NovelToon NovelToon
Kupu Malam Sang Ajudan

Kupu Malam Sang Ajudan

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Kehidupan Tentara / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Disfungsi Ereksi / PSK / Tamat
Popularitas:307.7k
Nilai: 5
Nama Author: NaraY

Cinta adalah sebuah anugerah dari Sang Pemberi Hidup namun terkadang manusia bisa salah melabuhkan cinta. Tapi bagaimana jika sebuah kesalahan fatal malah bisa mengartikan kata cinta?

Dalam sebuah tugas.. sang ajudan menemani istri muda sang jenderal yang ternyata adalah seorang 'kupu malam'.

A. Kesalahan dari pertemuan itu akhirnya membuatnya memahami arti hidup yang sesungguhnya dan dari kehidupan baru ini pula dirinya mengenal arti cinta dan sabar

B. Kisah masa lalunya yang tiba-tiba saja kembali benar-benar menghantam rumah tangganya di saat sang istri tengah mengandung buah hatinya. Mampukah situasi kembali membaik atau akan terpisah karena hadirnya sang mantan.

***
Tidak membawa unsur SARA saat berkomentar, apalagi membawa instansi tertentu, harap mengikuti alur cerita dan bagi yang tidak tahan konflik harap SKIP.

Cerita hanya rekayasa dalam karya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NaraY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2. Tugasku melindungimu.

Bang Alden berjaga di sekitar kamar Syandrina. Terdengar suara des_ah dan rintihan dari dua insan manusia yang tengah di mabuk cinta.

Sebatang rokok telah habis di hisapnya namun Syandrina belum juga keluar dari dalam kamar.

"Egh.." kali ini erangan seorang pria yang mungkin telah usai menunaikan hajatnya.

"Kamu nikmat sekali Lily, kapan kita bisa bertemu lagi?" Kata seorang pria hidung belang.

"Kapan saja Om mau." Jawab Syandrina.

'B******n, mau Syandri jungkir balik pun aku tak peduli. Kecil begitu sudah bisa melayani pelanggan.'

Tak lama pintu terbuka. Pria hidung belang itu meninggalkan satu kecupan di bibir 'Lyli'.

Sebelum meninggalkan kamar, pria itu pun sempat melirik Bang Alden.

Setelah pria itu benar-benar pergi, Syandrina jatuh terduduk. Kakinya benar-benar kram karena terlalu lelah.

"Aku capek, tapi masih ada satu di bule Afrika. Bagaimana cara menolaknya." Gumam Syandrina.

"Lemah sekali, semua pekerjaan mengandung resiko." Jawab Bang Alden kemudian menerobos masuk ke dalam kamar dengan papan nama Lyli.

Syandrina segera menyambar handuk kimononya untuk menutupi tubuhnya agar terlihat sedikit lebih sopan di hadapan Bang Alden.

Tak banyak kata Bang Alden membongkar lemari dan nakas yang ada disana hingga ia menemukan bungkusan bersebelahan dengan banyaknya karet pengaman dalam laci.

"Untuk apa Mas ambil pembalut?? Mas lagi dapet tamu??" Tanya Syandrina.

"Pakai akalmu, masa iya kamu beralasan datang bulan tapi tamu mu tetap memintamu melayaninya???" Kata Bang Alden.

"Mereka tamu 'luar' jelas tidak akan peduli Mas, apalagi kami-kami ini pakai pengaman." Jawab Syandrina.

"Apa semua laki-laki begitu??"

"Tidak semua." Jawab Syandrina lagi.

"Kalau begitu gunakan alasan klasik, katakan kamu sedang datang bulan." Saran Bang Alden.

"Disini di catat tanggal berapa saja tanggal kami haid."

"Aaahh kau pikir saja sendiri lah Syan. Ini masalahmu kenapa saya yang harus pusing." Omel Bang Alden kemudian melangkah pergi meninggalkan kamar.

Syandrina pun segera berlari dan menarik tangan Bang Alden. "Maaass.. jangan pergi..!! Tolongin Syandri doonk..!!" Rengeknya seperti tadi dan jelas hal itu sebenarnya membuat Bang Alden kesal.

"Kamu ini banyak mau ya, berani bayar saya berapa??" Bang Alden kembali mengomel karena malas meladeni Syandrina.

"Mas Al maunya berapa? Atau mau ini?" Syandrina membuka kimononya dan memperhatikan dua bongkah pemandangan indah menyilaukan mata dan hanya tertutup selembar l******e bahan brokat tipis.

Bang Alden mengibaskan tangan Syandrina. "Tutup..!! Saya tidak tertarik." Bang Alden semakin kesal saat melihat banyak ada semu tanda merah di dada Syandrina.

"Mas kesal sama tanda ini?? Tapi ini tanda dari Bang Prana semalam." Kata Syandrina.

"Nggak tanya, saya nggak mau tau kamu melakukannya dengan siapa, dengan setan pun saya nggak peduli." Jawab Bang Alden.

"Ya sudah." Dengan santai Syandrina mengikat kembali kimononya.

Bang Alden mengalihkan pandangannya tapi ekor mata elangnya masih sempat membidik belahan dada Syandrina. "Astagfirullah.." ucapnya membatin. Namun dirinya yang notabene tetap seorang laki-laki normal jelas merespon dengan pasti apa yang baru saja di lihatnya.

"Mas keluar dulu..!! Apa mau lihat Syandri mandi??" Tantang Syandri.

"Buka saja di sini kalau berani. Dada saja masih rata begitu." Gerutu Bang Alden.

"Maaf ya.. Syandri pun pilih-pilih kalau soal pejantan." Jawab Syandri.

"B*****t, saya ini bibit unggul. Sekali saya lepas anak buah.. celaka dua belas kamu Syan." Ancam Bang Alden.

Syandrina hanya mencebik seakan tak peduli dengan kata-kata Bang Alden.

"Ya Ampun Tuhan.. kenapa aku harus bertemu perempuan macam si Syandri ini." Gumamnya lalu memilih keluar dari kamar.

...

Sore itu Syandrina bersiap menyambut tamunya, tamu yang sejatinya tidak di inginkan nya. Bang Alden melihat raut wajah murung Syandri yang termenung menatap ke arah luar jendela.

Meskipun kesal dalam hati namun Bang Alden tidak tega juga melihat Syandrina. "Astaga.. si kecap angus itu sudah datang." Matanya melihat sosok bule tersebut sudah berjalan menuju kamar Syandrina. Secepatnya Bang Alden melonggarkan ikat pinggang, ia melepas jaket dan kaosnya lalu mengacak-acak rambutnya, tak lupa ia mencakar tangannya sendiri secara bergantian hingga meninggalkan luka.

bruugghh..

"You're crazy. I have paid dearly. I hate you Lily..!!!" Bentak Bang Alden memaki Syandrina yang sama sekali tidak tau apapun.

Melihat keadaan Bang Alden yang lusuh jelas tamu Syandrina sedikit merasa takut apalagi Bang Alden ambruk ke arahnya.

"No, don't ask Lily to serve you. My whole body hurts." Kata Bang Alden.

Tamu Syandrina itu melihat Bang Alden tampak kesakitan meremas tubuhnya dan pria itu pun akhirnya lari tunggang langgang.

Mendengar keributan di luar kamar, Syandrina pun segera menghampiri. "Ada apa Mas??" Tanya Syandrina tapi tepat saat itu dirinya melihat Bang Alden yang tadinya rapi kini berantakan tak karuan. "Mas kenapa?"

"Yo nulungi awakmu sing pekok iku." Gerutu Bang Alden kemudian masuk ke dalam kamar Syandrina untuk merapikan diri.

Syandrina pun akhirnya tersenyum penuh arti. "Nggak usah marah lah Mas, sini Syandri pijatin..!!" Kata Syandri.

"Nggak usah, yang ada saya nanti di gorok suamimu." Jawab Bang Alden sambil membenahi penampilannya.

"Kalau Syandri nggak punya suami, Mas Al mau nggak sama Syandri?" Goda Syandrina.

"Tergantung..!!"

Kening Syandrina berkerut mendengar jawaban singkat Bang Alden. "Tergantung apa Mas."

"Saya gas kalau kamu jadi janda." Jawab Bang Alden sekenanya.

"Memangnya Mas Al nggak berani jadi Ken Arok??" Tanya Syandrina.

"Ken Arok buat apa Syan??" Bang Alden menyisir rambutnya dan kini dirinya sudah terlihat tampan dan gagah.

"Rebut donk Mas.. rebut..!!" Kata Syandrina.

"Aah elaaah Syan, nggak usah aneh-aneh deh. Ayo pulang..!!" Ajak Bang Alden.

"Mas Al nggak pengen gitu pacaran plus-plus??"

"Plus di hantam suamimu maksudnya??" Bang Alden menyimpan sisir kecil pada saku celananya. Ia masih santai menanggapi ujian berat dalam hidupnya.

"Bilang saja Mas nggak berani." Syandrina memalingkan wajahnya.

Bang Alden tau betul gaya seorang wanita malam jika sedang menggoda. Ia pun berdiri di hadapan Syandrina lalu mengarahkan wajahnya agar menatapnya juga.

"Jangan sok berani kalau memang tidak berani. Kali ini saya tidak pakai perasaan untuk menanggapi mu, tapi jika sekali saja saya pergunakan perasaan saya. Tidak hanya saya yang hancur, kamu pun akan terseret Syan. Saya tidak mau ada apa-apa sama kamu. Saya hancur sendiri tidak masalah, tapi saya tidak ingin melihat perempuan terseret masalah bersama saya. Paham??"

.

.

.

.

1
Ghiffari Zaka
AQ sukaaaaaa bngt semua novel mbk Nara,semangat mbk ....💪💪
Wahyu Kasep
hei Thor kalau gak mau di protes mending gak usah bikin cerita

sue looo
Surati
semangat thor 💪🙏🏻
Surati
bagus ceritanya 👍👍 sangat suka dgn ceritamu thor🙏🏻🙏🏻
Tiffany_Afnan
Allahu kariimm.. jadi Nobar adegan biru 😆🤣🤭
Tiffany_Afnan
ngeyel teroooss... 🤣🤣🤣🤣 "Langka" emang kalian tu..
❤Rainy Wiratama Yuda❤️
🤣🤣🤣🤣🤣
Mira Lusia
njelei tenan ko bocah 2 iki🤪🤪
Mira Lusia
iki wedok do ngopo sih..bukane terpelajar kok kekanak2an ya..
Mira Lusia
cium aja kenapa bang al
Mira Lusia
gek kroso yo bang
Mira Lusia
janji beneran gak nih baanngg
Mira Lusia
semangat ya leaa. 🥰
Mira Lusia
hubungan macam bang al dan syandrina inilah yg dulu tetsaji didepan mata..jadi ya percaya aja nek ada pak tentara yg mendua hati
Mira Lusia
hanya napsu bang al..
Mira Lusia
mau terus baca takut ikut sakit hati..tapi penasaran juga..bismilah aja laahh..😁
Mira Lusia: lanjut dong mbakk🥰🥰
total 2 replies
Lilin Ratna
cerita Kk Nay selalu KEREN THE BEST LAH
Ersa
Luar biasa
syamsul anam
cerita kehamilan e kok podo ae karo lea..
Yana Septiana
ceritanya menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!