#55
“Apa, Dok?”
“Tumor, Pak. Sudah mengarah ke kanker, jadi harus secepatnya diangkat, sebelum penyebaran tak terkendali.”
Nanang dan Bu Siti sama-sama terdiam, sejenak otak mereka blank, tumor, adalah nama sebuah penyakit yang telah lama mereka tahu betapa ganasnya bila sudah menyebar. Dan kini mereka berhadapan langsung dengan si tumor ini, sejenak pikiran buruk melintas, apakah ini pertanda akhir usia Bu Siti?
“Nang— Emak salah dengar, kan?” tanya Bu Siti, belum bisa menerima kenyataan.
Air mata Nanang merebak keluar secara otomatis.
Tumor, ini bukan soal besarnya biaya pengobatan, tapi besarnya rasa takut bila kehilangan satu-satunya orang tua yang Nanang miliki. Bila emaknya pergi, pada siapa lagi ia berbakti? Dari siapa lagi ia mendapat doa paling mujarab di muka bumi?
“Tenang, Mak. Anak emak akan cari solusi,” hibur Nanang pada Bu Siti yang masih shock tak bisa menangis atau tertawa. “Sebentar, Mak. Aku mau telepon Rayyan dulu, orang tua Ray, punya rumah sakit di kota.”
Nanang berjalan keluar sambil mengeluarkan ponselnya, meninggalkan Bu Siti sejenak di ruang perawatan, hendak mengabarkan kondisi emaknya pada satu-satunya sahabat terbaik yang ia miliki.
“Waalaikumsalam, Ray.”
“Ada apa?” tanya Rayyan dengan nada bergurau renyah seperti biasa.
“Ray, Emakku, Ray—” kata Nanang dengan suara bergetar, perasaannya masih diselimuti rasa takut.
“Memang, Emak kenapa?”
“Emak— Emak— Dokter bilang, ada tumor di usus besarnya—” kata Nanang dengan suara lirih.
Suasana kembali hening, kini Rayyan yang kehilangan kata-kata. Kabar apalagi ini? Setelah berita Lilis keguguran, kini Rayyan kembali dihadapkan pada fakta tentang penyakit yang menimpa ibu dari sahabatnya sendiri.
“Nang, jangan bercanda kamu!”
“Disaat begini mana berani aku bercanda?” isak Nanang, “Aku aja sampai ngesot di lantai, karena kakiku gak sanggup berdiri Ray.”
Nanang menangis seperti anak kecil, kakinya bergerak ke naik turun, hingga sandalnya terlepas dari telapak kakinya.
“Oke, besok, kamu…
Tergoda Janda Kembang
#55
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments
Shee_👚
kalau baca rayyan sama lilis tuh berasa pendek banget ini bab, daru baca dh abis🤭
2026-03-07
2
🌷Vnyjkb🌷
🤣🤣🤣🤣🤣ampunnn dahhh,, nanang baby tantrum,, keciaannn, sabarr nang, psti ada jln kesembuhan buat emak, iktiarmu psti bawa berkah kesembuhan buat emak 🥰
2026-03-07
1
Nar Sih
semoga emak nya nanang sgra sembuh ,semagat juga buat lilis yaa yg harus siap jdi istri pegusaha sukses
2026-03-07
1