...MENGULANG LUKA...
...Bab 69: Dinding Tanpa Suara...
Setibanya di kediaman Edgar, atmosfer dingin yang tercipta dari dalam mobil terbawa hingga ke dalam rumah. Tidak ada adegan membanting pintu atau adu mulut dengan suara tinggi. Sebagai dua orang dewasa yang rasional, pertengkaran di antara mereka diekspresikan lewat keheningan yang teratur dan jarak yang dipelihara.
Valencia langsung melangkah menuju kamar mandi utama untuk membersihkan sisa-sisa riasan pameran, sementara Julian memilih mengalah dan membawa langkahnya ke ruang kerja di lantai satu.
Julian duduk kaku di kursi kulit hitam di balik meja jatinya. Pria itu menyandarkan siku di atas meja, menautkan jemari di depan wajah, dan menatap kosong ke arah layar laptopnya yang redup. Rasa lelah akibat jet lag penerbangan belasan jam dari London kini kalah telak oleh rasa frustrasi yang menyumbat dadanya.
Cemburu buta. Menuduh tidak setia.
Kata-kata Valencia di mobil tadi terus berputar di kepalanya bagai kaset rusak. Julian memejamkan mata rapat-rapat seraya menghembuskan napas berat. Bagaimanakah ia bisa menjelaskan bahwa peringatannya bukan berasal dari rasa ketidakpercayaan pada Valencia, melainkan dari rasa terancam atas betapa licik dan berbahaya cara bermain Lucas Frederick?
Namun, membocorkan perang bisnis London kepada Valencia saat ini hanya akan memperkeruh suasana. Valencia akan menganggapnya sedang mencari alasan membela diri atau, lebih buruk lagi, menganggap Julian meremehkan kemampuannya dalam menilai karakter orang.
Di lantai atas, Valencia berdiri di depan cermin kamar mandi setelah membasuh wajahnya. Ia menatap pantulan dirinya yang tampak letih. Rasa sesak di dadanya belum juga menguap. Ia mengakui bahwa Julian adalah suami yang protektif, tetapi tindakan dan cara bicara Julian di mobil tadi benar-benar menyinggung harga dirinya sebagai seorang wanita mandiri. Bagi Valencia, kepercayaan adalah fondasi utama, dan sikap Julian seolah-olah mengikis kepercayaan itu menjadi nol.
Satu jam kemudian…
MENGULANG LUKA
MENGULANG LUKA Bab 69: Dinding Tanpa Suara
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments