"Akhirnya pulang juga." celetuk Raisa merasa lega melihat Aqila pulang.
"Kamu ini kenapa sih, kok selalu bersikap tidak sopan di depan Aqila?" tegur sang mama pada anaknya yang tak ikut mengantar Aqila keluar.
"Perasaan aku biasa aja deh." Raisa mengangkat kedua bahunya tanda tak ada yang salah dengan sikapnya.
"Kamu tidak boleh bersikap tidak sopan begitu Raisa, mau bagaimanapun kak Aqila lebih tua dari kamu." Reihan ikut memberi komentarnya.
"Tuh, dengerin apa yang dikatakan sama kakak kamu."
"ihh, habisnya dia nempel mulu sama kak Reihan, aku kan jadi gk suka."
"Ternyata beneran, ini semua karena kamu cemburu sama kedekatan kakakmu dengan Aqila? Ya ampun, nak.. " Dewi Rosita menepuk jidatnya, terkejut dengan sikap anaknya.
Reihan dan pak Septian saling menatap satu sama lain. Ekspresi keduanya sama terkejutnya dan seketika langsung tertawa melihat tingkah Raisa.
"Tadi kamu malah nyuruh kakak cepetan menikah, tapi sekarang malah cemburu kakak dekat sama Aqila?" ucap Reihan yang kini balik meledek adiknya.
"Aku nggak cemburu kok, aku cuma nggak suka aja kak Reihan dekat sama kak Aqila. Soalnya dia bawa pengaruh buruk buat kakak." Raisa membela diri.
"Kenapa kamu nggak suka sama Aqila? Padahal, dia juga teman kakak, lho? sama seperti Gavin?"
"Kalau kak Gavin sih baik, gak ada yang aneh sama dia. Tapi, kalau kak Aqila... " terdiam sejenak untuk memikirkan jawabannya. "Dia tuh sepertinya terlalu obsesi dan mencoba memonopoli kak Reihan."
"Maka dari itu, aku mau menjauhkan kakak dari kak Aqila."
Reihan terdiam mendengar perkataan adiknya.
"Satu lagi, kakak tidak boleh sampai jadian apalagi menikah sama kak Aqila, ok!" tutup Raisa memberi peringatan pada kakaknya.
Reihan tersenyum mendengar perkataan adik yang berbeda 16 tahun darinya itu. Merasa itu sedikit lucu, apalagi ditambah dengan ekspresinya yang sangat serius.
"Kamu ini, terlalu khawatir yang berlebihan." ucapnya sembari mengacak-acak rambut adiknya dengan gemas.
"ih, kakak. Aku serius tauuu..., jadi please, ka…
Ketika Hati Menemukan Jalannya
Belum Saatnya Membuka Hati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments