Di dunia persilatan, batu kristal langit sering digunakan sebagai bahan utama dalam membuat pusaka. Karena kondisi struktur batu kristal itu yang dapat menghasilkan qi, menjadikan ia sebagai salah satu benda yang istimewa.
Batu kristal langit sebenarnya batu yang langka ditemui sehingga membuat harganya relatif mahal. Setahu Ling Yuan, satu kilogram berat dari batu kristal langit seharga seratus keping emas.
Sehingga wajar saja bagi Ling Yuan untuk terkejut dengan banyaknya jumlah batu kristal yang berada disini, jika dihitung secara kasar, mungkin terdapat belasan ribu ton batu kristal langit di tambang ini.
"Sekarang aku mengerti kenapa keluargaku binasa dikehidupan sebelumnya, kalau keadaannya seperti ini jangankan organisasi kriminal, kekaisaran sekalipun bisa saling berperang karenanya..." Ling Yuan menghela nafas panjang.
Sejak dulu Ling Yuan selalu bertanya-tanya, alasan apa hingga membuat organisasi kriminal menyerang keluarganya.
Seingat Ling Yuan Keluarga Ling tidak memiliki musuh atau berurusan dengan dunia persilatan, sehingga tidak ada alasan bagi para kriminal menyerang keluarganya.
Terlepas mereka adalah orang yang memang jahat, para kriminal sebenarnya bertindak jika ada keuntungan, kini Ling Yuan bisa lebih memahami hal tersebut setelah melihat tambang ini.
"Apa Kakek sudah menjual kristal ini pada orang luar?" Tanya Ling Yuan, sekarang ia memikirkan hal lain.
"Untuk sekarang belum, karena tambang ini masih tergolong baru jadi Kakek hanya fokus untuk memeriksa tempat ini terlebih dahulu."
Tianba memang akan menjual kristal-kristal itu tetapi tidak dalam waktu dekat, batu-batu kristal tersebut bisa menjadi bisnis besar bagi Keluarga Ling.
"Kek, sebaiknya kita menyembunyikan fakta bahwa batu ini adalah jenis kristal langit, andai ada orang luar yang mengetahuinya maka Keluarga Ling bisa dalam bahaya."
Dahi Tianba mengerut, ia paham yang dibicarakan Ling Yuan tetapi dirinya tidak menyangka cucunya itu akan berpikir sampai ke sana.
Tianba setuju dengan apa yang Ling Yuan katakan, tambang kristal langit bagaikan harta karun yang memiliki harga tak ternilai, keberadaannya akan diperebutkan jika diketahui banyak pihak.
"Aku mengerti apa yang kau khawatirkan Yuan'er, tetapi akan sayang jika kita mengabaikan batu kristal ini begitu saja. Kau seharusnya bisa mengerti keuntungan yang didapat andai keluarga kita menjualnya bukan?"
Ling Yuan mengangguk, sebenarnya ia juga sadar meminta kakeknya untuk menutup mata tentang tambang ini dirasa mustahil, hampir semua orang yang diposisi Tianba mungkin akan lebih tergiur dengan keuntungan dibandingkan resikonya.
Ling Yuan kemudian memberikan solusi yang berbeda, ia menyampaikan jika Tianba ingin menjualnya, maka ia harus menyediakannya dalam jumlah kecil agar tidak terlalu menarik perhatian.
Selain itu, batu kristal yang dijual harus melewati beberapa distributor agar tidak ada yang mengetahui bahwa Keluarga Ling adalah sumber utama batu kristal langit itu berada.
"Yuan harap Kakek menjualnya setidaknya satu ton setiap bulannya, selama kita belum menemukan distributor yang besar dan terpercaya, sebaiknya kita menjualnya dalam jumlah terbatas."
Tianba menaikan alisnya, ia tidak menyangka cucunya akan memikirkan solusi sedetil ini seolah ia memiliki pengalaman dalam situasi sekarang. Tianba sekalipun tidak sampai berpikir sejauh itu.
Setelah dipikir kembali, apa yang dikatakan Ling Yuan memang ada benarnya. Saat ini tambang kristal ini bukanlah anugerah tetapi seperti kutukan. Tanpa ada latar belakang kuat, sebaiknya Keluarga Ling memproduksinya dalam jumlah kecil.
Biarpun jumlah kecil, satu ton kristal langit bisa menghasilkan seratus ribu keping emas. Di Kekaisaran Altaris, tidak ada bangsawan kecil yang menghasilkan ratusan keping emas apalagi dalam waktu satu bulan.
Ling Yuan bahkan yakin bangsawan menengah sekalipun akan kesulitan menandingi penghasilan keluarganya.
Ling Yuan juga menambahkan bahwa keuntungan yang diperoleh dari penjualan batu kristal bisa digunakan kakeknya untuk menjalin relasi dengan sekte kecil atau menengah.
Sebuah sekte dapat melindungi Keluarga Ling selama mereka memberi upeti perlindungan setiap bulan pada mereka.
"Yuan'er, apa kau memang secerdas ini atau Kakek yang tidak tahu kecerdasanmu yang sebenarnya..."
Tianba berdecak kagum dengan kepintaran cucunya, selain cerdas, ternyata Ling Yuan juga memiliki wawasan yang cukup luas. Tianba menebak hal ini karena Ling Yuan yang selalu membaca buku serta berguru dengan Lian Hua sebelumnya.
Tianba menyetujui usulan Ling Yuan, dua minggu lagi batu kristal langit akan mulai diproduksi dan dijual-belikan, sebelum memulai, Tianba harus mempersiapkan beberapa hal termasuk merencanakan jalur bisnisnya terlebih dahulu.
Ling Yuan sempat meminta pada kakeknya agar ia diperbolehkan masuk ke tambang ini setiap waktu. Ling Yuan berencana berlatih di tambang ini.
Tianba mempertanyakan keinginan Ling Yuan tersebut yang terasa aneh, padahal di kediamannya juga ada banyak tempat untuk dijadikan tempat latihan yang nyaman.
"Kepadatan qi di tempat ini sangat tinggi Kek karena adanya batu kristal langit, aku bisa meningkatkan kapasitas qi di tubuhku jika berlatih disini." Jelas Ling Yuan.
Tianba sebenarnya kurang memahami tentang konsep qi karena ia bukan dari dunia persilatan, tetapi dirinya berpesan jika Ling Yuan ingin berlatih di area tambang, maka dia tidak boleh mengganggu penjaga yang ingin menambang nantinya.
Tianba mungkin menduga Ling Yuan akan memainkan pedangnya seperti saat ia sedang dilatih Lian Hua, dugaan Tianba sangat keliru, Ling Yuan mungkin hanya duduk diam sambil menggunakan teknik pernafasan.
Tianba lalu mengajak Ling Yuan ke ruangan tambang yang memiliki banyak kristal langitnya, agar cucunya itu bisa berlatih secara maksimal.
"Kakek akan meminta para penjaga untuk tidak ketempatmu saat berlatih, jadi selama disini kau bisa lebih konsentrasi Yuan'er."
"Terimakasih Kek..." Ling Yuan merasa senang dengan dukungan kakeknya tersebut.
Tianba tidak mengetahui sejauh mana bakat Ling Yuan dalam ilmu beladiri, yang ia pahami adalah tanpa menjadi seorang kultivator sekalipun Ling Yuan sudah dikatakan anak yang berbakat.
Dengan kecerdasannya, Ling Yuan bisa menjadi sosok bangsawan yang terpelajar, tidak menutup kemungkinan dirinya bisa bekerja di keluarga kekaisaran dimasa depan atau mengangkat derajat Keluarga Ling dalam kepemimpinannya.
Tianba kemudian meninggalkan Ling Yuan di tambang itu karena ada keperluan yang harus ia lakukan, disisi lain Ling Yuan juga ingin berlatih sekarang.
"Hm, kurasa ini memang waktu yang tepat untuk meningkatkan jumlah benang qi... Dengan kristal langit disekitarku, aku bisa mencapai setidaknya empat puluh benang qi dalam waktu setahun berlatih."
Selama tiga tahun berguru dengan Lian Hua, Ling Yuan sama sekali tidak meningkatkan kapasitas qi'nya sehingga sekarang jumlah qi di dantiannya masih 3 benang.
Alasan Lian Hua tidak berusaha meningkatkan qi Ling Yuan karena pada umumnya kultivator di usia Ling Yuan lebih dulu belajar seni beladiri dibandingkan meningkatkan kapasitas qi.
Barulah ketika kultivator berusia 10 tahunan, mereka akan belajar cara menyerap qi dan meningkatkannya dengan sebuah teknik atau sumberdaya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 21 Episodes
Comments