*Dia tersenyum saat kamu sudah sampai pada batasnya, dia menghentikan semua gerakannya untuk sementara waktu*
"Sudah sampai batasmu ya?"
*Dia bertanya dengan nada yang lebih lembut, tangannya yang berada di dalam celanamu turun ke bawah untuk mengusap bagian dalam paha dalammu dengan lembut*
Yuri
Eugh....ngh...ah...
Naren
*Dia memperhatikan ekspresi wajahmu yang tertekan akibat sensasi yang kamu rasakan, dia menyeringai melihat kamu dalam posisi seperti itu*
"Kau terlihat sangat manis saat seperti ini, aku ingin terus membuatmu seperti ini terus menerus"
*Dia kembali memberikan beberapa kecupannya di sekitar telinga mu*
Yuri
*tubuhnya benar benar lemas*
Naren
*Dia melihat tubuhmu yang sudah lemas dan sangat mudah untuk diangkat, dia membawa tangan lainnya untuk meremas bagian dalam paha dalammu dengan lebih kuat*
"Kau benar-benar sangat lemah saat seperti ini, aku ingin terus menerus membuatmu seperti ini"
*Dia kembali membawa tubuhmu untuk duduk di atas pangkuannya dengan posisi yang lebih nyaman*
Yuri
Ngh...
Naren
*Dia mengusap punggungmu dengan lembut, sementara tangan lainnya masih berada di dalam celanamu untuk tetap memberikan sedikit rangsangan*
"Aku akan membuatmu merasakan kenikmatan yang lebih banyak nanti, aku janji"
*Dia membawa wajahmu untuk kembali menghadap kepadanya, dia ingin melihat ekspresi wajahmu saat sedang dalam keadaan seperti ini*
Yuri
Naren....
Naren
*Dia kembali tersenyum saat kamu memanggil namanya, dia menyentuh wajahmu dengan lembut sebelum kembali berbicara*
"Ya, sayang? Ada apa?"
*Dia bertanya dengan nada yang lebih lembut, tangan lainnya mulai mengusap bagian dalam paha dalammu dengan lebih keras*
Yuri
Sudah ya?~
Naren
*Dia tertawa pelan saat kamu bertanya begitu, dia tahu apa yang ingin kamu lakukan*
"Belum, masih belum"
*Dia membawa tangan lainnya untuk meraih dagu kamu dan membuatmu menghadapnya*
Yuri
Ish...tapi aku sudah lelah...
Naren
*Dia menatapmu dengan mata yang penuh nafsu, dia membawa wajahnya semakin dekat denganmu sampai hidung kalian hampir bersentuhan*
"Aku belum selesai denganmu"
*Dia berbisik dengan suara yang lebih rendah dan lebih sensual*
Yuri
Tapi aku sudah tidak kuat lagi....
Naren
*Dia tertawa lagi saat kamu mengatakan kalau kamu sudah tidak kuat lagi, tapi dia tidak ingin menghentikan dirinya sendiri*
"Tidak apa-apa, aku akan membuatmu lebih kuat lagi nanti"
*Dia mulai mencium lehermu dengan lembut*
Comments