Prosesi pencatatan pernikahan berjalan lancar meski singkat dan sederhana. Petugas catatan sipil membacakan pasal demi pasal, menanyakan kesediaan keduanya, dan akhirnya... tinta basah menandai selembar kertas kuning yang menjadi bukti sah bahwa mereka kini adalah sepasang suami istri.
"Selesai. Selamat ya, Pak Rian, Bu Salsa," ucap petugas itu ramah sambil menyerahkan buku nikah yang masih hangat.
Rian menerima buku itu, lalu menyerahkannya pada Salsa. "Simpan baik-baik."
Salsa memeluk buku itu erat-erat di dada, matanya berbinar penuh haru. Rasanya seperti mimpi. Gadis desa yang tidak punya siapa-siapa, kini resmi menjadi istri dari seorang perwira polisi gagah bernama Rian Wijaya.
Rian mengeluarkan ponselnya, mengambil foto buku nikah itu bersama dengan tangan mereka yang saling menggenggam, lalu mengirimkannya via pesan ke sebuah kontak bernama 'Mama'.
"Sudah selesai, Bu. Kami pulang sekarang."
Tak lama kemudian, notifikasi balasan masuk. Tapi sebelum Rian sempat membaca, teleponnya berdering keras.
"Halo, Mama..." jawab Rian.
"Alhamdulillah, nak! Syukurlah Mama dengar kabar baiknya!" suara wanita paruh baya terdengar sangat antusias dari seberang. "Cepat pulang ke rumah utama! Mama sama Ayah sudah siapin kejutan buat kalian berdua. Kita makan malam bersama, perayaan kecil-kecilan buat menyambut menantu baru Mama!"
Rian melirik Salsa yang sedang memperhatikannya. "Baik Ma, kami segera ke sana."
Telepon ditutup.
"Kita harus ke rumah orang tuaku sekarang. Mereka mau menyambutmu," kata Rian lembut.
"Tapi... Kak Rian kan bilang mau dirahasiakan?" tanya Salsa ragu-ragu.
"Sementara untuk keluarga inti dulu tidak apa-apa. Mereka harus tahu. Tapi untuk orang lain... kita lihat nanti," jawab Rian.
Sesampainya di kediaman keluarga Wijaya yang megah dan luas, Salsa terbelalak kaget.
Bukan pesta kecil-kecilan seperti yang dijanjikan di telepon. Halaman rumah dipenuhi hiasan bunga, lampu-lampu indah, dan banyak pelayan yang bersiap-siap. Bahkan ada tenda besar dan meja makan…
Sisi Misterius Salsa
bab 18.Identitas yang dirahasiakan.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 104 Episodes
Comments
Diah Susanti
ibunya ngomong 'alhamdulillah' kok gk ada penghulu, wali dan saksi dipernikahan mereka, apakah di skip? 🤔🤔🤔
2026-07-07
0