bab 5 minta tolong

Hujan kian deras mengguyur maya pada, petir menggelegar dan menyambar nyambar bagai lidah api yang siap menerjang siapapun yang berani menghalanginya.

Angin pun berhembus kencang menggoyang dahan dahan dan ranting ranting pohon kering.

Dan siap menyapu apa saja yang ada di hadapannya.

Merana bagi dia ranting ranting pohon kering dan dahan dahan pohon yang telah tua.

Juga daun daun kering....

Tentu mereka harua rela tak selamat dari hembusan angin yang di sertai hujan deras itu.

mereka jatuh berguguran ke bumi hampir bersamaan.

Seperti air mata seorang Mylea Cassandra Shin Nix yang jatuh berderai menyatu dengan derasnya air hujan membasahi tubuhnya yang ringkih.

Hujan kali ini sungguh bagai badai....

Hingga mampu membuat hari yang seharusnya masih terang menjadi terlihat lebih gelap.

Dan suasana alam ini seolah mampu mewakili suasana hati seorang wanita cantik bernama Mylea Casandra Shin Nix.

Cassandra terus melangkahkan kakinya menembus badai dan derasnya air hujan menyusuri trotoar jalan raya.

Tak ia hiraukan lagi derai derai air hujan yang terasa bagai batu kerikil menghantami tubuhnya.

Sakitnya derai air hujan yang menghantam tubuhnya tak lagi di rasakan oleh wanita itu.

Tubuhnya yang telah menggigil dan basah kuyup pun tak ia hiraukan sama sekali.

Sungguh Cassandra acuh dan tak menghiraukan sedikitpun yang terjadi di sekitarnya... pun juga pada tubuhnya.

Ada yang jauh lebih sakit dan hancur ketimbang tubuhnya.

Yakni hatinya.....

Hatinya hancur berkeping keping dan sakit tiada terkira,

pikirannya terasa kacau,

Sungguh takdirnya begitu sangat menyedihkan.

Ia bahkan rela melepaskan semua yang telah ia miliki sejak lahir dan rela di coret dari ahli waris keluarganya hanya demi bisa menikah dan hidup bersama laki laki yang ia cintai itu.

Sungguh tega Reyhan memperlakukannya seperti ini.

Sejak awal menikah dulu, ia sudah tahu jika kehadirannya tak di harapkan oleh keluarga pria itu. Karenanya ia sempat meminta untuk hidup terpisah dengan kedua mertuanya.

Reyhan sebenarnya mau menurutinya dan sudah menemukan sebuah rumah kontrakan untuk mereka tinggali bersama,

Namun ancaman sang ibu mertua yang ingin bunuh diri jika Reyhan nekat keluar dari rumah mengurungkan niat Reyhan untuk menuruti keinginan sang istri.

Cassandra menghela nafas kala ia merasakan kepalanya mulai berdenyut nyeri.

Kaki nya pun terasa berat dan seakan tak mampu lagi untuk di langkahkan.

Dengan tertatih wanita itu melangkah mendekat pada kursi besi yang ada di pinggiran trotoar itu.

Setelah susah payah melangkah, ia akhinya sampai...

Ia pun berhasil menjangkau sebuah kursi besi itu dan kemudian ia duduk di sana.

Hujan masih deras mengguyur tubuhnya, namun Cassandra tetap tak bergeming.

Tatapan matanya menatap kosong lurus ke depan. Seolah ia tengah menatap pemandangan di hadapannya.

Tepatnya pada jalan raya beraspal di hadapannya yang nampak berkelap kelip karena lampu lampu kendaraan bermotor yang di hidupkan dan cahayanya pecah karena derai air hujan.

Mata Cassandra menyipit ketika iba tiba pandangannya menjadi buram dan kepalanya terasa berputar.

Sebuah mobil berhenti tepat di hadapannya. Namun Cassandra tidak bisa melihat dengan jelas siapa orang yang turun dari mobil dan mulai menghampirinya.

" nona Cassandra....kenapa anda di sini ?! " panggilan seseorang yang keluar dari dalam mobil membuat Cassandra menoleh dan menatapnya.

" kau...." desis Cassandra pelan sebelum ia akhirnya roboh di atas kursi besi itu dan tak sadarkan diri.

" Nona Cassandra.....!! " pekik seseorang itu dan lekas mengangkat tubuh ringkih wanita 23 tahun itu untuk ia bawa ke dalam mobilnya.

🍀

Jarum jam di dinding sebuah ruangan yang bernuansa putih menunjuk angka empat.

Itu artinya saat ini adalah pukul empat sore.

Seorang pria dengan postur tubuhnya yang tinggi menjulang nampak berdiri tegak. Kedua tangannya nampak terlipat di depan dadanya.

Tatapan mata pria itu nampak menatap ke arah sesosok tubuh yang tengah terbaring lemah di atas brankar tak berkedip.

Sebuah tatapan mata yang sangat sulit untuk di artikan.

Entahlah....

Berkali kali pria itu bertanya pada dirinya sendiri. Ada apa sebenarnya dengannya.

Bukan dia saja sosok perempuan hamil dan keguguran yang ia tangani,

Namun ia tak tahu....

Kenapa hatinya seolah tertoleh padanya sejak wanita itu di bawa kerumah sakit ini dua minggu yang lalu oleh suaminya dan kemudian di tinggalkan begitu saja..

Sempat berfikir mungkin itu karena rasa empatinya terhadap wanita malang itu saja.

Tapi tak dapat ia pungkiri....perasaannya berbeda, rasa itu lebih dari sebuah rasa empati.

Sementara itu,

Seseorang yang nampak terbaring di atas brankar dengan selang infus yang menempel di pergelangan tangannya nampak mulai bergerak.

" euhggg...." lenguhnya pelan dengan setengah merintih.

Bukan tanpa sebab ia bertingkah dengan merintih demikian,

Saat ini....sungguh ia merasakan seluruh tubuhnya terasa sakit dan ngilu.

Tulang tulangnya terasa lepas dari persendiannya. Mungkin ini adalah efek dirinya yang berada di bawah guyuran air hujan yang terlalu lama.

" kamu sudah sadar....?! " sebuah suara bernada tegas membuatnya menoleh,

Matanya sontak membulat kala netranya menangkap bayangan seseorang yang baru ia kenal selama dua mingguan ini.

" dokter Liam.....?! " pekiknya pelan mengenali seseorang itu.

" kenapa anda di....dimana aku.....?! " tanya Cassandra mulai bingung dan menelisik ruangan sekitarnya.

" aku menemukanmu sendirian di tengah hujan....di mana suamimu ?! Kenapa kau berada di luar saat badai begini ?! " cecar dokter tampan itu masih berada di tempatnya berdiri.

Hatinya sangat miris melihat wanita itu basah kuyup tak berdaya seperti tadi.

Tapi bukannya menjawab, Cassandra justru meraba dan menelisik pakaian yang kini tengah ia kenakan.

" pakaianku....siapa yang mengganti pakaianku ?! " Cassandra mulai panik ketika ia sadar pakaiannya telah berganti.

Dokter Liam menghela nafas dan kemudian melangkah mendekat ke arah brankar di mana Cassandra tengah berbaring dengan raut wajah gelisah dan mulai panik.

" pakaianmu basah kuyup, aku meminta perawat menggantinya untukmu " terang dokter muda itu kemudian.

Segera wajah Cassandra berubah lega. Wanita itu terdengar menghela nafas.

" nona Cassandra...."

" panggil aku Cassandra saja dokter...." jawab Cassandra memotong kata kata dokter Liam.

" baiklah,

terserah padamu....

Kau belum menjawab pertanyaanku, di mana suamimu ?! Kenapa kau bisa berada sendirian di luar dan di tengah hujan badai seperti tadi.

Jangan bilang kalau dia mengabaikanmu lagi....

Kau tahu tubuhmu belum pulih benar, keguguran yang kau alami bukan keguguran biasa. Karena keguguranmu itu berpengaruh cukup ekstrem dan itu berdampak cukup berat pada tubuhmu.

Suhu dingin bisa membuatmu menggigil berlebih paskah keguguranmu itu karena kondisimu yang belum benar benar pulih Cassandra....

Begitupun saat kau kelelahan,

saat lelah...kau akan merasakan kelelahan yang teramat sangat,

itulah sebabnya kenapa kemaren aku memaksa untuk bertemu dengan suamimu.

Aku ingin mengatakan semua ini padanya...."

Dokter Itu berkata dengan setengah mengomel, ia yang merawat wanita itu selama hampir dua minggu lebih. Ia jelas tahu kondisi Cassandra.

Sebenarnya kepulangan wanita itu tadi pagi juga bukan karena ia mengizinkan.

Tapi memang Cassandra yang memaksa untuk pulang. Mengenai biaya perawatan..

Nyatanya sang suami telah mengkovernya lebih dulu melalui via on line.

Tapi sekarang,

lihatlah....

Entahlah kenapa....

Ia sangat geram dan seolah tak terima wanita itu seperti di sia siakan begitu.

" dokter Liam...." panggil Cassandra pelan sambil menatap ke tempat lain.

Bukannya menjawab pertanyaan pria bergelar dokter Obxyn itu.

Tapi Cassandra justru memanggilnya.

Dokter Liam mengerutkan keningnya.

" ada apa ?! "

" bisakah aku meminta tolong padamu ?! Tapi maaf sebelumnya jika kau merasa di repotkan akan hal ini " lanjut wanita itu lagi masih dengan menatap ke tempat semula.

" apa ?! "

" bisakah kau carikan aku tempat tinggal.....?! "

Kali ini wanita itu menoleh dan menatap kepada pria tampan berkemeja biru telur asin dan bercelana biru navy itu.

Terpopuler

Comments

Susi Akbarini

Susi Akbarini

akankah Liam membawanya pulang???
❤❤❤❤❤

2025-07-09

3

Uthie

Uthie

Semoga Jodoh pengganti Terbaik untuk Cassandra 👍🤗

2025-07-13

0

Tuti Tyastuti

Tuti Tyastuti

semoga liam membawa kebahagian buat cassndra

2025-07-12

0

lihat semua
Episodes
1 bab 1 kemalangan
2 bab 2 takdir yang mengenaskan
3 bab 3 talak
4 bab 4 Mylea Cassandra Shin
5 bab 5 minta tolong
6 bab 6 mencarikan tempat tinggal
7 bab 7 pertengkaran
8 bab 8 Lea Shin....
9 bab 9 Bangkit
10 bab 10 kembali bertemu
11 bab 11 tragedi
12 bab 12 tragedi 2
13 bab 13 Ryuga Sean Carter
14 bab 14 pemakaman Shelia Carter
15 bab 15 " dia yang paling bertanggung jawab....
16 bab 16 hanya sebuah kenangan
17 bab 17 awal babak baru kehidupan Mylea
18 bab 18 luka yang masih basah
19 bab 19 takdir
20 bab 20 takdir baru Mylea
21 bab 21 kecelakaan
22 bab 22 Kemarahan Ryuga
23 bab 23 perhatian suster Sarah
24 bab 24 penjelasan
25 bab 25 yang ke dua kali
26 bab 26 semua baru di mulai
27 bab 27 jatuh hati
28 bab 28 mulai merawat
29 bab 29 menolak
30 bab 30 sedikit tragedi
31 bab 31 tega
32 bab 32 ya....aku setuju
33 bab 33 tak berdaya
34 bab 34 menyusui
35 bab 35 terseret
36 bab 36 " siapa dia.....
37 bab 37 dokter baru
38 bab 38 tak berkutik
39 bab 39 negosiasi yang gagal
40 bab 40 Dokter Liam
41 bab 41 mulai gelisah
42 bab 42 semakin gelisah
43 babb 43 terpengaruh
44 bab 44 narsis
45 bab 45 terbawa perasaan.
46 bab 46 keputusan sepihak
47 bab 47 menolak
48 bab 48 sah....
49 bab 49 pernyataan cinta dokter Liam
50 bab 50 mengabarkan tentang....
51 bab 51 keluar dari rumah sakit
52 bab 52 Drama....
53 bab 53 di terima
54 babb 54 kamar Ryuga
55 bab 55 suasana aneh
56 bab 56 lagi lagi gagal
57 bab 57 sedikit lunak
58 bab 58 salah sangka
59 bab 59 drama pagi hari
60 bab 60 drama masih berlanjut
61 bab 61 perlakuan baik
62 bab 62 setitik rasa berbeda
63 bab 63 imunisasi baby Hiko
64 bab 64 berteman
65 bab 65 bertemu Reyhan
66 bab 66 kemarahan Ryuga 1
67 bab 67 kemarahan Ryuga 2
68 bab 68 kemarahan Ryuga 3
69 bab 69 hancur
70 bab 70 putus asa
71 bab 71 sebuah perintah
72 bab 72 kehilangan
73 bab 73 resah
74 bab 74 menahan Lea
75 bab 75 informasi yang tak lengkap
76 bab 76 kenyataan yang melegakan
77 bab 77 bicara baik baik
78 bab 78 karma masih berlanjut....
79 bab 79 sedikit mengalah
80 bab 80 rencana persekongkolan jahat
81 bab 81 kepepet
82 bab 82 rasa yang begitu berbeda
83 bab 83 the plann
84 bab 84 semakin mendekat
85 bab 85 Amara
86 bab 86 Amara yang licik
87 bab 87 menghardik Amara
88 bab 88 tak jadi kekantor
89 bab 89 berusaha
90 bab 90 pembukaan produksi gula
91 bab 91 rencana busuk
92 bab 92 jati diri yang mulai terungkap
93 bab 93 mempertanggung jawabkan
94 bab 94 pembalasan di mulai
95 bab 95 terlambat
96 bab 96 tentang Mylea Nix
97 bab 97 balasan untuk Amara
98 bab 98 giliran Ryu
99 bab 99 menghajar Ryu
100 bab 100 terus memohon
101 bab 101 ingin berpisah....
102 bab 102 acara peresmian
103 bab 103 akhirnya....
104 bab 104 mengenalkan
105 bab 105 penyesalan yang tak berguna
106 bab 106 berusaha memperbaiki
107 bab 107 kau dan dia orang yang berbeda
Episodes

Updated 107 Episodes

1
bab 1 kemalangan
2
bab 2 takdir yang mengenaskan
3
bab 3 talak
4
bab 4 Mylea Cassandra Shin
5
bab 5 minta tolong
6
bab 6 mencarikan tempat tinggal
7
bab 7 pertengkaran
8
bab 8 Lea Shin....
9
bab 9 Bangkit
10
bab 10 kembali bertemu
11
bab 11 tragedi
12
bab 12 tragedi 2
13
bab 13 Ryuga Sean Carter
14
bab 14 pemakaman Shelia Carter
15
bab 15 " dia yang paling bertanggung jawab....
16
bab 16 hanya sebuah kenangan
17
bab 17 awal babak baru kehidupan Mylea
18
bab 18 luka yang masih basah
19
bab 19 takdir
20
bab 20 takdir baru Mylea
21
bab 21 kecelakaan
22
bab 22 Kemarahan Ryuga
23
bab 23 perhatian suster Sarah
24
bab 24 penjelasan
25
bab 25 yang ke dua kali
26
bab 26 semua baru di mulai
27
bab 27 jatuh hati
28
bab 28 mulai merawat
29
bab 29 menolak
30
bab 30 sedikit tragedi
31
bab 31 tega
32
bab 32 ya....aku setuju
33
bab 33 tak berdaya
34
bab 34 menyusui
35
bab 35 terseret
36
bab 36 " siapa dia.....
37
bab 37 dokter baru
38
bab 38 tak berkutik
39
bab 39 negosiasi yang gagal
40
bab 40 Dokter Liam
41
bab 41 mulai gelisah
42
bab 42 semakin gelisah
43
babb 43 terpengaruh
44
bab 44 narsis
45
bab 45 terbawa perasaan.
46
bab 46 keputusan sepihak
47
bab 47 menolak
48
bab 48 sah....
49
bab 49 pernyataan cinta dokter Liam
50
bab 50 mengabarkan tentang....
51
bab 51 keluar dari rumah sakit
52
bab 52 Drama....
53
bab 53 di terima
54
babb 54 kamar Ryuga
55
bab 55 suasana aneh
56
bab 56 lagi lagi gagal
57
bab 57 sedikit lunak
58
bab 58 salah sangka
59
bab 59 drama pagi hari
60
bab 60 drama masih berlanjut
61
bab 61 perlakuan baik
62
bab 62 setitik rasa berbeda
63
bab 63 imunisasi baby Hiko
64
bab 64 berteman
65
bab 65 bertemu Reyhan
66
bab 66 kemarahan Ryuga 1
67
bab 67 kemarahan Ryuga 2
68
bab 68 kemarahan Ryuga 3
69
bab 69 hancur
70
bab 70 putus asa
71
bab 71 sebuah perintah
72
bab 72 kehilangan
73
bab 73 resah
74
bab 74 menahan Lea
75
bab 75 informasi yang tak lengkap
76
bab 76 kenyataan yang melegakan
77
bab 77 bicara baik baik
78
bab 78 karma masih berlanjut....
79
bab 79 sedikit mengalah
80
bab 80 rencana persekongkolan jahat
81
bab 81 kepepet
82
bab 82 rasa yang begitu berbeda
83
bab 83 the plann
84
bab 84 semakin mendekat
85
bab 85 Amara
86
bab 86 Amara yang licik
87
bab 87 menghardik Amara
88
bab 88 tak jadi kekantor
89
bab 89 berusaha
90
bab 90 pembukaan produksi gula
91
bab 91 rencana busuk
92
bab 92 jati diri yang mulai terungkap
93
bab 93 mempertanggung jawabkan
94
bab 94 pembalasan di mulai
95
bab 95 terlambat
96
bab 96 tentang Mylea Nix
97
bab 97 balasan untuk Amara
98
bab 98 giliran Ryu
99
bab 99 menghajar Ryu
100
bab 100 terus memohon
101
bab 101 ingin berpisah....
102
bab 102 acara peresmian
103
bab 103 akhirnya....
104
bab 104 mengenalkan
105
bab 105 penyesalan yang tak berguna
106
bab 106 berusaha memperbaiki
107
bab 107 kau dan dia orang yang berbeda

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!