NovelToon NovelToon
OBSESI CINTA PERTAMA

OBSESI CINTA PERTAMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Kisah cinta masa kecil / Diam-Diam Cinta / Bad Boy / Kriminal dan Bidadari / Idola sekolah
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Andara prina Larasati

"I think I'm addicted to your body"-Jeffranz Altair-


Sherra menyesali keputusannya malam itu. Malam dimana ia menyerahkan tubuhnya pada cinta pertamanya---Jeffranz Altair si Perisai PASBARA yang terkenal dingin dan kasar.

Sherra menyesal. Karena setelah hari itu sikap Jeff berubah. Yang awalnya benci menjadi terobsesi.

Jeff menghancurkan masa depan Sherra dengan mengurung gadis itu dalam hubungan rahasia.

Sherra terpaksa menjadi selingkuhan.
Diperlakukan layaknya binatang.
Hingga dianggap wanita murahan.

Hidupnya hancur berantakan. Namun Jeff sama sekali tak peduli.

Karena bagi Jeff apa yang ia lakukan pada Sherra, adalah hukuman karena gadis itu berani mengusiknya.







-----

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andara prina Larasati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1. Sherra Adara

Tak ada yang mengerti rasa sakit sebelum merasakannya sendiri.

Mungkin berkata perihal kisah menyakitkan. Sherra akan menjadi salah satu dari ribuan kisah pelik. Gadis yang katanya sempurna namun nyatanya banyak diacuhkan. Banyak di kekang. Dan banyak lukanya.

Sherra Adara itu bukan gadis terbahagia. Orang tuanya berpisah sejak lama. Tumbuh tanpa kasih sayang ayah sudah menjadi cerita lama. Sherra lahir hanya dengan Mama Dinda yang penuh kasih sayang.

Dan seluruh bunga matahari yang Mamanya tanam. Iya bunga matahari.

Sejak dulu Sherra melihat dunia. Mama Dinda selalu berharap agar Sherra dapat menjadi bunga matahari. Yang cerah dan mengikuti kemanapun sumber cahaya pergi.

Entah apa maknanya, yang jelas Mama Dinda ingin masa depan Sherra selalu cerah. Walaupun kehidupan mereka sama gelapnya dengan malam tanpa bintang.

"Ma, kenapa Mama menerima kesepakatan ini?" tanya gadis itu pada Mama Dinda yang tengah sibuk menanam benih benih bunga Matahari untuk mata pencaharian keluarga itu.

"Mama ingin kamu hidup layak. Tidak seperti Mama"Jawab wanita paruh baya itu menyirami tanah. Sedangkan Sherra menghela nafas pelan kemudian berjalan menghampiri sang ibu. Ikut membantu wanita itu.

"Kamu menyukainya kan?" tanya Mama Dinda. Sherra terdiam.

Gadis itu menerawang jauh kedepan. Kehidupannya memang jauh dari cukup. Tapi kenapa orang orang itu, sangatlah terobsesi akan hidup Sherra yang miskin ini?

TOXICSERIES

"Hohoho Si Jeff udah pasti Win ini!"lelaki itu menyeringai.

Jeffranz Altair seorang Lelaki dengan netra madu yang mempesona.

Seantero SMA Smabara juga tau jika Jeff itu imam idaman kaum hawa.

Bagaimana tidak? Lelaki blasteran Australia itu benar benar menawan dengan kepribadian Introvert dan otak jeniusnya. Bahkan Jeff sering disebut sebut sebagai perfect boy karena semua yang ia miliki seolah tak memiliki kekurangan.

Lahir dari keluarga kaya, ayahnya merupakan pemiliki Bimbel Online RUANG BK. Ibunya juga merupakan seorang psikolog anak terkenal yang selalu diundang keacara televisi. Menambah nilai plus seorang Jefftanz yang membuatnya sulit digapai.

Selain derajat keluarganya yang luar biasa tinggi. Jeff juga merupakan juara umum Olimipiade Matematika dan Olimpiade Akuatiki tahun ini.

Benar benar sempurna. Nilai mata pelajarannya tak pernah kurang dari angka 80. Bahkan hampir semuanya mendekati nilai sempurna. Tak heran Jeff sudah menduduki Juara Paralel 2 tahun berturut turut di Smabara.

Siapapun pasti akan terkesan dengan pencapaian lelaki itu yang luar biasa. Bahkan tak sedikit orang iri dengan seluruh prestasinya.

PASBARA

Bukan kumpulan badboy apalagi anak Brandalan numpang tenar.

Seperti kata Jeff, Pasbara itu rumah bagi semua orang yang tak merasakannya. Rata rata anggotanya merupakan anak Broken home yang butuh hiburan dan dukungan. Bahkan beberapa diantaranya sudah tak memiliki orang tua lagi.

Walau begitu ada dari mereka yang masih memiliki keluarga lengkap. Jeff contohnya namun kendalanya ada dalam pertengkaran hebat membuat mereka tak nyaman dan memilih Pasbara sebagai pelampiasan penat.

Anggotanya ada 65 orang tahun ini. Dengan 7 Anggota inti. Yang terdiri dari

Arshaka Neolan sebagai ketua.

Disusul Orion Gibran, Jonathan Alpha, Baraja Atmaja, Nicholas Kanendra. Mona Delina dan dirinya. Jeffranz Altair, si perisai kebanggan.

"BARAA MINTA WA DONG?!"

"Udah ya cantik"kata lelaki godrong dengan wajah tampan bak kartun itu sambil mengedipkan sebelah matanya lalu mengembalikan ponsel milik gadis di sampingnya yang kini berteriak kegirangan.

"SHAKKA JANGAN GANTENG GANTENG DONG!MLEYOT NIEH GUE"

"JEFF LO SADAR GAK SIH KALO MUKA LO MIRIP SAMA JAKE ENHYPEN??!"

"BARA WALAUPUN TINGGI LO CUMAN SEBATAS BAHU GUE. TAPI GUE SIAP KOK JADI ISTRI LO HWHWH"

"ORION SENYUM DONG!"

"ORION MAH GAK SENYUM AJA MANISNYA BIKIN DIABETES!"

"JUJU GOMBALIN GUE DONG!"

Jojo, si lelaki gondrong itu langsung berjalan mendekat kearah gadis bernama Chika itu sambil terssenyum menggoda.

"Satu dua nyamuk mati"

"Cakeuppp"

"Senyum Chika bikin jatuh Hati"

"Mleyot!!"

Gadis bernama Chika itu seketika kejang kejang lebay sampai sampai harus dipegangi temannya untuk di bawa ke uks. Karena pelet gila seorang Jonathan Alpha. Playboynya SAMABARA.

Sedangkan Jeff lebih memilih mengabaikan teriakan teriakan berisik itu dengan menyetel musik dari airpodsnya. Sambil memasukkan kedua tangannya dalam saku Hoddienya.

"Ngantin bro? "Tawar Orion yang ikut menyusul langkah Jeff di depannya. Lelaki itu menoleh sambil menyurai rambutnya kebelakang.

"Gue ngantuk. Lo aja sendiri"balasnya cuek

"Anjirlah! Masih pagi udah mau molor aja! Mending ikut gue ngecengin adek kelas"sahut Bara tiba tiba berada di samping mereka. Jeff mengendikkan bahunya tak peduli. Ia bukan orang yang suka menggoda.

"Gak Dulu"balasnya. Bara mendelik kesal lalu melirik Orion.

"Yon? Ikut Gak lo? "Orion dengan wajah datarnya menjawab.

"Gak"

"Bangsat!,"umpatnya kasar. Sepertinya ia salah mencari kawan. Karena sebagian besar anggota Pasbara tak lebih dari kulkas diberi nyawa. Sungguh menyebalkan.

"Susah emang punya temen Gak satu frekuensi"

TOXICSERIES

Jeff membelokkan langkahnya masuk kedalam kelas yang sudah terlihat ramai. Karena waktu juga masih menunjukkan pukul 07.45 itu artinya kurang dari 20 menit lagi bel masuk berbunyi.

Ia segera meletakkan ransel hitamnya juga melepas Hoddie kesayangannya. Tak seperti anggota yang lain, Jeff lebih suka memakai Hoddie hitam kesayangannya daripada jaket kebanggaan pasbara yang berwarna Army. menurutnya warnanya tak cocok untuk dirinya.

Jadi ia lebih memilih menggantungnya di kamar untuk pajangan.

Lelaki itu pun mulai melipat Hoddienya untuk dijadikannya bantal. Kemudian membaringkan kepalanya di sana.

Murid murid di kelas sudah terbiasa melihat pemandangan seperti ini di pagi buta.

Jeff memang terkenal sebagai anak yang pendiam dan tak banyak bicara. Aktivitasnya di kelas hanya sebatas tidur dan kumpul Pasbara. Paling bantar Mengikuti turnamen basket dan sepak bola. Selebihnya adalah tidur

Namun hebatnya.

Lelaki itu selalu mendapat nilai sempurna di kelas. Bahkan menjadi juara paralel 2 tahun berturut turut.

"Selamat pagi Ganteng"

Jeff berdecak sebal saat suara menyebalkan yang selalu mengganggunya itu menggrma di telinganya. Matanya langsung terbuka dan dapat dipastikan takkan pernah bisa beristirahat lagi jika sudah begini.

"Hei!! Jeff Ganteng!!"Panggilnya sekali lagi tepat di depan telinga Jeff membuat lelaki itu berjingkat kaget kemudian menatap kearah gadis itu kesal.

Sherra Adara.

Gadis berkulit pucat yang dua tahun terakhir ini selalu mengejarnya.

Gadis menyebalkan yang ingin Jeff singkirkan dari muka bumi ini.

"Ada gajah di balik batu"

"Cakeupp!!"

"Lagi makan burung puyuh"

"Tuittt~"

"Lanjoottt"

"Dua hari gak ketemu, I miss youu"

"PERTRUSS PEPET REROSS~"

"AHAII!!"

"BISA AE NIH BUAYA BETINA"

Sorakan dan cuitan terdengar bergantian bersama senyum menggoda gadis itu. Jeff hanya menggeleng sambil memutar bola matanya malas. Sedangkan sang gadis yang di beri respon seperti itu langsung mendorong lengan Jeff, mengisyaratkan pada lelaki itu untuk menggeser tempat duduknya.

"Ck lo apaan sih?!"Ketusnya.

Gadis berkulit pucat itu mengerucutkan bibirnya.

"Aku kan mau duduk bareng calon suami! Emangnya kenapa? Gak boleh?" Jeff melorik sinis.

"Gak! "

Namun bukannya berhenti, gadis itu malah semakin agresif dengan memeluk lengan Jeff tiba tiba.

"Ck lo ngapain sih?"

"Kangen tau!" katanya manja."Jeff Kenapa sih harus ada Weekend? Aku jadi harus nabung rindu pingin ketemu setiap sabtu minggu"

"Ck lo bisa pergi? Gue ngantuk! Gak tidur semaleman!"

"Gak tidur? Omaygat!!! Pasti karena kamu kangen sama aku ya makannya kamu gak bisa tidur?" Ucapnya kepedean.

"Hadeuh Jeff sku emang ngangenin tapi jangan sampe Sebegitunya lah. Kan kita masih bisa ketem-

"Berisik!"Bentak Jeff.

"Telinga gue pengang denger bacotan lo! Sekarang pergi! "

Sherra menggeleng.

"Gak aku bakal tetep disini! Aku masih pingin duduk di deket kamu!" katanya kembali memeluk lengan Jeff yang tentu saja, langsung ditepisnya kasar

"Tapi gue gak mau!" Sentaknya, Jeff pun bangkit dari duduknya membuat Sherra langsung menegadah.

"Fine! Kalo lo gamau pergi? Biar gue yang pergi!"

Katanya lalu menyambar hoddienya di meja, meninggalkan Sherra yang masih terduduk di bangkunya sambil memasang wajah kesal.

"JEFF TUNGG-"

"LOH? KOK ADA ANAK IPS DISINI?"

Sherra langsung melipat bibirnya sambil memalingkan wajahnya kearah lain saat ia baru saja bangkit dari duduknya tapi Pa Adi, guru MTK itu sudah sampai di kelas, dan kini tengah menatapnya keheranan.

"Saya gak salah kelas kan? "

"Enggak Pa... "

"Terus ini kenapa ada di sini?" Tunjuknya pada gadis itu.

Sherra cengengesan saat anak anak lain menatapnya. Gadis itu maju perlahan sambil menyembunyikan raut wajah malunya.

"Maaf Pa, tadi saya cuman mau nyamperin calon suami saya aja kok. Eh tapi orangnya keburu pergi" katanya enteng yang sontak membuat anak anak lain tertawa kecil. Sherra memang gadis yang berani.

Padahal sudah jelas yang di depannya adalah guru terkiller di Smabara. Tapi gadis itu masih bersikap kocak dengan memasang wajah tanpa dosa dengan obrolan yang melantur.

"Gausah banyak gaya kamu! Sekolah dulu yang bener baru boleh pacaran apalagi nikah! Nilai kamu saja masih banyak yang merah sok sokan punya suami!" Sambat Pa Adi Sarkas. Bukannya tersinggung Sherra malah terkekeh canggung.

"Duh kayaknya bapa gak nangkep maksud saya deh. Saya bilang kan calon suami jadi belum nikah dong? Lagian nih pa Harusnya bapa seneng kalo saya beneran pacaran atau sampai nikah sama Jeff, anak emas Bapak. Saya nanti jadi ikut pinter loh! Bisa dipastikan kalo saya pacaran sama Jeffranz nilai saya di atas kkm Pa. Percaya deh sama saya"

Pa Adi menggelengkan kepalanya sedangkan Sherra nyengir nyengir pede.

Sherra dilawan!

"Yaudah terserah kamu! Sekarang kembali kekelas kamu! Saya mau ngajar!"

"Siap Bapa Adi yang terhormat"katanya dengan gesture hormat kemudian berjalan keluar kelas sambil melemparkan senyuman manis kepada seluruh siswa kelas 12IPA 1.

Pa Adi kembali menggeleng heran. Bisa bisanya Siswi aneh seperti Sherra di terima di sekolah ini, pikirnya.

"Ada ada aja kelakuan anak sekarang!"gumamnya keras sambil membuka buku paketnya, "Sekarang kita mulai belajar -"

Tok

Tok

Tok

"Maaf ganggu lagi" Potong Sherra dengan kepala menyembul dari balik pintu.

"Tadi ada yang kelupaan"katanya berdiri tegak kemudian mengangkat tangannya yang memegang Pompom Cheerleader

tinggi tinggi kearah pa Adi. Sambil sesekali menggoyangkannya.

"Selamat ngajarnya Pa Adi! Hwaiting!!"

Teriaknya keras lalu membungkukkan badannya sebelum akhirnya berlari pergi. Anak anak lain sudah tertawa ngakak melihat tingkah menghibur Sherra di pagi hari ini. Bahkan Pa Adi yang terkenal garang pun diam diam tertawa melihat tinghah muridnya.

Ya Sherra selalu berhasil menghibur orang lain

Tapi tidak dengan dirinya sendiri

_____

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!