Bab 063: Apartemen yang Tak Pernah Basah
Tim pertama tiba di apartemen Reza Hartono pukul dua lewat tiga puluh delapan.
Gedungnya berada di sisi barat Surabaya, dekat jalan kecil yang menuju gudang lama dan deretan bengkel. Lampu lorong menyala redup. Penjaga malam berkata Reza jarang menerima tamu dan selalu pulang dengan tas hitam yang sama.
Adira menunjukkan surat tugas dan meminta pintu unit dibuka dengan saksi pengelola gedung.
"Semua masuk sesuai prosedur. Kamera tubuh aktif," katanya.
Bambang mengangguk ke petugas Inafis.
Pintu dibuka.
Udara dari dalam apartemen langsung terasa kering.
Ruang tamu kecil itu terlalu bersih. Sofa ditutup plastik bening. Meja tanpa noda. Tidak ada gelas di rak. Tidak ada handuk tergantung. Bahkan tempat sampah kosong dan diberi kantong baru.
Arka masuk paling akhir.
Sistem memberi label tipis di sudut pandangannya.
[Lokasi: Unit Hunian Reza Hartono]
[Jejak Perilaku: Kontrol Kebersihan Ekstrem]
[Stresor Dominan: Air / Kontaminasi / Napas]
Ia tidak menyebutkannya.
"Dimas, foto dapur dulu," kata Arka.
Dapur itu membuat Bambang mengerutkan dahi. Keran wastafel dibungkus plastik makanan tiga lapis. Ujungnya diikat dengan karet. Di bawah wastafel ada baskom kosong yang dilapisi tisu kering.
"Orang ini tinggal tanpa pakai air?" gumam Bambang.
"Dia menghindarinya sebisa mungkin," jawab Arka.
Kamar mandi memberi jawaban lebih jelas. Shower tampak nyaris baru. Lantainya kering sampai sela nat. Botol sabun masih penuh. Di sudut ada tumpukan tisu basah kemasan medis dan sarung tangan sekali pakai.
Adira melihat semuanya tanpa komentar panjang.
"Catat. Ambil swab dari keran, lantai, dan gagang pintu. Jangan simpulkan dulu. Kita butuh pembanding."
Di kamar tidur, Dimas menemukan kotak plastik putih di bawah meja kerja. Isinya ratusan kertas lipat ukuran sama, semuanya putih.
Beberapa sudah menjadi bangau.
Beberapa menjadi katak.
Di tengah tumpukan ada lima bentuk angsa yang setengah jadi.
Arka meminta semua difoto dari atas sebelum disentuh.
Dokter Forensik: Aku Bisa Melihat Penyebab Kematian
Episode 63
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 167 Episodes
Comments