#94

#94

“Emang kalau sudah sah, mau ngapain?”

“Em— itu— mau— anu, Mas— itu— loh—”

Setelah berapi-api menyatakan ingin segera menikah, kini Cantika gelagapan, setelah Nanang menanyakan alasannya. 

“Maksudku, kita menikah dulu secara siri. Pada hari H baru menikah secara resmi dan dicatat KUA,” seloroh Cantika, agar terbebas dari pertanyaan Nanang. 

Nanang menggeleng pelan, bibirnya tersenyum lembut, lalu tangannya berpindah ke sisi belakang Cantika. Diusapnya kepala Cantika sepenuh hati, lalu berkata. “Tapi apakah kamu tahu, orang yang menikah secara siri, diumpamakan seperti memiliki kendaraan, tapi tak memiliki surat izin mengemudi.” 

Cantika mengerutkan kedua alisnya, kemudian memutar tubuhnya hingga menghadap ke arah Nanang. Terlihat sekali jika ia makin tertarik, “Kenapa begitu, Mas?” 

“Ya, karena kita bisa berkendara, tapi jika ada razia polisi kita akan tertangkap. Terus dimana letak kebebasannya?” 

“Begitu, ya,” gumam Cantika. “Lalu—”

“Ya, sudah, Kita tunggu saja hari H, tak lama lagi, Bukan?”

Bibir Cantika mencebik, “Baiklah,” katanya, asal Mas jangan diamkan aku seperti tadi pagi. Kalau marah katakan, kalau bahagia ungkapkan.” 

“Baiklah.” 

•••

Seminggu kemudian. 

Sudah hampir satu jam Lilis mondar-mandir di teras rumah, hembusan angin malam tak dihiraukan, perasaannya teramat bahagia karena sang suami pulang lebih cepat dari jadwal seharusnya. 

Terakhir berkabar, Rayyan dan sang asisten sudah selesai dengan urusan imigrasi, lalu keluar dari pintu kedatangan. Seharusnya tak lama lagi Rayyan tiba di rumah. 

Wanita itu dengan antusias menyiapkan hidangan yang dipesan suaminya sebelum penerbangannya kembali ke Jakarta. Yaitu, sayur bayam, sambal, dan ikan bakar. Selain itu, Lilis juga menyiapkan beberapa kondimen yang mungkin akan Rayyan sukai. Perkedel jagung, ayam kalasan, dan oseng cumi pedas. 

Semuanya Lilis siapkan sepenuh hati, berharap lidah suaminya akan menari bahagia karenanya. 

Beberapa saat kemudian, derit pintu pintu gerbang terdengar sedang bergeser.

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨

〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨

gantung aja Mi, /Smug/

2026-04-16

0

Felycia Fernandez

Felycia Fernandez

laki laki...
dari ilmu medis juga udah dijelaskan detak jantung janin laki laki lebih cepat dari janin perempuan...
tapi semua nya tergantung takdir Tuhan,ada keponakan 2 kali usg cowo...eeeh pas lahir cewe,😆😆😆
tapi waktu anakku terbukti kebenarannya,dari usia 6 bulan USG udah nampak kelaminnya,sampai mau lahiran juga,pas lahir juga sama gak berubah

2026-04-16

1

Pujierde

Pujierde

perempuan kayanya coz pro banget ke papanya 😂😂 menurut para nini, nenex, mbah uti, eyang uti dan oma klo bayi cewek pro papanya #sotoydotcim 🤭🤭)

2026-04-17

0

lihat semua
Episodes
1 Rayyan Arsyaq Senopati
2 Lilis Si Janda Kembang
3 Suara Aneh Dari Kamar
4 Ide Licik Bu Saodah
5 Gagal Menghubungi Rayyan
6 Ulat Bulu
7 Rayyan dan Ide Gilanya
8 Tuan Tanah Dua Hektar
9 Niat Jahat
10 Kepergok di Saat yang Salah.
11 Bantahan dan Keputusan
12 Akhirnya, SAH!
13 Dag! Dig! Dug!
14 Tidur di Kamar yang Sama
15 Adegan Romantis di Depan Banyak Orang
16 Tolong Rahasiakan
17 Makin Deg-degan
18 Tak Sengaja Melihat Hal yang Seharusnya
19 Hanya Untukmu
20 Ponsel Hilang
21 Ciuman Pertama
22 Kedatangan Istri Juragan Sastro
23 Hukuman untuk Arimbi
24 Sikap Dio yang Mencurigakan
25 Perbaikan Gizi Sebelum Hamil
26 #26
27 #27
28 #28
29 #29
30 #30
31 #31
32 #32
33 #33
34 #34
35 #35
36 #36
37 #37
38 #38
39 #39
40 #40
41 #41
42 #42
43 #43
44 #44
45 #45
46 #46
47 #47
48 #48
49 #49
50 #50
51 #51
52 #52
53 #53
54 #54
55 #55
56 #56
57 #57
58 #58
59 #59
60 #60
61 #61
62 #62
63 #63
64 #64
65 #65
66 #66
67 #67
68 #68
69 #69
70 #70
71 #71
72 #72
73 #73
74 #74
75 #75
76 #76
77 #77
78 #78
79 #79
80 #80
81 #81
82 #82
83 #83
84 #84
85 #85
86 #86
87 #87
88 #88
89 #89
90 #90
91 #91
92 #92
93 #93
94 #94
95 #95
96 #96
97 #97
98 #98
99 #99
100 #100
101 #101
102 #102
103 #103
104 #104
105 #105
106 #106
107 #107
108 #108
109 #109
110 #110
Episodes

Updated 110 Episodes

1
Rayyan Arsyaq Senopati
2
Lilis Si Janda Kembang
3
Suara Aneh Dari Kamar
4
Ide Licik Bu Saodah
5
Gagal Menghubungi Rayyan
6
Ulat Bulu
7
Rayyan dan Ide Gilanya
8
Tuan Tanah Dua Hektar
9
Niat Jahat
10
Kepergok di Saat yang Salah.
11
Bantahan dan Keputusan
12
Akhirnya, SAH!
13
Dag! Dig! Dug!
14
Tidur di Kamar yang Sama
15
Adegan Romantis di Depan Banyak Orang
16
Tolong Rahasiakan
17
Makin Deg-degan
18
Tak Sengaja Melihat Hal yang Seharusnya
19
Hanya Untukmu
20
Ponsel Hilang
21
Ciuman Pertama
22
Kedatangan Istri Juragan Sastro
23
Hukuman untuk Arimbi
24
Sikap Dio yang Mencurigakan
25
Perbaikan Gizi Sebelum Hamil
26
#26
27
#27
28
#28
29
#29
30
#30
31
#31
32
#32
33
#33
34
#34
35
#35
36
#36
37
#37
38
#38
39
#39
40
#40
41
#41
42
#42
43
#43
44
#44
45
#45
46
#46
47
#47
48
#48
49
#49
50
#50
51
#51
52
#52
53
#53
54
#54
55
#55
56
#56
57
#57
58
#58
59
#59
60
#60
61
#61
62
#62
63
#63
64
#64
65
#65
66
#66
67
#67
68
#68
69
#69
70
#70
71
#71
72
#72
73
#73
74
#74
75
#75
76
#76
77
#77
78
#78
79
#79
80
#80
81
#81
82
#82
83
#83
84
#84
85
#85
86
#86
87
#87
88
#88
89
#89
90
#90
91
#91
92
#92
93
#93
94
#94
95
#95
96
#96
97
#97
98
#98
99
#99
100
#100
101
#101
102
#102
103
#103
104
#104
105
#105
106
#106
107
#107
108
#108
109
#109
110
#110

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!