#28
Lilis membeku saat tubuhnya dipeluk erat, seluruh tubuhnya lemas, tiba-tiba tak bertenaga ketika Rayyan meraup bibirnya seperti musafir yang menemukan telaga. Meski sebelumnya Rayyan bukan pemain profesional dalam hal ini, namun, bagi Lilis ini sebuah pelajaran baru yang ditularkan Rayyan padanya.
Wanita itu pasrah ketika lidah Rayyan menerobos masuk menjelajahi rongga mulutnya, menghisap, kadang dibumbui gigitan-gigitan kecil, karena terus terang saja Rayyan sungguh gemas dengan kepolosan istrinya.
Lilis yang tak siap dengan ulah suaminya, mulai megap-megap kehabisan nafas, dan secara otomatis kedua tangannya bergerak memperingatkan Rayyan agar berhenti sejenak.
Akhirnya pria itu menyudahi aksinya sambil meringis malu, “Maaf,” katanya, sementara Lilis tak sanggup menjawab karena sibuk menormalkan kembali laju nafasnya.
“T-ti-tidak— apa-apa—” jawab Lilis terbata seperti baru saja berlari jarak jauh. Wajahnya menunduk malu menyembunyikan rona yang tak biasa.
Padahal ada banyak sekali hal yang ingin wanita itu tanyakan, termasuk pakaian kerja yang dikenakan Rayyan, sama sekali tak mencerminkan seorang bawahan yang bekerja menjaga kebun dan peternakan.
Rayyan mengangkat dagu Lilis agar wajahnya mendongak kemudian menempelkan kening mereka, ia bisa merasakan hembusan nafas Lilis yang tak jauh berbeda dengan nafasnya sendiri. “Barusan Mas kepikiran kamu, makanya jadi begini. Apa kamu juga memikirkan Mas?”
“Mmm—” Ingin menjawab ‘iya’ tapi Lilis ragu mengatakannya.
Hal itu membuat Rayyan jadi salah paham, berujung merengut bibirnya. “Jadi, hanya aku saja yang rindu? Sayang sekali,” gumamnya.
“Sebaiknya, Mas mandi saja,” pancing Rayyan, ia melepaskan pelukan, berharap Lilis menahan kepergiannya.
“Mas, tunggu!”
Diluar dugaan, Lilis justru melingkarkan kedua tangannya di pinggang Rayyan.
“Apa ini? Jangan pura-pura, ya! Mas tak suka hal yang palsu.” Rayyan melanjutkan aksi pura-pura ngambeknya, berharap Lilis mengakui apa yang ia rasakan selama mereka LDR dua h…
Tergoda Janda Kembang
#28
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments
Bunda Idza
kan....
othor sampai belepotan ngetiknya
😂😂😂😂
2026-02-15
0
Shee_👚
lah ya, laki-laki ngelirik wanita lain karena glowing, sementara g sadar yang di rumah juga kalau di kasih modal pasti glowing
2026-02-15
0
Esther
yang disiapkan Rosa, pakaian yang akan membuat Rayyan adem panas lihat kamu Lis.😂
2026-02-15
0