab sm keluarga. 🤗🥰
Mami AL: Alhamdulillah, Kak.. Bahagia selalu 😊
total 1 replies
Murni Zain
Ternyata mertuanya baik ya.. klo aku dl... seperti enggak d Terima krn aku ank kampung. 🥺
Dew666
🔥🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!