Tak terasa kami sudah menghabiskan waktu selama satu minggu di Paris. Aku menggendong Damien yang sudah tertidur saat perjalanan pulang tadi menuju kamarnya. Begitu juga dengan Devano menggendong Darren. Aku tidak tega membangunkan mereka. Aku tahu mereka pasti lelah karena berada di pesawat selama beberapa jam.
"Kamu tidur saja duluan, Aku ada sedikit pekerjaan. Besok ada rapat bulanan di kantor" ujar Devano pada ku. Ia mengambil laptopnya kemudian duduk di sofa. Aku juga ikut duduk di sampingnya. Ku lihat Ia tampak serius dengan laptopnya.
"Apa kamu tidak lelah? kalau tahu begini seharusnya kita percepat pulangnya dari Paris" ujar ku. Aku khawatir padanya yang terlalu workaholic.
"Aku sudah janji pada kalian kita akan liburan di Paris selama 1 minggu. Aku tidak ingin membuat kalian kecewa. Ini tidak banyak kok. Sebentar lagi juga bakalan selesai. " tukas Devano.
"Aku buatkan kopi ya.." ucap ku namun saat Aku hendak pergi Dia menahan ku lalu membawa ku ke dalam pangkuannya.
"Tidak usah. Bagiamana kalau begini saja sebagai ganti kopinya?" ujarnya pada ku dengan mengedipkan sebelah mata nya. Dasar tukang gombal. Aku lalu melihat layar laptopnya yang dipenuhi dengan grafik yang tidak ku mengerti. Aku melingkarkan tangan ku pada pinggangnya dan menaruh kepala ku di dadanya. Aku menghirup aroma tubuhnya yang menjadi kesukaan ku. Bahkan Ia belum mandi tapi aroma tubuhnya tetap saja membuat ku suka. Sesekali ku rasakan Dia mengecup kepala ku.
"Dev..besok Aku pulang ke rumah ku ya" ucap ku padanya. Aku sudah merindukan suasana rumah ku.
"Tidak bisakah kamu tinggal disini saja. Lagi pula Aku berencana mengadakan pesta pernikahan kita minggu depan" ujar Devano sontak membuat ku terkejut dan mendongak menatapnya.
"Apa kamu sudah gila..bagaimana bisa kamu memutuskannya tanpa meminta pendapat ku. Mana cukup waktu satu minggu untuk mempersiapkan pernikahan kita" ucap ku kesal padanya.
"Kamu tenang saja, serahkan semuanya pada ku" ujar Devano meyakinkan ku.
"Tidak..pokoknya Aku t…
Married With Duda
Episode 54 : Rencana pernikahan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
dindaaaaaa
ya kalo kenyataan terus tidur bareng udah digrebek wkwk🤣
2021-12-17
2
Imroatul Mufidah
cerita nya sih suka ...hampir sama seperti kemyataan ....
but
kok sering banget tidur sekamar sih ????
walaupun g ngapa2in tpikan gak bagus
2021-11-07
1
Dewi Zahra
lanjut
2021-11-04
0