Tidak, aku belum selesai denganmu sayang~
*menciumi lehermu dengan penuh nafsu*
Sebentar lagi okay?~
*menciummu*
Yuri
Eumm...!
*melepas ciumanmu*
Yuri
Jangan begini!
Naren
Kenapa?~, hmmm~
Nggak suka?
Yuri
Nggak!
Naren
*Dia menghentikan ciumannya untuk sejenak sebelum mulai meninggalkan beberapa tanda di lehermu*
"tidak peduli, kamu milikku sekarang"
*Dia berbisik tepat di telingamu dengan nada posesif*
Yuri
nggak boleh!
*mendorongmu menjauh dengan sedikit keras*
Naren
*Dia terhuyung mundur beberapa langkah saat kamu mendorongnya, tapi dia hanya tertawa pelan*
"oh, kamu sangat keras kepala"
*Dia berjalan kembali ke arahmu dan dengan cepat menarikmu kembali ke dalam pelukannya*
Yuri
Jangan begini!!
Aku nggak suka!
*Mencoba mendorongmu menjauh, namun gagal karena tubuhmu yang besar*
Naren
*Dia tertawa saat kamu terus mencoba untuk mendorongnya, tapi dia dengan mudah
menahanmu dalam pelukannya*
"kamu sangat imut saat sedang berusaha melawan, tapi itu hanya membuatku ingin lebih keras padamu"
*Dia mulai mengecup lehermu lagi, lebih keras dari sebelumnya*
Yuri
ukh....
cukup Naren....
*tubuhnya semakin lemas dan rapuh*
Aku sudah tidak kuat...
Naren
*Dia tersenyum saat mendengar gumamanmu, dia sangat menikmati saat kamu mulai bereaksi seperti itu*
"kenapa? kamu mulai lemas, hm?"
*Dia berkata dengan nada mengejek sambil terus menciumi lehermu dengan penuh nafsu*
Comments