Malam yang penuh dengan dilema bagi Reihan yang kini sedang terhanyut dalam lamunannya. Terdiam, memikirkan sesuatu yang ia sendiri sulit untuk mengartikannya.
"Perasaan apa, ini?" gumamnya bingung.
Sampai akhir, ia tak menemukan jawabannya, dan memutuskan untuk merebahkan tubuh dan mulai memejamkan kedua matanya. Melupakan sejenak hal yang membuatnya kebingungan.
"Sudahlah, sebaiknya aku tidur saja, mungkin hari ini aku memang lagi capek." memaksanya berhenti pada pikirannya sendiri yang rumit. Menganggap semua yang terjadi pada dirinya hari ini adalah karena ia lagi capek.
Terpejam, membiarkan semua berlalu begitu saja tanpa adanya jawaban. Sampai, pagi menyambutnya kembali seperti biasanya. Entah cuaca sedang memahami perasaanya ataukah sedang mengejeknya, begitu ia terbangun dari tidurnya yang sedikit kurang nyenyak, ia langsung disambut oleh cuaca mendung dan rintikan hujan yang mulai turun secara perlahan.
"Apa cuaca tahu kalau aku lagi banyak pikiran?"
Reihan terdiam cukup lama di atas ranjangnya sembari menatap rintikan hujan dari sela jendela kamarnya yang mulai basah. Ia terpaku pada cuaca mendung yang menutupi awan cerah.
"Kenapa tiba-tiba hujan, begini?"
Cuaca seolah tidak pernah bisa di tebak. Kemarin cerah, sekarang mendadak mendung dan hujan. Seperti perasaanya sendiri yang tidak bisa ia tebak arahnya. Padahal, sebelumnya ia mengawali pagi dengan keadaan mood yang baik-baik saja, sampai akhirnya perubahan suasana hatinya mendadak berubah ketika sudah di malam hari.
Ia kira akan baik-baik saja saat mencoba untuk melupakannya begitu saja dengan memilih untuk tertidur, namun mengapa perasaan mengganjal itu masih tertahan hingga ia bangun di ke esokan harinya dan kembali membuatnya kepikiran dan terus bertanya-tanya?
"Sebenarnya, aku ini kenapa?" tanyanya pada diri sendiri.
Hawa dingin yang menyengat diseluruh tubuh, tak membuatnya malas untuk bangun. Reihan pun mulai bangkit untuk kembali menjalani aktivitasnya di pagi hari seperti biasanya. Merendam tub…
Ketika Hati Menemukan Jalannya
Perasaan Menggelitik
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments