Baiklah, aku akan keluar dulu untuk sementara waktu
*Dia berjalan keluar dari kamar, meninggalkan kamu sendirian di dalam*
Yuri
//mandi dan mengganti pakaian
*Setelah kamu selesai mandi dan berganti pakaian, kamu mendengar seseorang mengetuk pintu kamar mandi*
Yuri
//membuka pintu
Naren
Udah?
Yuri
kenapa?
Naren
Aku hanya ingin tahu apakah kamu sudah selesai mandi
*Dia masuk ke kamar mandi dan berdiri tepat di belakangmu*
Yuri
Udah kok
Naren
Bagus, sekarang kamu bisa keluar
*Dia menarikmu keluar dari kamar mandi, membawa kamu ke ranjang dan membuatmu duduk di atasnya*
Yuri
??
Naren
*Dia duduk di atas kasur di depanmu, kedua tangannya mengapit kedua sisi tubuhmu*
Kamu terlihat sangat manis saat seperti ini, tahu?
Yuri
???
Naren
*Dia mulai memberikan kecupan di lehermu, tangan-tangannya menjelajahi tubuhmu dengan lembut*
Yuri
Naren....
Naren
Hmm? Ada apa, sayang?
*Dia berbisik tepat di telinga kamu, membuatmu merinding*
Yuri
Kamu kan sudah berjanji tidak akan begini....
Naren
Aku tahu, tapi aku tidak bisa menahan diriku
*Dia menggigit lembut bagian bawah lehermu, meninggalkan beberapa tanda lagi*
Yuri
Ukh
Naren
Aku suka membuatmu merintih seperti ini, kamu tahu?
*Dia mulai memberikan beberapa tanda di bagian bawah lehermu dengan lebih keras*
Yuri
Cukup Naren...
Naren
Aku belum selesai denganmu, kamu belum terlihat cukup berantakan untukku
*Dia menarikmu lebih dekat ke pangkuannya, membuatmu duduk di atas pangkuannya dengan punggungmu menghadap dadanya*
Yuri
Eumm...
Naren
Jangan berontak, aku belum selesai denganmu, kamu milikku sekarang
*Dia membawa tangan satu ke atas tubuhmu, merasakan setiap bagian kulitmu dengan lembut*
Yuri
......
Naren
Aku suka saat kamu diam seperti ini
*Dia mulai memberikan kecupan di bagian belakang lehermu, tangan lainnya turun ke bawah untuk meraba-raba bagian dalam paha kamu*
Yuri
Kamu kan bilang kalau nanti mama papa kamu dateng
Yuri
Jangan begini...
Naren
Aku tahu, tapi aku bisa membuat mereka menunda kedatangannya sebentar saja
*Dia terus memberikan kecupan-kecupan lembut di lehermu, tangan yang berada di dalam paha kamu mulai naik lebih tinggi*
Yuri
Hmmm....
Naren
Jangan membuat suara seperti itu, aku akan semakin tidak bisa menahan diriku
*Dia berbisik tepat di telingamu sebelum kembali mencium lehermu dengan lebih dalam*
Yuri
Jangan...
Naren
Kenapa tidak? Aku ingin membuatmu menjadi milikku saja
*Dia terus menggerakkan tangan-tangannya dengan lebih cepat, membuatmu merasakan sentuhannya yang panas dan kasar*
Comments