BAB 38: Berburu di Lautan Seribu Arus

Ye Chan menarik kakinya mundur dari bibir pantai berbatu karang. Air laut yang dingin merembes ke celah sol sepatunya, meninggalkan rasa asin yang menusuk pori-pori kulit.

Getaran aneh yang merambat melalui air belum sepenuhnya menghilang. Namun, ia tidak berniat menyelidikinya lebih jauh dengan kondisi tubuh yang masih lebam dan terluka.

Langkah kakinya membawa dirinya kembali ke kapal dagang.

Di atas geladak kayu, para kelasi sedang berdebat sengit dengan sang kapten.

"Jalur menuju Kota Arus Biru belum aman," lapor juru mudi sambil menyeka pelipisnya yang basah. "Bangkai ikan berserakan di dekat karang, dan arus bawah laut berubah tanpa pola!"

Kapten bertubuh gempal itu mendengus kasar, mencengkeram pembatas lambung kapal dengan rahang mengeras.

Ye Chan melangkah mendekati kerumunan itu. "Tunggulah sampai pagi jika tidak ingin kehilangan muatanmu di tengah pusaran."

Kapten sempat menolak mentah-mentah karena khawatir kehilangan keuntungan dagang. Ia akhirnya mengalah setelah juru mudi melaporkan bahwa kemudi semakin berat dan sulit dikendalikan.

Malam itu, Ye Chan beristirahat di ruang muatan yang pengap. Bau getah damar dan anyir garam menyatu pekat di udara lembap.

Ia mengeluarkan lumut obat yang dikumpulkannya kemarin, menghaluskannya dengan sedikit air tawar, lalu mengoleskan ramuan hijau itu pada luka di lengan kanannya.

Khasiat lumut itu tidak istimewa, tetapi cukup untuk meredakan peradangan di jalur meridiannya yang retak.

Saat ia mengatur sirkulasi napas, kesadarannya kembali menangkap getaran samar dari kedalaman samudra.

Sesuatu bergerak di kegelapan palung.

Gerakan itu tidak sekadar melintasi perairan. Makhluk tersebut berputar melingkari satu titik secara teratur, seolah sedang menjaga sebuah sarang.

Ye Chan membuka matanya perlahan di tengah kegelapan ruang muatan.

Roh Purba?

Ia tidak memiliki cukup informasi untuk memastikan dugaan tersebut. Namun, makhluk yang sanggup memengaruhi pusaran arus sejauh ini jelas bukan hewan air biasa.

***

Pagi harinya…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!