Adakah setitik harapan untukku bisa bahagia? Aku hanya ingin tertawa lepas tanpa banyak beban pikiran yang menyesakkan.
Kapan ya hari itu akan tiba? hari dimana aku tak lagi menghawatirkan hal yang berlebihan. Aku juga menginginkan ada satu saja seseorang yang ada dipihakku. Sosok yang menjagaku, melindungiku, bahkan bisa hidup bersamaku.
Aku juga ingin memiliki sebuah keluarga yang menyanyangiku dengan tulus. Tapi, bagaimana caranya aku bisa memiliki sebuah keluarga? sedangkan aku adalah anak yatim piatu yang tak memiliki siapapun di dunia ini?
Amanda yang tak memiliki jalan untuk pulang, membawanya kedalam sebuah mall tempat dimana banyak orang berlalu lalang bersama keluarganya. Ia memutuskan untuk menonton sebuah film secara acak untuk mengisi kekosongannya.
Di dalam bioskop, pikirannya terlihat berada ditempat lain dan tak menikmati filmnya sama sekali. Film yang penuh canda tawa itu sama sekali tak bisa membuatnya tertawa, dan hanya bisa termenung dengan dunianya sendiri.
Air mata menetes tanpa aba-aba pada kedua matanya dan membasahi pipinya. Amanda meras aneh dengan dirinya sendiri karena meneteskan air mata pada film yang seharusnya tak membuatnya menangis.
Beruntung tak ada yang melihatnya meneteskan air mata, hingga tak membuatnya merasa malu karena harus menangis sendirian. Dengan cepat ia langsung mengusap air mata yang sudah membasahi kedua pipi dan matanya itu.
Walau tak mengerti alur ceritanya, Amanda memilih bertahan sampai filmnya berakhir ditengah canda tawa penonton lainnya. Sesekali ia melirik ke kiri dan kanan yang memperlihatkan semua penonton yang sangat menikmati filmnya dengan penuh suka cita, berbanding terbalik dengannya yang justru terlihat tak bersemangat.
"Sudah berapa lama aku tidak bisa tertawa selepas itu, ya?" batinya, yang merindukan masa-masa dirinya bisa tertawa secara lepas tanpa beban.
Mungkin, dulu saat masih tinggal dipanti asuhan, dan jaman masih bersekolah, yang dimana ia bisa merasakan masa-masa yang menyenangkan. Tak ada…
Ketika Hati Menemukan Jalannya
Tempat Pulang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments