Dua hari sebelum acara besar itu tiba, suasana di rumah Kanaya sudah mulai sibuk. Sesuai janjinya, Kanaya pulang lebih awal. Meski sempat dilarang Narendra karena khawatir ia kelelahan, Kanaya tetap bersikeras pulang naik kereta. Baginya, perjalanan pulang dengan transportasi umum selalu memberinya waktu untuk merenung dan mensyukuri perubahan hidupnya yang begitu cepat.
Begitu sampai di stasiun kota kecil dekat desanya, Ayah Dani sudah menunggu dengan motor tua kesayangannya.
"Sudah sampai, Nay?" tanya Ayah Dani sambil menerima tas ransel Kanaya.
"Sudah, Yah. Maaf ya Kanaya merepotkan Ayah jemput siang-siang begini," ucap Kanaya sambil mencium tangan Ayahnya.
"Ndak apa-apa, ayo pulang. Ibumu sudah masak banyak, dia semangat sekali karena tahu kamu mau pulang hari ini," jawab Ayah Dani dengan binar mata bahagia.
Sesampainya di rumah, Kanaya disambut aroma masakan yang menggugah selera. Ibu Fita sedang sibuk menata beberapa bahan makanan di dapur dan melihat putrinya datang, Ibu Fita langsung memeluknya erat.
"Alhamdulillah, kamu sampai dengan selamat, Nay. Gimana? Calon suamimu sehat? Keluarganya beneran mau datang semua?" tanya Ibu Fita beruntun.
"Sehat, Bu. Iya, semuanya datang. Narendra sudah sewa vila di dekat sini buat mereka menginap," jelas Kanaya sambil duduk di kursi dapur.
"Duh, Gusti... Ibu sampai grogi, Nay. Takut nanti suguhannya kurang, atau rumah kita terlalu sempit buat orang kota sesukses mereka," ucap Ibu Fita dengan nada cemas yang jujur.
Kanaya tersenyum dan menggenggam tangan Ibunya, "Bu, Narendra itu orangnya sederhana, dia tahu bagaimana keadaan Kanaya dan dia tidak mempermasalahkannya, begitupun juga Mama Clara," ucap Kanaya.
"Nay, sama calon suami kok manggilnya nama gitu," tegur Ibu Fita.
"Terus, Naya harus manggil apa, Bu? Biasanya Naya manggilnya juga kayak gitu?" tanya Kanaya.
"Panggil Mas atau apa gitu, nggak enak didengarnya kalau kamu manggilnya Narendra," ucap Ibu Fita.
"Iya, Bu," jawab Kanaya.
#
Keesokan harinya, rumah Kana…
Pengagum Rahasia
Mas?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 103 Episodes
Comments
Nur Syamsi
Jgn didengar omongan orang yg iri Kanaya fokus saja ma acaramu, biasa mmang klaw ada yg datang bek pasti ada yg propokasi....
2026-04-03
0
Naufal Affiq
semoga lancar ya nay acara lamaran nya,gak ada kendala sedikit pun sampai acara pernikahannya
2026-02-07
0
Lim Kursini
jangan dengarkan omongan orang iri karena kamu dapat calon suami tajir
2026-09-20
0