nathan terus memandang naina sampai
naina duduk disampingnya..
"apa kalian berdua sudah siap???
"tanya penghulu
seketika lamunan nathan buyar karna suara penghulu tadi
nathan dan naina pun mengangguk
"ini apaan si????
kok obatnya belum bereaksi juga
"gumam sena pelan
ia mulai panik
takut rencananya akan gagal
"mari kita mulai,silahkan pak suseno jabat tangan mempelai pria"titah pak penghulu
terlihat jelas wajah sena yang sudah merah padam menahan amarah
naina diam diam menarik sebelah bibirnya saat melihat sena marah dan kesal karena rencananya gagal,senyum yang ditunjukan oleh naina bahkan membuat sena sulit untuk mengartikannya
dengan satu tarikan nafas nathan berhasil mengucapkan ijab qobul
"bagaimana?sahhh?"tanya penghulu kepada para saksi
"sah
sah
sah
"jawab para saksi
setelah bertukar cincin nathan diminta mencium kening naina dan naina diminta mencium tangan nathan
dengan susah payah nathan menahan hasratnya dan akhirnya ia berhasil juga,
mencium kening naina begitu juga naina ia juga berhasil mencium tangan nathan walaupun ia melakukannya dengan berat hati
sena sedari tadi masih memikirkan kenapa rencananya bisa gagal
"bisa bisanya rencana ku gagal ?
apa naina pura pura memimunnya
"pikir sena gelisa
dari kejauhan naina melihat sena sedang mondar mandir naina langsung menemui sena
" kak,apa kakak nggak mau ngasih selamat buat aku sama kak nathan
"tanya naina dengan seringaian licik
"eh i i iya selamat ya nai
"ucap sena pura pura bahagia
"gue kesana dulu"setelah itu sena langsung pergi
"hahaha *kak sena kak sena,kamu kira aku nggak tau rencana kmu???
tentu aja dari awal aku sudah curiga dengan minuman yang di bawa kakak tadi"gumam naina
"kamu yang selalu acuh dan kamu yang selalu iri dengan ku tiba tiba jadi baik,tentu saja itu membuat ku curiga,jadi,aku membuangnya dan pura pura sudah meminum jus buatanmu
"gumam naina* sambil menatap sena diujung sana
setelah acara selesai zidan elin dan bimo juga pamit pulang
dikamar tampak naina yang sedang gelisa ia terus saja mondar mandir tidak jelas
"aduh gimana ni??
ogah banget gue harus sekamar sama si balok es itu"gerutu naina
setelah nathan mengantar mamanya kedepan pintu,ia tidak langsung pergi kekamar
nathan memilih duduk diteras rumah sambil memikirkan cara agar dia bisa menahan hasratnya ketika berada didekat naina
"sial!!!!
aku harus bagaimana?? gimanapun caranya naina jangan sampai mengetahui rahasia ku
"gumam nathan sangat pelan
tiba tiba sena datang....
"nat kalau loe lagi banyak masalah loe cerita aja ke gue,gue siap kok jadi teman curhat loe
"kata sena dengan penuh harap
kalau nathan mau curhat sama gue itu artinya peluang gue buat rebut dia bertambah besar
"gumam sena
"sorry gue nggak butuh teman curhat
"sahut nathan
kemudian beranjak pergi meninggalkan sena sendirian
"siaal!!!!, usaha ku gagal lagi,aku tidak akan menyerah semudah itu, akan ku pastikan kamu akan bertekuk lutut dihadapan ku
"gumam sena sambil mengepal tangannya
didalam kamar,naina masih sibuk dengan gaunnya,ia kesulitan membuka bajunya karena tangannya tidak sampai menggapai resleting dibagian belakangnya
ceklek
suara pintu dibuka
ternyata nathan yang datang,namun naina tidak menyadarinya
naina mengira yang datang adalah ranti
"ma, tolong bukain resletingnya
tangan nai nggak sampai
"rengek naina tanpa menoleh.
nathan tampak ragu ragu ingin maju
"dasar cewek aneh,harusnya loe liat dulu siapa yang datang,jangan asal nyuruh aja
"gerutu nathan dalam hati
*hhmm mending gue kerjain
"gumam nathan sambil menyungging bibirnya
nathan langsung berjalan mendekati naina dan langsung menarik resleting bajunya
nathan bersusah payah menelan ludah saat tidak sengaja melihat punggung naina yang putih dan mulus
"ma tolong bukain dong nai kesusahan banget nih,gaunnya sempit banget"pinta naina sambil berusaha membuka gaunnya
oh astaga kenapa aku kejebak sama rencana gku sendiri,dia malah menyuruh ku ngebantu dia buka bajunya,dan lehernnya,membuat hasrat ku semakin besar
"rutuk nathan dalam hati sambil menahan berusaha menahan diri
"ma, mama kok diam
"tanya naina sambil membalikkan badannya
"aaaaaaaaa
"teriak naina saat melihat orang yang dihadapannya ternyata bukan sang mamanya
"lo ngapain disini!!!!
"teriak naina marah
"ck,loe masih juga nanya kenapa gue disini??
gue disini karna gue mau mandi setelah itu gue mau tidur"jawab nathan sambil berlalu kekamar mandi
"huh dasar es balok.
"gerutu naina kesal
"gue benci banget sama lo!!!!
"teriak naina frustasi
"sama!,gue juga benci sama lo!"sahut nathan dari kamar mandi
"apaan si!"gerutu naina
sambil menahan emosi naina langsung berganti pakaiannya dan berjalan menuju kedapur untuk minum
setelah membersihkan tubuh dan berganti pakaian,nathan langsung pergi tidur disofa
nathan tidak sedikit pun memperdulikan naina
saat naina kembali kekamarnya ia melihat nathan sudah tidur di sofa
"bagus deh kalau dia nyadar
"guman naina sangat pelan
ia langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur king size miliknya dan langsung terlelap karna kelelahan
paginya sinar matahari menembus gorden kamar naina dan samar samar naina mendengar suara gemericik air dikamar mandi
"ohhh jadi dia sudah bangun
"pikir naina
tak lama pintu kamar mandi terbuka
dan menampilkan seorang laki laki yang sangat tampan rambutnya yang basah membuat ketampanannnya semakin bertambah
naina masih pura pura tidur,hingga akhirnya nathan bersuara
"gue tau loe sudah bangun dari tadi
jadi,loe tinggal pilih mau mandi sendiri atau gue yang mandiin loe"tanya nathan sambil menyeringai
"ah nggak nggak!!,gue mau mandi mau mandi sendiri"sahut naina sambil berlari kekamar mandi
"hhhh gitu aja udah kalang kabut
"ejek nathan sambil tertawa kecil
setelah berganti pakaian dengan seragam sekolahnya,nathan pun turun kebawah untuk sarapan
dibawah sudah ada mama ranti,papa seno dan sena
"ehh menantu mama sudah datang
ayo sarapan nak"ajak mama ranti
"naina mana???"tanya papa seno
"naina masih mandi pa"jawab nathan
sebenarnya nathan masih canggung untuk memanggil seno papa,namun harus membiasakan diri
"ohhh"seno ber oh ria
"gimana pun caranya aku harus dapetin nathan"gumam sena dalam hati
matanya terus mencuri pandang kearah nathan
tak! tak! tak!
suara sepatu naina menuruni tangga
"pagi ma pagi pa
"sapa naina sambil tersenyum sumringah*
setelah menghabiskan sarapannya naina nathan dan sena pamit untuk pergi kesekolah
mereka pergi kesekolah menaiki mobil mereka masing masing
sesampainya disekolah ketiganya mulai berlagak seola olah tidak saling mengenal satu sama lain
"hai"sapa murid laki laki itu pada nathan
"mmm"sahut nathan
"boleh kenalan nggak??
nama gue sam"ucap laki laki itu
gue nathan
"sahut nathan acuh
"dua hari lagi bakalan ada tugas jelajah alam
loe mau ikut nggak???
"tanya sam
nathan langsung menoleh kearah bimo
setelah bimo mengangguk
barulah nathan menjawab
"iya"jawab nathan singkat
bab ini sudah direvisi
.bersambung..
jangan lupa like,comen dan vote ya....😊😊😊
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 139 Episodes
Comments
Galuh Damayanti
ini kan cerita jd vampir makan apa saja
2022-08-27
0
Pink-biru
ceritanya seru. . . jadi aq klik fav deh thor. . . biar kalau update ada pemberitahuan. . .
2021-10-16
0
Qar'an Mahua
Bukan nya vampir ga makan makanan manusia ya thor?
2021-06-28
6