Suasana di ruang IGD rumah sakit terasa hening dan mencekam. Lampu neon berkedip-kedip pelan, menambah kesan dingin dan steril. Rian berdiri di dekat jendela kaca ruang perawatan, matanya tak lepas dari sosok nenek Susi yang masih terbaring lemah dengan selang oksigen terpasang di hidungnya. Wajah tua itu tampak damai namun menyimpan banyak kesedihan.
Di sampingnya, Bobby—rekan kerjanya dan juga sahabat dekatnya—sedang membacakan berkas laporan yang baru saja ia dapatkan dari warga sekitar.
"Jadi begini, Rian," ucap Bobby sambil membalik halaman kertas. "Identitas korban sudah jelas. Namanya Nenek Susi, umur 70 tahun. Janda, pemilik sekaligus penghuni tetap Tailor Jaya itu. Suaminya sudah lama meninggal, dan dia tinggal sendirian di lantai atas toko."
Rian mengangguk pelan, tangannya terlipat di depan dada. "Lanjutkan."
"Menurut keterangan tetangga sebelah, sore tadi sekitar jam lima, mereka mendengar suara keributan. Ternyata itu cucu kandung Nenek Susi yang bernama Andi. Dia datang dan bertengkar hebat dengan neneknya. Suaranya keras sekali, terdengar teriakan minta uang dan banting-banting barang."
Rian mengerutkan kening. "Andi? Anak siapa?"
"Anak dari anak laki-laki nenek yang sudah meninggal. Katanya si Andi ini punya masalah, suka judi dan hutang di mana-mana. Dia sering datang ke sana cuma buat minta uang. Warga bilang, pertengkaran kayak gini sudah sering terjadi, jadi warga pikir cuma biasa aja. Tapi yang anehnya, meski sering berantem, warga tidak pernah melihat Andi memukul fisik neneknya secara langsung. Cuma kasar saja bicaranya."
"Terus apa kesimpulanmu?" tanya Rian datar.
"Kalau dilihat dari kondisi tempat kejadian perkara, kemungkinan besar Nenek Susi memang berniat mengakhiri hidup karena stres dan kesepian, atau mungkin putus asa diperlakukan begitu oleh cucunya sendiri. Tapi..." Bobby terdiam sejenak. "Tapi ada yang aneh. Arang yang dipakai itu jenis arang khusus yang biasanya dipakai untuk bakar sate atau panggangan, bukan arang biasa. Dan posis…
Sisi Misterius Salsa
bab 16.Pesan Salsa.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 104 Episodes
Comments