Sabtu pagi di kawasan perumahan sejuk tak jauh dari Fakultas Kedokteran UGM, sebuah taksi berhenti di depan rumah kontrakan kecil berselimut tanaman rambat. Pintu taksi terbuka, memperlihatkan Evita yang melangkah turun dengan anggun. Wanita itu membawa kontainer makanan berukuran sedang dan sebuah tas jinjing berisi pakaian ganti.
Hari ini, Evita sengaja menyempatkan diri naik kereta pagi dari Surabaya ke Yogyakarta. Ia ingin memberikan kejutan sekaligus membawakan masakan rumah favorit Yunita yang belakangan ini mengeluh kelelahan akibat jadwal piket kepaniteraan klinik yang sangat padat.
"Mbak Vita!" seru Yunita dari balik pintu pagar. Raut wajah calon dokter muda itu memancarkan rasa terkejut yang luar biasa sebelum berubah menjadi pelukan hangat di teras rumah.
"Selamat pagi, Dokter Muda," goda Evita seraya membalas pelukan adiknya dengan penuh kasih sayang. "Mbak lihat wajahmu agak pucat di panggilan video kemarin. Makanya Mbak sempatkan datang bawakan ayam bumbu rujak sama oseng cumi kesukaanmu."
"Wah, Mbak Vita memang kakak terbaik!" puji Yunita seraya membawa masuk barang bawaan kakaknya ke dalam ruang tamu yang sederhana namun rapi.
Beberapa jam berlalu dengan begitu hangat. Suasana kontrakan dipenuhi gelak tawa dan cerita. Evita menceritakan perkembangan butiknya yang makin banyak mendapat pesanan gaun pernikahan, sementara Yunita membagikan pengalaman uniknya menghadapi berbagai karakter pasien di ruang rawat inap.
Menjelang sore hari, ponsel pintar Yunita berdering nyaring di atas meja. Yunita mengangkat telepon tersebut dan mengangguk-angguk cepat.
"Aduh, Mbak... maaf banget," tutur Yunita usai mematikan telepon dengan raut wajah serba salah. "Teman sekelompok stase Bedah baru saja telepon. Ada laporan status pasien darurat yang harus kami rampungkan sore ini buat bahan diskusi besok pagi. Aku harus ke kampus sebentar."
Evita tersenyum maklum, mengusap pelan bahu adiknya. "Nggak apa-apa, Yun. Masuk ke kamar mandi dulu, bersiap-siap sana. Mbak di rumah…
My Sweety Sugar Mommy
Kartu Nama di Meja Kerja
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments