"Pulang sekolah nanti kakak yang akan jemput kamu. Soalnya pak Toni masuk rumah sakit."
"Hah? Masuk rumah sakit? Kenapa? Apa beliau sakit?"
"Pak Toni mengalami kecelakaan."
"Kecelakaan? Parah nggak, kira-kira?"
"Kamu tenang saja, keadaanya sudah membaik setelah di operasi."
"Kok sampai di operasi? Berarti parah dong itu?"
"Lengannya sedikit patah, kondisi tubuh yang lainnya masih baik-baik saja, jadi kamu tidak perlu khawatir."
Sepenggal obrolan Raisa bersama kakaknya lewat telfon yang mengabarkan bahwa akan menjemputnya pulang sekolah, akibat supir pribadinya mengalami kecelakaan.
"Semoga pak Toni keadaanya nggak parah, deh ya." Raisa terlihat cukup khawatir setelah mendengar kabar bahwa sopir yang biasa mengantar dan menjemputnya mengalami kecelakaan, padahal tadi pagi masih terlihat baik-baik saja.
"Telfon dari siapa?" tanya Fitri, saat melihat Raisa selesai menutup telfonnya.
"Kakakku." jawab Raisa.
"Kenapa telfon? Apa ada masalah?"
"Nanti kak Reihan yang akan menjemputku pulang, soalnya pak Toni kecelakaan."
"Pak Toni, supir yang biasa jemput kamu itu?"
"Iya, katanya lenganya patah." Raisa mengangguk membenarkan.
"Wah, terus gimana keadaanya?"
"Katanya sih sudah di operasi, aku sendiri belum lihat karena baru dapat kabar soal keadaannya."
"Wah, sampai di operasi, artinya keadaanya cukup parah dong, ya.."
"Kata kakak sih cuma lengannya yang patah, tapi kondisi tubuhnya yang lain baik-baik saja."
"Jadi, sampai supir kamu sembuh, kamu bakal di anterin dan dijemput sama kakakmu?"
"Mungkin?" Raisa juga belum yakin soal itu.
Dalam kelas yang berisik, keduanya mengobrol bersama sembari mengisi kekosongan jadwal. Meski jam pelajaran masih menyisahkan 1 mata pelajaran lagi.
"Sepertinya nanti aku bakalan pulang agak telat dari biasanya, deh." ucap Raisa pada Fitri yang duduk disampingnya.
"Kenapa bisa gitu?"
"Soalnya kakak masih ada jadwal operasi, jadi aku disuruh buat nungguin sebentar sampai dia datang buat jemput aku."
"Kenapa nggak disamperin aja? Kan jarak sekolah…
Ketika Hati Menemukan Jalannya
Benang Takdir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments