# Bab 084: Jejak Uang Menuju Pelaksana
Eko Prasetyo menerima tim Satreskrim di lantai dua puluh tiga gedung kantornya.
Ruang rapat itu menghadap Surabaya dari kaca tinggi.
Di meja sudah ada air mineral, kopi, dan dua orang pengacara.
Eko berdiri saat Adira masuk.
Jasnya rapi.
Senyumnya terkendali.
"Bu Adira. Saya terkejut mendapat panggilan mendadak. Saya tentu akan membantu."
Adira tidak duduk sampai semua identitas dicatat.
"Kami memerlukan keterangan Saudara terkait Linda Susanto."
Nama itu membuat Eko menunduk sebentar.
Tidak lama.
Cukup untuk terlihat sebagai duka yang sudah dilatih.
"Saya sudah mendengar kabar itu. Sangat disayangkan. Linda teman baik saya."
Bambang duduk di sisi kiri.
Dimas membuka laptop.
Arka berdiri di dekat papan portabel dengan map forensik ringkas.
Adira menatap Eko.
"Kapan terakhir bertemu Linda?"
"Tiga hari sebelum kejadian. Kami membahas proyek media."
"Hubungan pribadi?"
Pengacara pertama mengangkat tangan.
"Klien kami bersedia menjawab hal yang relevan dengan perkara. Mohon tidak masuk wilayah pribadi tanpa dasar."
Adira membuka satu foto akses apartemen.
Eko terlihat di lift Tower C pukul 22.14, dua minggu sebelumnya.
"Dasarnya ada."
Eko menatap foto itu.
Senyumnya turun sedikit.
"Saya tidak akan menyangkal pernah bertemu Linda. Itu urusan pribadi yang saya sesali. Saya punya keluarga. Saya juga korban dari hubungan yang tidak sehat."
Bambang menahan gerak rahang.
Adira tetap datar.
"Pada malam kematian Linda, Saudara berada di Balikpapan?"
"Benar. Saya hadir dalam pembukaan cabang. Semua bukti ada. Tiket, hotel, foto acara, video call. Saya tidak berada di Surabaya."
Dimas menggeser layar.
"Kami sudah verifikasi awal. Alibi Saudara kuat untuk eksekusi langsung."
Eko tampak lebih tenang setelah kalimat itu.
Sistem di mata Arka bergerak pelan saat ia melihat wajah Eko.
[Pola Emosi: lega terkendali]
[Label Relasi: Pemesan · Pembunuhan Bayaran]
[Catatan: Mengetahui metode kematian sebelum informasi dibuka]
Arka menahan tatapan.
Ia ti…
Dokter Forensik: Aku Bisa Melihat Penyebab Kematian
Episode 84
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 167 Episodes
Comments