Mobil hitam milik Rian melaju mulus membelah jalanan kota yang mulai padat oleh kendaraan pagi itu. Di kursi penumpang sebelah, Salsa duduk dengan tenang, tangannya meremas ujung jaket kecilnya, sementara matanya menatap pemandangan gedung-gedung tinggi yang berderet rapi di sepanjang jalan. Jantungnya berdebar sedikit kencang. Ini pertama kalinya ia masuk ke sekolah elit, lingkungan yang sangat berbeda dengan tempat ia bersekolah dulu di desa.
"Jangan gugup ya, Sal. Tenang aja," ucap Rian memecah keheningan, sambil sesekali melirik ke arah istrinya yang terlihat lucu dengan ekspresi cemasnya. "Sekolah ini bagus, pendidikannya berkualitas, dan yang paling penting... ada Rani di sana."
Salsa mengangguk pelan lalu tersenyum tipis. "Iya, Kak. Rani yang ceria dan banyak bicara itu. Senang banget bisa satu sekolah sama dia."
"Nah, itu dia. Nanti kalau ada apa-apa, cari Rani aja. Dia anaknya baik, meski kadang agak keras kepala sedikit," canda Rian, berusaha mencairkan suasana agar Salsa tidak terlalu tegang.
Tak lama kemudian, mobil mereka berbelok masuk ke gerbang besar yang dihiasi ornamen ukiran indah. Di sana tertulis besar nama sekolah: SMA Wijaya Utama. Gedungnya menjulang tinggi dengan arsitektur modern bernuansa klasik, halamannya luas dan bersih, serta banyak sekali siswa-siswa berjalan tertib mengenakan seragam putih abu-abu yang rapi. Ini adalah salah satu sekolah swasta paling bergengsi di kota, tempat di mana anak-anak dari keluarga terpandang menimba ilmu.
Rian memarkirkan mobil di tempat khusus tamu, lalu turun bersama Salsa. Ia berjalan mendampingi gadis itu menuju gedung utama kantor kepala sekolah. Sesampainya di ruangan yang luas dan berpenyejuk udara itu, Rian disambut hangat oleh kepala sekolah, Bapak Darmawan, seorang pria paruh baya yang berwibawa namun ramah.
"Selamat pagi, Pak Rian. Silakan duduk," sapa Pak Darmawan sambil menunjuk kursi tamu.
"Pagi, Pak. Terima kasih," jawab Rian sopan. Ia lalu menarik pelan tangan Salsa yang berdiri di belakang…
Sisi Misterius Salsa
bab 22.Sketsa dan mayat yang sama.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 104 Episodes
Comments
Diah Susanti
apakah dia mengulang, waktu makan malam bersama keluarga rian dia bilang udah kelas 3, apakah aq yang salah baca ya🤔🤔🤔
2026-07-07
0