Suasana sakral kembali memuncak saat prosesi berlanjut ke tahap Patetan Dino, musyawarah penentuan hari dan tanggal baik untuk akad nikah serta resepsi pernikahan.
Di sudut ruang tengah, sebuah meja kayu rendah dikelilingi oleh tokoh-tokoh utama keluarga. Mbah Mulyo, tetua adat terpilih sekaligus paman kandung Haris yang paling dituakan, duduk bersila dengan tenang. Jemarinya yang keriput mengusap lembaran Kitab Primbon Jawa bersampul kulit kusam, sementara matanya yang jernih menatap Arvino dan Evita secara bergantian.
Haris, Bu Lidya, serta beberapa kerabat senior menyimak dengan takzim. Bagi masyarakat Jawa, mencari hari baik bukanlah bentuk takhayul, melainkan permohonan keselamatan dan keselarasan alam agar pernikahan terlaksana tanpa halangan serta dijauhkan dari marabahaya.
"Bismillah..." suara berat Mbah Mulyo mengalun, memecah keheningan ruangan. "Saiki kita hitung neptu lan weton saka calon penganten kekalih."
Mbah Mulyo membetulkan letak kacamatanya, menunjuk catatan weton fiksi yang telah disusun untuk Arvino dan Evita.
"Mas Arvino ini lahir di hari Rabu Pahing," terang Mbah Mulyo. "Rabu bernilai 7, Pahing bernilai 9. Jadi neptu-nya Arvino ada 16."
Vino mengangguk santun, menyimak dengan khusyuk.
"Dene Mbak Evita," lanjut Mbah Mulyo, pandangannya beralih pada putri sulung Haris, "lahir di hari Jumat Kliwon. Jumat bernilai 6, Kliwon bernilai 8. Neptu-nya Evita ada 14."
Mbah Mulyo memejamkan mata sejenak, jemarinya menghitung ruas-ruas jarinya dengan rumus hitungan Pegat, Ratu, Jodoh, Topo, Tinari, Padu, hingga Sujanan. Senyum teduh perlahan mengulas di wajah sepuh Mbah Mulyo.
"Jumlah neptu kalian berdua kalau ditotal adalah 30," sahut Mbah Mulyo mantap. "Dalam hitungan Jawa, angka tiga puluh ini jatuh pada Tibo Jodoh. Wataknya rukun, adem ayem, lan gampang anggone goleki rejeki. Pasangan yang saling melengkapi."
Keharuan mengalun pelan di dalam ruangan. Bu Lidya mengusap dadanya lega, sementara Evita tersenyum tulus menatap Vino.
"Namun," tegas Mbah Mulyo…
My Sweety Sugar Mommy
Patetan Dino
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments