Malam harinya, rumah besar keluarga Prawijaya terasa begitu sunyi dan dingin bagi Aruna. Setelah menolak ajakan makan malam bersama dari ayahnya dengan alasan lelah, Aruna mengunci diri di dalam kamarnya yang luas. Ia duduk bersila di atas tempat tidur mewah berukuran king size, dikelilingi oleh tumpukan berkas perkara hukum yang ia bawa dari kantor hukum relawan.
Di bawah temaram lampu meja, Aruna mencoba memfokuskan pikirannya pada barisan undang-undang agraria. Namun, setiap kali ia membaca bait pasal hukum, wajah kaku Baskara di ruang rapat sore tadi selalu berkelebat di benaknya.
Aruna menghela napas panjang, meletakkan pulpennya dengan kasar di atas kasur. Ia menyentuh dadanya yang kembali terasa berdenyut nyeri. Fisiknya belum sepenuhnya pulih pasca koma panjang di London, dan stres yang menderu sejak kepulangannya ke Jakarta kian memperburuk kondisi batinnya. Namun, ia menolak untuk menyerah pada rasa sakit itu.
Tiba-tiba, ponsel genggamnya yang tergeletak di atas nakas bergetar halus, menampilkan sebuah nomor baru tanpa nama yang masuk melalui pesan teks singkat.
Jika kamu ingin memenangkan pasal 14 minggu depan, periksa kembali laporan audit logistik Dirgantara Group tahun 2024. Ada celah yang sengaja mereka tutupi.
Aruna mengernyitkan dahi. Ia langsung duduk tegak, menatap layar ponselnya dengan saksama. Siapa yang mengirimkan pesan ini? Apakah ini jebakan baru dari pihak lawan, atau ada seseorang di dalam internal Dirgantara Group yang sengaja ingin membelot?
Tanpa membuang waktu, Aruna langsung membuka laptopnya. Jemarinya menari dengan cepat di atas papan ketik, meretas masuk ke dalam jaringan arsip digital sekunder milik perusahaan untuk mencari berkas audit tahun yang dimaksud. Rasa kantuk dan pening yang sejak tadi mendera kepalanya seketika menguap, digantikan oleh adrenalin pertempuran yang membakar semangatnya.
Ia tidak tahu siapa yang berada di balik pesan misterius itu, namun satu hal yang pasti, jika celah audit itu benar-benar ada, Aru…
The Professor’S Karma
Bab 23 Celah di Balik Tirai Besi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments
Desi Santiani
terima kasih thor, untuk up kisah mereka dgn lgsg bbrp bab, selalu dtunggu cerita mereka, sehat selalu thor /Heart/
2026-05-31
3