Chapter 72

Dua minggu berlalu begitu cepat tanpa terasa. Tinggal dua minggu lagi, pesta pernikahan Mayor Adnan dan Profesor Asha akan digelar dengan megah. Sakti seperti biasa kembali disibukkan oleh berbagai tugas keprajuritan di Mabesad, sementara Rahma masih menjalani rutinitas padatnya sebagai dokter magang di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

Sore itu, langit mulai meredup saat Sakti memarkirkan kendaraannya di area parkir RS Hasan Sadikin untuk menjemput sang istri. Tiba-tiba, ponsel di sakunya berdering nyaring menampilkan nama adiknya, Salma.

"Halo, Sal?" sapa Sakti baru saja menempelkan ponsel ke telinganya.

"Halo, Kak! Aduh, Kak Sakti ke mana saja sih?! Dari tadi ditelepon gak diangkat-angkat!" protes Salma dari seberang telepon dengan nada kesal berbaur panik.

"Sorry, Sal, Kakak tadi lagi di jalan mau menjemput Rahma di RS. Emangnya ada apa sih?"

"Papah sakit, Kak... Sekarang ada di RSPAD Gatot Subroto. Aku sudah otw ke sana naik taksi online. Kakak sama Rahma nanti nyusul ya!" ujar Salma panik tanpa memberikan kesempatan Sakti bertanya lebih jauh, lalu seketika mematikan sambungan teleponnya.

Sakti terpaku sejenak, dadanya mendadak berdegup kencang diliputi rasa khawatir akan kondisi kesehatan sang ayah, Pak Wirahadi.

Tak lama kemudian, sosok Rahma muncul dari lorong rumah sakit. Langkah kakinya pelan dengan raut wajah yang tampak sangat lelah setelah seharian bertugas.

"Sayang, kamu baik-baik saja kan?" tanya Sakti cemas saat menyambut istrinya.

"Baik kok, Kak... Cuma tadi pasien lagi membludak, jadi cukup kewalahan," ujar Rahma sambil menghela napas panjang, mencoba tersenyum di tengah rasa lelahnya.

Sakti pun merangkul lembut bahu istrinya lalu mengusapnya penuh perhatian. "Pasti sangat melelahkan... Oh iya Sayang, eh... Papah masuk RS dan aku mau langsung ke sana. Kalau kamu merasa kurang enak badan, aku antar kamu pulang ke rumah dulu saja ya?"

Seketika rasa lelah di wajah Rahma berganti dengan raut terkejut. "Aku ikut, Kak! Mana mungkin Papah sakit lalu aku…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

depoll_poll aje 😉😉😉

depoll_poll aje 😉😉😉

semoga papa mertua kamu tidak kenapa-kenapa ,, hehehe
soalnya
duh takut bgd ini sm othorrr d buat gimana gitu.. wkwkwk
kan blm bs lihat debay nya mereka

2026-08-05

2

Ariany Sudjana

Ariany Sudjana

puji Tuhan, pa Wirahadi sudah dapat penanganan terbaik dan kondisi membaik

2026-08-05

1

Ilfa Yarni

Ilfa Yarni

jgn terlalu dipaksakan bekerjanya papa mertua ingat umur alhamdulillah cuma kelelahan

2026-08-05

1

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 82 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!