Bab 39
Rekaman dari gudang masjid ditemukan sebelum subuh. Banyu mengirim dua tim berbeda lewat jalur yang tidak saling tahu. Rendra ikut satu tim, Ajeng ikut tim lain. Naya menunggu di rumah sakit bersama anak-anak dan Arga. Tidak ada yang tidur. Bahkan Lala yang biasanya mudah lelah hanya terpejam sebentar lalu terbangun mencari Bu Ratna.
Pukul lima lewat empat puluh, Rendra menelepon.
"Kami dapat."
Arga berdiri. "Isi?"
"Belum semua dibuka. Tapi ada folder dengan nama Haryo, Adrian, Clara, dan Prameswari. Jaka tidak bohong."
Naya menutup mata. Tubuhnya terlalu lelah untuk merayakan.
Beberapa jam kemudian, di ruang rapat kecil rumah sakit, mereka memutar rekaman pertama. Suara Adrian terdengar lebih muda, panik, tetapi jelas.
`Pak Bagas jatuh. Dia berdarah.`
Lalu suara Haryo:
`Tinggalkan. Kalau dia hidup, kita bilang dia takut tanggung jawab. Kalau mati, lebih mudah.`
Ibu Mira yang ikut mendengar menutup mulut dan menangis tanpa suara. Pak Bagas, yang dibawa dengan kursi roda, memejamkan mata. Dimas berdiri di belakang ayahnya, kedua tangan di sandaran kursi seperti menahan dirinya agar tidak menghancurkan meja.
Rekaman kedua lebih pendek. Clara bicara dengan Adrian.
`Obatnya sudah aku ambil. Tapi kalau dia mati bagaimana?`
`Jangan bodoh. Orang sakit jantung bisa mati kapan saja. Yang penting Pak Mahendra tidak bicara dengan Arga malam ini.`
Suara Clara menangis dalam rekaman. `Arga akan benci aku.`
Adrian menjawab, `Arga akan sibuk membenci Naya.`
Arga menunduk. Naya menatap layar hitam pemutar audio. Kalimat itu seperti menjelaskan lima tahun hidupnya dalam satu tusukan.
Rekaman ketiga berasal dari gudang. Jaka berbicara dengan seseorang yang tidak terlihat.
`Pak Haryo mau dokumen Prameswari masuk minggu ini. Clara sudah urus Arga. Bu Ratna gampang, tinggal sebut cucu.`
Bu Ratna belum sadar untuk mendengar itu. Mungkin itu belas kasih terakhir untuknya.
Rendra mematikan audio. "Ini cukup untuk penangkapan Haryo dan Adrian, tapi kita harus pastikan chain of custod…
Diceraikan Pewaris Pulang Membawa Si Kembar
Episode 39
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 108 Episodes
Comments