Keesokan paginya, suasana di rumah besar itu terasa lebih tenang. Cahaya matahari masuk melalui jendela besar di kamar bayi, menghangatkan ruangan yang semalam penuh dengan ketegangan. Kanaya tampak masih terlelap, sisa kelelahan semalam masih membekas di wajah pucatnya.
Narendra, bahkan hampir tidak tidur semalaman, ia duduk di kursi samping tempat tidur dan baru saja selesai memberikan botol berisi asi kepada Aksa yang kini sudah kembali tertidur tenang di boksnya. Narendra menatap Kanaya lalu beralih menatap boks bayi itu, ada rasa syukur yang membuncah, namun juga tanggung jawab besar yang kini ia rasakan sebagai seorang pelindung.
"Eungh," Kanaya melenguh kecil dan kelopak matanya perlahan terbuka.
"Pagi, sayang," sapa Narendra lembut.
Narendra segera bangkit dan membantu Kanaya untuk duduk bersandar pada bantal yang ditumpuk, "Gimana? Masih sakit?" tanya Narendra.
Kanaya menyentuh area yang semalam meradang itu dengan hati-hati, "Sudah jauh lebih baik, Mas. Tapi masih agak linu kalau tersentuh," jawab Kanaya.
Narendra mengangguk paham, "Wajar, peradangannya butuh waktu untuk benar-benar hilang. Kamu harus tetap rutin pompa dan menyusui Aksa langsung supaya tidak tersumbat lagi," ucap Narendra dan diangguki Kanaya.
Tak lama kemudian, pintu kamar diketuk pelan dan Ibu Fita masuk membawa nampan berisi semangkuk besar sayur bening daun katuk yang masih mengepul, lengkap dengan nasi merah dan ikan tim yang aromanya sangat menggugah selera.
"Ayo makan dulu, Nay. Mumpung masih hangat," ucap Ibu Fita sambil meletakkan nampan itu di meja nakas.
"Ibu tambahkan jahe sedikit biar badanmu terasa lebih hangat," lanjut Ibu Fita.
"Makasih ya, Bu. Ibu jadi kurang tidur gara-gara aku semalam," ucap Kanaya merasa bersalah.
"Hush, jangan bilang begitu. Namanya juga orang tua," ucap Ibu Fita tulus.
Ibu Fita menoleh ke arah Narendra, "Naren, kamu juga makan. Jangan sampai kamu tumbang, nanti siapa yang jaga anak istrimu," lanjut Ibu Fita.
Narendra tersenyum tipis, "Iya, B…
Pengagum Rahasia
Rasa Bersalah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 103 Episodes
Comments
Ariany Sudjana
Narendra juga harus istirahat, supaya tidak tumbang. kan sudah ada orang tua dan mertua, bisa gantian
2026-02-28
0