Setelah percakapan singkat di teras luar selesai, Mayor Adnan pun berpamitan untuk bergegas kembali ke markas karena masih ada tugas medis yang menanti. Rahma mengantar sang Mayor sampai ke depan pagar sebelum akhirnya segera kembali masuk ke dalam rumah.
Ia melangkah masuk ke kamar utama dan mendapati Sakti masih setia menatapnya dengan pandangan menyelidik yang tampak dongkol.
"Kak, Kakak tunggu di sini sejenak, ya. Rahma mau ke dapur dulu untuk membuatkan sarapan bubur ayam biar lambung Kakak tidak kaget," ujar Rahma lembut, mencoba mencairkan ketegangan suaminya.
Sakti tidak banyak bicara. Ia hanya mendengus pelan sebagai jawaban, meskipun di dalam hatinya masih diselimuti rasa penasaran dan cemburu yang mengganjal akibat keakraban Rahma dengan Mayor Adnan tadi.
Sambil menunggu bubur matang, Sakti sebenarnya sudah tidak betah berlama-lama berbaring di atas tempat tidur. Sebagai seorang prajurit yang terbiasa aktif, diam tak berdaya seperti ini adalah sebuah siksaan. Namun apa daya, begitu ia mencoba mengangkat badannya, seluruh persendian tubuhnya terasa sangat sakit dan tak bertenaga. Sakti mendengus kesal, merutuki kondisi fisiknya yang mendadak ringkih.
Tak lama kemudian, aroma gurih kaldu ayam mulai menguar. Bubur buatan Rahma telah matang sempurna. Dengan telaten, Rahma menuangkan bubur tersebut ke dalam mangkuk dan membawanya ke kamar beserta segelas air putih dan obat-obatan dari Mayor Adnan.
Melihat raut wajah Sakti yang masih saja ditekuk kesal karena tidak bisa berbuat apa-apa, Rahma hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya maklum.
"Kak, sehari saja Kakak diam di situ dan gak kemana-mana. Kalau ingin cepat sembuh, Kakak harus nurut sama apa kata Dokter Adnan," omel Rahma pelan sambil mendudukkan diri di tepi ranjang, tepat di samping suaminya.
Sakti akhirnya hanya bisa mengangguk pasrah. Kali ini egonya harus mengalah pada tubuhnya sendiri yang memang terasa seperti kehilangan seluruh tenaganya, seolah-olah energinya telah terkuras habis tanpa sisa.
R…
Komandan Galak Itu, Suamiku
Chapter 27
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments
Teh Yen
kenapa sih sakti engg bisa kontrol emosi kalau cemburu tuh bilang dong jadi Rahma engg bingung engg bisa apa tanyain baik baik daripada berasumsi yg aneh" sendiri huuh marahin tuh KK mu Salma dia udh jahatin Rahma dengen mencuri ciuman pertamanya hihii 🤭 lucu mau mrah kan suaminya yah tp mau gmn lagi ya kaget kali rahmanya kalau minta baik baik jg d kasih kok sakti kamunya aj yg gengsian kan
2026-07-15
1
depoll_poll aje 😉😉😉
astagfirullah..
sakti u itu keterlaluan sekali SM s Rahma..
cemburu s cemburu tp sadar diri donk udh mantap blm hati u nya...
hahahaha kepergok s adik nya juga,,
gimna ya cerita selanjutnya...
2026-07-14
2
Teh Euis Tea
yg sabar Sakti km mah ganas main sosor aj
duhhh malu bgt ketahuan sm Salma, mau ngilang aj kelobang semut saking malunya🤣
2026-07-14
1