...MENGULANG LUKA...
...Bab 38: Retakan yang Kian Menganga...
Pintu lift eksekutif yang tertutup rapat kini mengunci Julian dan Valencia dalam ruang sempit yang sarat akan tekanan emosi. Suara berdengung halus dari mesin yang bergerak turun menjadi satu-satunya latar belakang di tengah keheningan mencekik di antara mereka berdua.
Di dalam hatinya, Valencia mengepal jemarinya kuat-kuat di balik lipatan mantelnya. Rasa sakit yang tadi sempat meremas dadanya kini sengaja ia paksa membeku menjadi dinding es yang tebal.
Jangan goyah, Valencia, bisik batinnya bernada peringatan yang keras. Jangan biarkan kepanikan palsu di matanya membodohimu lagi. Kamu sudah berjanji pada dirimu sendiri untuk tidak mengulangi kesalahan di masa lalu. Pria ini hanya panik karena harga dirinya terancam, bukan karena dia sungguh-sungguh takut kehilanganmu.
Julian mengikis jarak, melangkah mendekati Valencia dengan telapak tangan terangkat ragu-ragu di udara. Pria tegap bertinggi 190 sentimeter itu bernapas memburu, matanya digenangi kepanikan yang amat nyata saat menatap raut wajah istrinya yang begitu dingin tanpa ekspresi.
"Valencia, tolong dengarkan aku dulu," panggil Julian dengan suara parau yang bergetar hebat—sebuah nada penuh keputusasaan yang belum pernah terdengar dari mulut penguasa Edgar Group itu. "Apa yang kamu lihat di ruangan tadi tidak seperti yang kamu bayangkan. Clarissa datang atas perintah Mami, dan tindakan lancangnya tadi murni di luar prediksiku. Aku bahkan tidak menyentuhnya sama sekali—"
"Tuan Edgar," potong Valencia datar, memangkas kalimat Julian tanpa sedikit pun menaikkan intonasi suaranya.
Valencia mengalihkan pandangannya dari dinding cermin, menatap lurus ke dalam manik mata elang Julian yang kini dipenuhi kecemasan. Tatapan wanita itu begitu jernih, namun sangat kosong—seolah pria di hadapannya hanyalah seorang asing yang kebetulan berada di ruang yang sama.
Lihat betapa mahirnya dia merangkai alasan, Valencia terus menguatkan benteng pertahanannya sendiri.
MENGULANG LUKA
MENGULANG LUKA Bab 38: Retakan yang Kian Menganga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments