Sabtu pagi.
Jam dinding menunjukkan angka 7.
Naya terbangun--atau lebih tepatnya, ia menyerah untuk terus memejamkan mata. Semalaman penuh, ia nyaris tidak bisa tidur nyenyak. Setiap kali matanya terpejam, bayangan malam kelam itu berputar bagai kaset rusak. Ditambah lagi, rasa tak nyaman di tubuhnya membuat Naya bergerak serba salah di atas ranjang.
Area intimnya masih terasa begitu perih, tiap kali buang air kecil pun begitu. Seharian penuh kemarin dia menahan sakit itu di hadapan Bunda dan Ayah, agar tak terlihat aneh atau berbeda.
Kini Naya meringkuk miring, memeluk bantalnya erat-erat demi mengusir rasa sakit yang tak kunjung surut.
Klek.
Pintu kamar terbuka pelan, menghadirkan sosok Bunda yang melangkah masuk membawa keranjang pakaian kotor, berniat mengecek putrinya yang biasanya sudah bangun jam segini.
"Nay? Belum bangun, Sayang?" sapa Bunda lembut.
Tak ada sahutan. Bunda mendekat ke sisi ranjang, merasa aneh melihat Naya meringkuk sepenuhnya di bawah selimut tebal, padahal udara pagi ini tidak dingin.
Saat Bunda mengulurkan tangan dan mengusap kening Naya, wanita paruh baya itu terkejut lantaran merasakan panas di punggung tangannya, lalu membalikkan telapak tangannya untuk memastikan lebih jelas.
"Ya ampun, Naya! Badan kamu panas banget ini!" seru Bunda panik.
Kulit kening dan leher Naya sangat panas, kontras dengan tubuhnya yang justru agak menggigil di balik selimut.
Naya hanya sanggup membuka matanya sedikit, tatapannya sayu dan sarat akan keletihan. "Bun..." cicitnya parau.
"Kamu demam tinggi, Nak. Ya Allah, pantesan dari kemarin kamu kelihatan lemes banget," ucap Bunda dengan raut wajah penuh kekhawatiran.
"Pasti gara-gara kelelahan kejar deadline proyek kemarin, terus ketambahan kamu masuk angin pas nginep."
Naya menelan ludahnya yang terasa pahit, tak sanggup membantah alibi yang dipikirkan Bundanya. Ia hanya bisa mengangguk pelan, membiarkan asumsi itu bergulir.
"Bunda ambilkan obat sama kompresan, ya. Hari ini kamu istirahat aja dulu."…
Pernikahan Rahasia
11. Harus Bijaksana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 26 Episodes
Comments
Aksara Nirmaya
Ceritanya baguss, semangat kakk
2026-08-29
1