aku takut...
"cicit naina,wajahnya pucat karena ketakutan dan tubuhnya gemetar
nggak perlu takut...
aku akan menjaga kamu terus
"kata nathan pelan sambil menahan emosinya pada sena
nathan menuruni naina dari gendongannya
dan ranti langsung memeluk naina
nak kamu nggak papa???
"tanya ranti sambil menangis
nai nggak apa apa ma
mama sama papa nggak usah khawatir...
"kata naina
syukurlah kalau kamu ngggak apa apa
"sambung elin
sena kamu keterlaluan,,!!!
papa nggak mengharapkan ini dari kamu
"kata seno penuh amarah
tersirat kecewaan diwajahnya
sena yang tersadar dari lamunannya langsung berlari menuruni tangga untuk melihat keadaan naina..
nai maafin kakak...
"ucap sena dengan penuh linangan air mata
naina terpaku saat mendengar kata kata sena ,naina yakin ini hanya sandiwara sena saat melihat sena bersimpuh dikakinya
apa lagi yang dia rencanakan
pandai sekali dia bersandiwara
"naina tak habis pikir
karena naina sudah mengetahui semua tentang sena
dia tidak akan percaya begitu saja dengan air mata palsu sena
huh sungguh sandiwara yang manis..
gue ikuti permainan loe sen
"nathan menatap sena dengan seringaian jahat nya
sektika itu juga bulu kuduk semua orang yang berada disana meremang
naina merasakan ada hawa aneh menyelimuti seisi rumah
naina masih tak bergeming saat melihat sena bersimpuh dikakinya
nai maafin gue
gue khilaf nai
"dengan airmata palsunya sena berpura pura sedih dan menyesali perbuatannya
hmm gue udah maafin loe
"kata naina tanpa menoleh kearah sena
ma pa lain kali kita bicara lagi
"kata naina dengan expresi dingin dan datar
lalu naina pergi meninggalkan sena dan yang lainnya dia langsung masuk kedalam kamar dan mengunci diri dikamarnya
nathan dan bimo mengertakkan giginya melihat sena
rasanya mereka ingin sekali mencabik cabik tubuh sena seperti yang pernah mereka lakukan kepada siva tempo hari
maaf jeng bukannya saya mengusir,saya takut terjadi sesuatu pada sena
saya takut anak anak saya akan melakukan tindakan tidak manusiawi terhadap sena.
"kata elin penuh rasa takut
ia sudah merasakan ada hawa lain disekitarnya
ranti dan seno juga merasakan apa yang dirasa elin
tatapan mata nathan dan bimo mulai aneh...
membuat ranti dan seno merasa takut
saat nathan dan bimo sudah tidak bisa memgendalikan diri elin langsung memeluk mereka berdua agar besannya tidak melihat perubahan anak anaknya.
tenang sayang tenang...
jeng cepat kamu bawa anak kamu pergi...
"kata elin memohon
sena ayo..
seno langsung menyeret sena keluar...
maafkan kelakuan sena ya jeng..
"kata ranti dengan penuh rasa malu karena ulah sena
lain kali kita bahas..
sekarang lebih baik kamu bawa dulu sena pergi...
saya takut nanti sena kehilangan nyawanya
"jelas elin
ba ba baik kalau begitu saya permisi
"kata ranti gugup
setelah keluarga naina pergi elin langsung melepas pelukannya dari putranya
terlihat mata nathan dan bimo sudah berubah warna menjadi merah menyala,taring dan kukunya sudah keluar
nathan bimo liat mama...
"kata elin sambil memegang wajah keduanya
nathan menepis tangan mamanya dan langsung lari keluar rumah diikuti oleh bimo
ternyata mereka berdua menuju hutan
dikedalaman hutan nathan dan bimo menangkap rusah dan menghisap habis darahnya
setelah itu barulah mereka merasa tenang
.
.
wanita licik itu nggak akan pernah brenti
"kata bimo
hmm gue rasa begitu
"sambung nathan
kita harus mengawasi naina terus
"kata bimo
ayo pulang..gue harus nemuin naina pasti dia sekarang lagi sedih banget
"kata nathan
sesampainya mereka dirumah
elin langsung mencecar mereka dengan banyak pertanyaan
kemana kalian???
apa yang kalian lakukan??
darah apa ini???
jangan bilang kalau kalian menghabisi seseorang
"cecar elin
nggak kok ma..
tadi kami habis menangkap buruan kami dihutan
"kata nathan
bener bim???
"tanya elin penuh selidik
iya ma"jawab bimo
ohhh ya sudah...sana kalian istirahat
"kata elin,tersirat rasa lega dihati elin
nathan kamu tenangin naina
tadi mama belum sempat melihatnya kekamar karena mama panik dan cemas kalian belum pulang pulang
"kata elin
iya ma..
"jawab nathan,ia langsung berlalu pergi menuju kamarnya
syukurlah mereka nggak ngelakuin hal hal aneh
"gumam elin lega
saat nathan masuk kedalam kamar
dilihatnya naina duduk sambil menundukkan kepalanya dipojokan kamar sambil memeluk kedua lututnya
nai!!"""panggil nathan pelan
sayang.. ini aku
ayo ngomong dong
"kata nathan cemas
nathan mengangkat kepala naina..
dilihatnya wajah sembab yang masih basa karena airmata
hati nathan sangat sakit serasa ditusuk tusuk oleh ribuan jarum melihat keadaan naina saat ini
sayang..
"kata nathan sambil menarik naina kedalam pelukannya
seketika itu juga tangis naina kembali pecah
hiks hiks kenapa dia benci banget sama aku
apa salahku sampai sampai dia mau membunuhku
"kata kata dan tangisan naina amat pilu didengar nathan
sayang sudah jangan nangis terus
masih banyak yang sayang dan peduli sama kamu selain dia
ada aku,mama,papa aku,mama papa kamu,salsa dan bimo
kami sayang sama kamu
"kata nathan sambil mengelus pucuk rambut naina
hati naina sangat tersentuh saat mendengar kata kata nathan
hingga tanpa sadar terukir senyum dibibirnya
karena kelelahan nangis akhirnya naina tertidur dalam pelukan nathan
nathan memindahkan naina keatas tempat tidur dan dia ikut berbaring disamping naina
aku janji aku akan bikin kamu bahagia terus
"gumam nathan
akhirnya nathan ikut terlelap...
.
.
.
.
keesokan harinya disekolah...
naina sudah berada dalam kelasnya sedangkan nathan dan bimo mengecek sekeliling sekolah untuk memastikan keamanan naina dari musuh musuhnya
nai kenapa mata loe sembab"tanya salsa sahabat baik naina
mmn mata gue kemasukan debu
"kata naina berbohong
ohhh
"salsa hanya ber oh ria
tapi kok kayak habis nangis ya???
"tanya alex
ng nggak kok
"elak naina
loe abis nangis nai???
"tanya samuel yang tiba tiba sudah berada diantara mereka bertiga
samuelllllll!!
"teriak mereka bertiga terkejut
loe kayak jailangkung aja!!
datang tak diundang pulang tak diantar
"kata salsa kesal
a ela dasar cabe rawit...
"kata samuel tak kalah kesal.
kok lo ngatain salsa cabe rawit si??
"tanya naina.
lo
lihat aja tu bibirnya lamis banget
kata kata yang keluar dari mulutnya pedas kayak cabe rawit
"sindir samuel kearah salsa
buahahaha
"tawa naina dan alex menggelegar
hingga membuat siswa siswi lain menoleh kearah mereka berempat
ekhem..
tolong minggir dong, gue mau duduk
"ucap nathan ketus saat melihat alex duduk dibangkunya
alex masih diam tak bergeming
pindah gi...
bentar lagi guru masuk..
"kata naina pada alex
.
.
.
.
.
.
.
bersambung...
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
jangan lupa like,vote dan komen ya gays...
selamat membaca.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 139 Episodes
Comments
pranita.ds
ihk bener lh yg dikatain sauell,
nama salsa itu artinya "rasa pedas"
2021-05-17
1
Lucki RM
ceritanya seperti GGS
2021-02-16
10
Rasendriya Putri
uuhhh.....nathan.....
2021-02-14
2