Mendengar kata "tanpa restu", Papa Doni langsung menghela napas panjang. "Eliza, pernikahan tanpa restu keluarga besar itu jalannya akan berat, Nak. Papa tidak mau kamu masuk ke dalam keluarga yang dari awal sudah menolakmu, apalagi ada Jenita di sana yang selalu membuat hidupmu susah."
Suasana mendadak buntu. Keheningan yang tegang merayap di antara mereka. Eliza mulai berkaca-kaca, takut jika niat baiknya akan terganjal oleh restu keluarganya sendiri.
Suasana mendadak buntu. Keheningan yang tegang merayap di antara mereka. Eliza mulai berkaca-kaca, takut jika niat baiknya akan terganjal oleh restu keluarganya sendiri.
Melihat adiknya yang mulai tersedu, Maudi perlahan meletakkan putranya yang tertidur di sofa. Ia menggeser duduknya, merangkul bahu Eliza dengan lembut, lalu menatap tajam ke arah Papa Doni, Saka, dan Kakek Horison secara bergantian. Aura ketegasan seorang mantan agen Sektor 7 yang disegani perlahan keluar dari diri Maudi.
"Papa, Kak Saka, Kakek... tolong dengarkan Maudi kali ini," buka Maudi, suaranya terdengar sangat tenang namun memiliki penekanan yang mutlak, seketika merebut otoritas ruangan.
Kakek Horison mendongak. "Kamu mau bicara apa, Maudi? Kamu mendukung nekatnya saudara mu?"
"Bukan cuma mendukung, Kek. Tapi Maudi yang meminta pada Papa, Kak Saka, dan Kakek untuk menerima lamaran Faas dengan tangan terbuka, meskipun tanpa restu dari ayahnya, Husen Abrari," jawab Maudi tegas, tanpa keraguan sedikit pun.
Doni terkejut. "Maudi, kamu tahu siapa keluarga Abrari? Mereka itu keras kepala dan egois. Bahkan Husen sendiri memiliki dua istri yang tinggal satu atap .... Kenapa kamu begitu yakin?"
Maudi tersenyum tipis, sebuah senyuman penuh rahasia yang sarat akan masa lalu. "Karena Maudi sudah mengenal Faas untuk waktu yang sangat, sangat lama, Pa. Jauh sebelum dia kembali ke Indonesia, jauh sebelum ada konflik ini."
mereka semua terkejut"Maksudmu....?, kenapa tidak pernah bilang.
Maudi tersenyum "Faas sudah seperti kakak Maudi sendiri, saat di Amer…
THE SILENT SECTOR
Bab 18
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 152 Episodes
Comments
suti markonah
untuk apa bertanya apa pekerjaanmu faaz klo teman sekaligus adikmu maudy sudah menjamin bahwa dirimu adalah laki² yg bertanggung jawab
2026-06-16
1
Teh Qurrotha
semoga lancar sampai hari H ya faaz n Eliza
2026-06-16
2
suti markonah
semoga eliza tidak lemah di hadapan keluarga abrari
2026-06-16
1