NovelToon NovelToon
Gadis Milik Tuan Dingin

Gadis Milik Tuan Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mafia
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Helena Fox

Aliora Amerta gadis cantik 19 tahun. Hidupnya berubah ketika pamannya berhutang besar pada Saga. Untuk melunasi hutang itu, Liora dipaksa menikah dengan Saga, pria yang sangat ditakutinya.

Sagara Verhakc berusia 27 tahun. Di dunia bisnis ia dikenal sebagai CEO jenius dan juga kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Helena Fox, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 2

Malam mulai turun.

Aliora mengendap keluar rumah. Jalanan terlihat sepi, hanya suara angin dan lampu jalan yang berkedip samar.

Ia menarik napas dalam.

Lalu…

lari.

Langkahnya cepat, bahkan terlalu cepat untuk tubuhnya yang tidak terbiasa. Ia terus berlari, menjauh dari rumah itu, menjauh dari takdir yang dipaksakan padanya.

Namun…

ia tidak tahu.

 Bahwa Sejak awal, ia sudah diawasi.

***

“Bos Target bergerak.”

Suara berat terdengar dari alat komunikasi kecil.

“Perempuan itu kabur.”

Di dalam mobil hitam yang terparkir tak jauh dari rumah, seorang pria menatap layar dengan dingin.

“Kejar.”

Singkat. Tegas. Tanpa ampun.

Liora terus berlari.

Napasnya mulai tersengal. Kakinya terasa lelah, tapi ia tidak berhenti. Ia terus menyemangati dirinya.

Ia menoleh ke belakang.

Dan saat itulah…

ia melihat mereka. Beberapa pria berpakaian hitam.

Mengejarnya. Bahkan larinya sangat kencang. Hingga jarak semakin dekat.

“Tidak… tidak… jangan…” bisiknya panik.

Langkahnya semakin cepat. Ia berbelok ke kanan, lalu ke kiri, mencoba mencari jalan keluar.

Tapi kota ini terasa seperti labirin yang menelannya. Jalan yang sangat luas , Bahkan jarak rumah yang jelas terlihat.

“Berhenti!” teriak salah satu pria di belakangnya.

Liora tidak peduli.

Ia terus berlari sampai menemukan sebuah gang sempit.

Gelap.

Sepi.

Tanpa pikir panjang, ia masuk. Lalu Ia kembali menoleh ke belakang dan tidak melihat lagi orang-orang yang mengejarnya.

Langkahnya mulai melambat.

Napasnya masih terengah. Ia menyentuh dinding, mencoba menenangkan diri. Mengatur napasnya, Bahkan jantungnya masih deg-degan. Takut kalau akan tertangkap.

“Sudah aman…” gumamnya pelan.

Namun…

suara langkah lain terdengar.

Pelan.

Berat.

Menggema di gang sempit itu.

DEG.

liora menoleh.

Dan tubuhnya langsung membeku. Di ujung gang…

berdiri seseorang yang sangat ia kenal.

Sagara Verhakc.

Bersandar santai di dinding, kedua tangannya di saku celana. Wajahnya tenang… terlalu tenang untuk situasi seperti ini.

Seolah-olah…

Ia sudah tahu semuanya akan berakhir di sini.

“Capek?” tanyanya datar.

liora mundur satu langkah. Ketakutan langsung mencengkeramnya.

“K-kamu…” suaranya bergetar hebat. “Kenapa kamu—”

“Lari?” potong Sagara.

Ia tersenyum tipis. Tapi senyum itu… bukan senyuman hangat.

Melainkan menyeramkan.

“Lucu,” lanjutnya pelan. “Kamu pikir kamu bisa kabur dariku?”

Langkah Sagara maju satu per satu. Liora semakin mundur, sampai punggungnya menabrak dinding.

Terjebak.

“Jangan… dekati aku…” bisiknya.

Namun Sagara tidak berhenti. Ia kini berdiri tepat di depan liora.

Sangat dekat.

Terlalu dekat.

Tangannya terangkat, mencengkeram dagu liora dengan kasar, memaksanya menatap langsung ke matanya.

“Dengar baik-baik,” ucapnya rendah, suaranya penuh tekanan. “Apa yang sudah jadi milikku… tidak akan pernah lepas.”

Air mata Liora jatuh.

Ia berusaha melepaskan diri, tapi cengkeraman itu terlalu kuat.

“Lepasin aku! Aku bukan milik kamu!. Aku benci kamu!” teriaknya, berani untuk pertama kalinya.

Hening sejenak.

Kemudian…

Sagara tertawa kecil.

Pelan.

Dingin.

“Benci?” ulangnya. “Bagus.”

Ia mendekatkan wajahnya sedikit. “Karena nanti… kamu akan belajar hidup denganku.”

Tatapan matanya berubah lebih gelap.

Lebih kejam.

“Dan kamu tidak punya pilihan.”

Di belakang mereka, anak buah Sagara mulai berdatangan, menutup semua jalan keluar.

Liora benar-benar terjebak. Harapannya hancur.

Dan malam itu…

menjadi bukti bahwa…

lari pun tidak akan pernah cukup.

" Lepaskan aku....Aku tidak ingin ikut denganmu.."

Liora terus berontak ketika tangannya di tarik saga yang ingin membawanya ke mobil.

" Diam!"

 liora tak menghiraukan bentakan saga , Ia terus mencoba melepaskan tangannya.

Hingga ia menggigit tangan saga dengan sekuat tenaga.

" Aakh.. Sial Kau..." Saga menggeram

Tangan liora langsung terlepas, Ia langsung berlari kembali. Namun saga tak membiarkan itu , ia mengejar liora.

Langkahnya jauh lebih cepat. sangat cepat

" Akh.. NO pliss!!" Ronta liora ketika saga langsung mengangkatnya seperti karung beras.

Liora memukul- pukul punggung saga.

Plak

Saga menepuk pantat liora .

" Diam!!"

Liora langsung terdiam.

Saga terus berjalan menggendong liora menuju mobilnya.

.

.

.

.

.

.

.

Bersambung...................

1
park jongseong
cerita yang menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!