samuel menoleh seketika kearah teriakan tadi ...
"bu siva"teriak samuel kaget
"bimo!!! kurang ajar sekali kamu!!!"teriak bu siva
bimo mendekati siva,,
"apa motif loe mencelakai naina??"tanya bimo tiba tiba
"ma maksud kamu apa,i ibu tidak paham apa yang kamu bicarakan"jawab siva panik..
"lo jangan pura pura nggak ngerti de"sentak nathan dengan tatapan sinis kearah bu siva
seketika tubuh bu siva gemetar saat melihat tubuh naina berada dipangkuan nathan
"apa motif lo mencelakai naina??jawab!!!!!"bentak bimo sambil mencekik leher bu siva
"uhuk uhuk saya ti tidak tau apa maksud kaaaalian"jawab bu siva pura pura tidak mengerti
"jadi ibu yang ngedorong naina dari tebing????
"tanya samuel setengah tak percaya
"jawab!!!!?"teriak nathan
wajahnya merah padam karna menahan emosi
"ma maafkan saya,saya tidak sengaja, saya marah karena naina selalu dekat sama na nathan,saya menyukai nathan"akhirnya siva mengakuinya juga
"ohhh jadi hanya karna itu lo ngedorong nain ..??!!"tanya nathan
"apa ibu nggak sadar berapa usia ibu??
"tanya nathan lagi sambil menurunkan naina dari pelukannya
"karna loe sudah berani mencelakai istri ku,maka ibu siva yang terhormat ini harus menanggung konsekuensinya"kata nathan dengan senyum devil
"apa!!??"istri??"pekik samuel dan bu siva serentak
"kalian sudah menikah??
saya akan melaporkan semua ini sama kepala sekolah, agar kamu dan naina dikeluarkan dari sekolah"ancam bu siva
"itu akan terjadi kalau lo bisa keluar dari hutan ini hidup hidup"sahut nathan sambil menyeringai
nathan sengaja menunjukkan taringnya yang runcing
"ka ka kamu bu bukan manusia!!!!!
"teriak siva terbata bata
"hahaha,bim rasanya gue haus banget"kata nathan sambil mengelus kerongkongannya
"bim a apa i ini"tanya samuel terbata bata
kakinya gemetar hebat saat melihat nathan dan bimo berubah menjadi vampier
"samuel" bimo tersenyum sambil berjalan kearah samuel
"inilah kami."ucap bimo sambil merentangkan tangannya
kuku yang panjang mata yang menyalah dan taring yang tajam,tapi lo jangan khawatir,kami tidak asal membunuh orang,asal loe bisa jaga rahasia kami hidup lo bakal aman"kata bimo dengan seringaian tipis
"o o ok,gu gue syok banget tadi
tapi gue janji gue nggak bakal ngebongkar rahasia kalian" samuel bersungguh sungguh
"bagus,loe harus menepati janji itu"sambung nathan
"samuel kalau lo nggak sanggup melihat darah, lo sebaiknya jangan lihat,ntar lo pingsan bikin susah gue aja"kata bimo
"nggak"jawab samuel meyakinkan bimo
"loe yakin???"tanya bimo
"i iya"jawab samuel
"apapun yang lo lihat, jangan pernah cerita keorang lain,itu kalau lo nggak mau nyawa lo dan nyawa orang yang mengetahui rahasia kami,kami bun*h"ancam bimo
"gue janji"jawab samuel lagi
"nathan kamu mau ngapain!!!!!
"teriak siva panik
teriakan siva membuat samuel dan bimo menoleh seketika
"bukankah tadi lo sendiri yang bilang kalau lo cinta sama gue,l??,lo harus ngasih apapun yang diinginkan orang yang lo cinta,
termasuk memberikan nyawa lo!!"kata nathan sambil menusuk leher bu siva menggunakan kuku tajamnya
"aakkhhh!"rintih bu siva
"oohhh sakit ya??"tanya nathan tanpa rasa bersalah sedikit pun
"na nathan" siva menatap wajah tampan nathan untuk terakhir kalinya,setelah itulangsung terkapar lemas,lehernya terus mengeluarkan darah
"tahan sedikit,ini akan sedikit menyakitkan
"bisik nathan
nathan langsung menusuk dada siva dan menarik jantungnya keluar
seketika tubuh siva langsung kejang kejang dan tewas seketika
"bim!!!" nathan melempar jantung siva kearah bimo
dengan senang hati bimo menerima
dia langsung melahap habis jantung segar tersebut
"manis"gumamnya
samuel gemetar hebat melihatnya
tiba tiba semua menggelap dan samuel jatuh pingsan
"ck,katanya nggak akan pingsan"gerutu bimo lalu ia mengangkat tubuh samuel dan membawanya ke tempat kemping
saat nathan dan bimo sampai di tempat kemping,mereka berdua pura pura panik dan ketakutan..
"pak budi !!!!"teriak bimo
"ada apa???
syukurlah naina sudah ditemukan
lah,itu samuel kenapa pingsan?"tanya pak budi
"i itu karna dia me melihat bu bu si siva" bimo pura pura gugup dan ketakutan
"bu siva kenapa"tanya pak sugeng
sugeng ada menyimpan perasaan terhadap siva
"bu bu siva meninggal"jawab bimo pura pura histeris
"kenapa bisa meninggal?? dimana tempatnya?"tanya pak budi panik
"di di dasar tebing pak"jawab nathan sambil terbata bata melanjutkan sandiwara yang dimainkan bimo
kenapa bisa?!!!apa yang sebenarnya terjadi?
"tanya pak budi panik
"nggak tau pak,saat kami membawa naina pulangkami melihat bu siva terkapar penuh darah"jelas bimo dengan raut wajah yang dibuat buat
"tunjukkan tempatnya!"pinta sugeng
"ba baiklah aku askan mengantar kalian"kata bimo
semua siswa siswi dan guru pergi untuk melihat keadaan siva
tinggalah alex,nathan,samuel,sena,sandara,salsa dan naina
nathan langsung membaringkan naina
kedalam tenda
salsa mengambilkan air untuk membersihkan tubuh naina.
setelah setengah jam berjalan akhirnya mereka sampai ke dasar tebing
semua orang berteriak histeris bahkan ada yang pingsan saat melihat mayat siva dalam konndisi sangat mengenaskan,mata yang terbelalak organ dalam perutnya yang berceceran keluar
"ja jangan jangan"pak sugeng memegang tengkuknya yang merinding
"jangan jangan apa???"tanya pak budi mulai takut
"jangan jangan ada hewan buas"ucap pak sugeng
semua siswa,siswi dan guru langsung lari berhamburan meninggalkan mayat bu siva begitu saja
sesampai di tempat kemping semua orang sangat ketakutan
"san bener yang dibilang nathan
bu siva sudah meninggal semua isi perutnya berceceran ditanah"cerita sely sambil mual mual mengingat apa yang di lihatnya tadi
"gu gue nggak mau mati konyol"gumam sena ia sangat takut
"a a alex"panggil samuel sast sadar,tubuhnya kembali gemetar
"sam loe udah sadar,gue ambilin minum ya
"kata alex kemudian keluar tenda mengambil air minum untuk samuel
"ni cepat diminum"kata alex
dengan susah payah samuel meraih botol minum yang diberikan oleh alex
saat ingin minum tiba tiba bimo datang ketenda
membuat samuel tersedak karna masih merasa takut
"uhuk uhuk uhuk
suara batuk samuel
"akhirnya sadar juga lo,udah mendingan??"tanya bimo dengan seringaian tipis
"gu gu gue udah me mendingan kok
"kata samuel terbata bata sambil menahan rasa takutnya
"ohh syukurlah."bimo merasa lega
"na naina mana???"tanya samuel sambil mencoba mengusir rasa takutnya
"naina masih pingsan"jawab bimo sedih
"gu gue mau liat dia."kata samuel
para murid langsung berkerumun mendekati samuel untuk bertanya
"sam,loe liat nggak binatang yang ngebunuh bu siva???
"samuel harimau,singa apa beruang???
dan banyak lagi pertanyaan dari para murid
bersambung......
jangan lupa like,vote dan komen ya...😊😊😊
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 139 Episodes
Comments
Svezhiye.F.S.O.A
kisah kasih di sekolah~
2022-08-31
0
YuWie
ceroboh amat..belum2 sam sdh dilihatkn wujud aslinya...kupikir ada ilmu menghilangkn memori sam..ehhh dibiarkan jeee
2022-08-28
0
Snow White
hahaha dikira binatang buas,,,,pdhl tmn mrk sendiri
2022-04-28
1