( Versi sekarang adalah Versi remake dari Novel The Nethermist dengan Versi paragraft dan tanda baca yang lebih rapi )
Lima hari sebelum pernikahan politik yang akan menyatukan dua kekuatan besar, dunia Leoric berubah selamanya.
Sebagai putra mahkota yang dipilih di tengah intrik, Leoric bersiap menikahi Clarissa, putri dari keluarga penguasa dataran tinggi. Namun, retakan di langit tiba-tiba muncul, membuka jalan bagi kabut gelap, sihir asing, dan makhluk-makhluk yang menghancurkan segalanya.
Dalam sekejap, kerajaan runtuh dan pernikahan mereka tertunda tanpa kepastian.
Di tengah dunia yang kacau dan kekuatan baru yang belum dipahami, Leoric harus memastikan keselamatan Clarissa—sambil menghadapi kenyataan bahwa kekuasaan, sihir, dan takdir kini berada di luar kendalinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clevareus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
The Beginning
Bulan Februari
Hawa sejuk menyelimuti Kerajaan Nightdoom, membawa ketenangan bagi seluruh penduduknya.
Di saat yang sama, persiapan pernikahan Leoric Nightvale dengan tunangannya, Clarissa Fountaine, semakin mendekati hari pelaksanaan. Keluarga Fountaine sendiri dikenal sebagai penguasa wilayah perbukitan Gray Hills.
Clarissa adalah teman masa kecil Leoric. Keduanya pertama kali bertemu saat keluarga Nightvale melakukan kunjungan ke Gray Hills untuk membahas kerja sama perdagangan batu bara dan berbagai hasil tambang dari wilayah tersebut.
Gray Hills dikenal sebagai daerah yang kaya akan hasil tambang. Kualitas mineralnya sangat tinggi dan sering digunakan sebagai bahan utama pembuatan perlengkapan tempur.
Pada masa itu hingga sekarang, Raja Rasdinand Nightvale—penguasa Kerajaan Nightdoom—melihat peluang besar dalam kerja sama dengan Kerajaan Peak Cavalry yang dipimpin oleh Maximilian Fountaine.
Raja Rasdinand mengusulkan kesepakatan: 40% hasil tambang Gray Hills akan menjadi milik Nightdoom. Sebagai gantinya, Nightdoom akan membantu Peak Cavalry dalam perang melawan Kerajaan Zarath yang mengincar wilayah tersebut.
Sebagai tambahan, Nightdoom juga menawarkan pasokan kuda perang sebagai bentuk dukungan militer.
Kesepakatan itu akhirnya diterima oleh Raja Maximilian, karena saat itu wilayah perbatasan mereka memang membutuhkan tambahan kekuatan untuk bertahan.
Di saat perjanjian itu berlangsung, Leoric kecil sedang berkeliling istana.
Ia ditemani oleh Anastasya Nivero, wakil pemimpin Elite Guard, serta Edward Mitschell, kepala pelayan keluarga Fountaine.
Keduanya mengajak Leoric kecil berkeliling istana hingga akhirnya mereka bertemu dengan Clarissa Fountaine, putri keluarga Fountaine, yang saat itu berada di kamarnya dengan pengawalan ketat dari para ksatria keluarga Fountaine.
Saat itu, usia Leoric dan Clarissa masih sekitar sepuluh tahun.
Perang di perbatasan Gray Hills melawan Kerajaan Zarath membuat Clarissa menjadi anak yang lebih pendiam dan mudah cemas. Ia sering merasa takut dan sedih melihat banyak korban dalam pertempuran tersebut.
Edward Mitschell merasa prihatin melihat kondisi Clarissa yang semakin murung.
Berbagai upaya telah dilakukan untuk menghiburnya, tetapi tidak ada yang benar-benar berhasil.
Akhirnya, Edward meminta Leoric kecil untuk menemaninya, dengan harapan kehadiran teman seusianya dapat menghibur Clarissa.
Dan harapan itu terbukti berhasil.
Secara perlahan, Clarissa mulai kembali ceria seperti sebelumnya.
Edward pun meninggalkan mereka berdua di kamar Clarissa, sementara Anastasya tetap berjaga di luar pintu.
Seiring waktu, hubungan Leoric dan Clarissa semakin dekat.
Hingga usia mereka menginjak 16 tahun, kedua keluarga besar tersebut sepakat untuk menjodohkan mereka sebagai bagian dari pernikahan politik antara Kerajaan Nightdoom dan Kerajaan Peak Cavalry.
Kerja sama ini membawa dampak besar.
Nightdoom mendapatkan keuntungan dari kualitas logam perang Gray Hills yang sangat tinggi, sementara Peak Cavalry memperoleh bantuan militer yang membantu mereka mengakhiri konflik.
Perang melawan Kerajaan Zarath pun berakhir dengan kekalahan mutlak, setelah pasukan mereka mundur akibat keserakahan yang mereka mulai sendiri.
Setelah itu, pasukan Nightdoom tetap ditempatkan di wilayah Gray Hills untuk menjaga area pertambangan dan melindungi para pekerja dari ancaman binatang buas di perbukitan.
Hingga saat ini, H-5 menjelang pernikahan Leoric Nightvale—putra mahkota Kerajaan Nightdoom—dengan Clarissa Fountaine.
Leoric, yang kini berusia 21 tahun, merasa sedikit tegang menghadapi hari besar tersebut.
Pagi itu, ia memutuskan pergi ke sebuah toko roti untuk menenangkan pikirannya.
Para pelayan sebenarnya sudah menawarkan untuk menyiapkan hidangan langsung dari dapur kerajaan, tetapi Leoric menolak. Ia ingin keluar sendiri, sekedar menikmati suasana luar.
Ia bahkan berencana duduk di taman kerajaan sambil memakan roti krim dan melihat ikan koi di kolam.
Para pelayan akhirnya mengalah, meski tetap melaporkan hal itu kepada salah satu Elite Guard.
Tak lama kemudian, seorang Elite Guard diam-diam memutuskan untuk mengikuti Leoric dari kejauhan, hanya untuk memastikan keselamatannya.
Namun Leoric sebenarnya menyadari hal itu.
Sejak kecil ia sudah terbiasa diawasi, jadi ia tidak terlalu memedulikannya.
Setelah selesai, ia kembali ke kamar untuk beristirahat sebelum jadwal latihan pedangnya dimulai.
Saat berjalan, Leoric mulai merasakan sesuatu yang tidak biasa.
Hawa di sekitarnya terasa semakin dingin, bahkan di tengah siang hari.
Namun ia mengabaikannya, menganggap itu hanya perubahan cuaca biasa.
Ketika ia sampai di kamar dan melihat keluar jendela, ia baru menyadari sesuatu yang jauh lebih aneh.
Langit terlihat seperti kaca retak.
Semakin lama, hawa menjadi semakin dingin, bercampur dengan aura yang tidak bisa dijelaskan—antara dingin, asing, dan terasa tidak natural.
Bahkan para profesor di akademi Kerajaan Nightdoom pun tidak mampu menjelaskan fenomena tersebut.
Retakan di langit semakin melebar, seolah akan pecah sepenuhnya.
Kepanikan mulai menyebar.
Orang-orang berlarian tanpa arah, mencari perlindungan.
Ada yang bersembunyi di rumah.
Ada yang mencoba meninggalkan kerajaan.
Ada pula yang langsung menuju gereja, berdoa dan mencari jawaban.
Namun pihak gereja sendiri juga tidak memiliki penjelasan.
Yang mereka bisa lakukan hanyalah mencoba menenangkan masyarakat, meski situasi sudah tidak terkendali.
Di tengah kekacauan itu, pintu kamar Leoric diketuk keras.
Anastasya Nivero, wakil pemimpin Elite Guard, berdiri di sana dan segera meminta Leoric untuk meninggalkan tempat itu demi keamanan.
Leoric yang sudah melihat kejadian dari jendela masih ragu untuk pergi.
Ia ingin memastikan apa yang sebenarnya terjadi.
Namun Anastasya bersikeras membawanya ke tempat yang lebih aman.
Di tengah perdebatan kecil itu, sesuatu yang jauh lebih buruk terjadi.
Anastasya tiba-tiba menunjuk ke arah langit.
“Pangeran, lihat itu! Langitnya… langitnya sudah pecah!”
Leoric menoleh.
Dan pada saat itu, bagian dari langit benar-benar runtuh.
Seperti kaca yang hancur, satu bagian langit jatuh dan menghilang begitu saja.
Di balik retakan itu, terlihat kegelapan yang pekat.
Kabut tipis mulai keluar perlahan, dan sesaat kemudian, sebuah mata besar tampak di baliknya.
Kepanikan berubah menjadi teror.
Sebagian orang berlari menyelamatkan diri.
Sebagian lain berdoa tanpa henti.
Sebagian lagi hanya bisa membeku di tempat.
Lalu sesuatu muncul dari celah langit.
Makhluk-makhluk berukuran manusia turun satu per satu, melayang dari balik retakan itu.
Mereka mulai menyerang siapa pun yang ada di sekitar tanpa ampun.
Wujud mereka mengerikan, seolah memang diciptakan untuk membawa kehancuran.
Namun mereka bukan satu-satunya.
Satu demi satu, makhluk lain mulai bermunculan.
Jumlahnya semakin banyak.
Dan dalam waktu singkat, langit yang pecah itu menjadi pintu masuk teror bagi seluruh umat manusia.
( Versi ini adalah versi remake setelah aku rasa banyak yang bilang tentang paragraft yang terlalu numpuk dan ga rapi, makasih buat sebelumnya yang udah mau ngasih kritik dan saran, tanpa kalian, mungkin aku gabakal bisa berkembang 🙏🔥 )
semangat!
seharusnya fokus dulu ke tokoh utama biar banyak yang kenal.