BAB 7 MEREKRUT MURID, AWAL KEBANGKITAN

Langit di atas Sekte Kekaisaran Abadi tampak lebih megah dari sebelumnya. Setelah menaklukkan makhluk-makhluk kuno dan memperoleh kekuatan baru dari Paviliun Beast Tertinggi, Taixuan Dijing kembali ke puncak sekte, duduk di singgasananya yang terbuat dari batu giok hitam. Cahaya redup dari formasi perlindungan menyelimuti seluruh sekte, memberikan kesan bahwa tempat ini adalah benteng yang tak tergoyahkan.

Namun, ketenangan itu segera dipecahkan oleh suara familiar dalam pikirannya.

["Ding! Quest Baru Terbuka: ‘Rekrut Murid Pertama’"]

["Syarat: Temukan dan rekrut individu yang ditandai oleh sistem sebagai calon murid pertama."]

["Tuan akan mendapatkan hadiah yang sangat besar."]

Taixuan Dijing mengangkat alis. Sistem jarang sekali mengeluarkan quest yang berkaitan dengan merekrut seseorang, apalagi memberikan teknik rahasia sebagai hadiah.

"Menarik..." gumamnya dalam hati.

Tiba-tiba, cahaya emas muncul di depan matanya, membentuk gambar seseorang. Itu adalah seorang pemuda dengan pakaian compang-camping, tubuhnya penuh luka, tetapi matanya penuh dengan tekad yang membara. Energi di sekitarnya tampak liar, seperti pusaran kekacauan yang belum sepenuhnya terkendali.

["Target yang Ditandai: Qin Wushuang." "Status: Seorang jenius dengan potensi yang belum terbangkitkan sepenuhnya. Dalam hidupnya, dia telah mengalami pengkhianatan, kehilangan segalanya, dan kini berada di ambang kehancuran."]

["Lokasi: Kota Azure, di bawah kekuasaan Sekte Bintang Surgawi."]

Mata keemasan Taixuan Dijing menyipit. Sekte Bintang Surgawi. Itu adalah salah satu sekte besar di wilayah ini, terkenal karena aturan keras dan metode pelatihan mereka yang brutal. Jika seseorang seperti Qin Wushuang berada di sana, kemungkinan besar dia sedang dalam situasi yang sulit.

Namun, Taixuan Dijing tidak langsung bertindak.

"Sistem, kenapa kau memilih dia?" tanyanya dalam pikirannya.

["Potensi Qin Wushuang luar biasa, tetapi jalan yang ia lalui penuh dengan penderitaan. Jika dia tidak direkrut dalam waktu dekat, dia akan jatuh ke dalam jurang keputusasaan dan menjadi iblis yang akan mengancam dunia ini."]

Taixuan Dijing tersenyum tipis. Jadi ini bukan sekadar tentang merekrut seorang murid, tetapi juga mencegah bencana yang mungkin terjadi di masa depan.

Namun, dia tidak akan langsung bergegas ke Kota Azure. Baginya, kekuatan sejati tidak hanya ditemukan dalam bakat bawaan, tetapi juga dalam tekad seseorang untuk bertahan melawan dunia.

“Kita lihat sejauh mana batasnya sebelum aku memutuskan untuk turun tangan.”

 

Di Kota Azure, Qin Wushuang terengah-engah, tubuhnya berlumuran darah. Dia berlutut di tanah berbatu, napasnya berat. Seorang pria berusia dua puluhan dengan pakaian mewah berdiri di hadapannya, menatapnya dengan seringai mengejek.

"Jadi ini adalah Qin Wushuang yang dulu disebut jenius? Menyedihkan," kata pria itu, menendang dada Qin Wushuang dengan santai.

Qin Wushuang tersungkur ke tanah, tangannya gemetar saat mencoba bangkit.

Di sekitar mereka, puluhan murid Sekte Bintang Surgawi tertawa melihat pemandangan itu.

"Dia dulu sombong sekali. Lihat dia sekarang! Seperti anjing liar yang terluka."

"Memalukan. Seharusnya dia mati saja."

Qin Wushuang tidak mendengar mereka. Matanya menatap tanah, pikirannya berputar dalam keputusasaan. Dia dulu adalah murid kebanggaan sekte ini, tapi setelah difitnah dan dikhianati, dia dibuang ke posisi terendah. Semua orang yang dulu menghormatinya kini memperlakukannya seperti sampah.

"Kenapa... Aku masih hidup?"

Dia merasakan energi dalam tubuhnya bergetar liar, seolah ingin meledak. Tapi tanpa teknik yang tepat, dia tidak bisa mengendalikannya.

Di kejauhan, Taixuan Dijing yang mengamati dari dimensi lain menyaksikan semuanya dengan tenang. Dia tidak tergerak oleh penderitaan Qin Wushuang, tetapi ada ketertarikan dalam tatapannya.

"Menarik. Meskipun diperlakukan seperti ini, dia masih berusaha untuk bangkit."

["Tuan, apakah Anda akan turun tangan sekarang?"]

"Belum," jawab Taixuan Dijing. "Aku ingin melihat apakah dia pantas menerima bimbinganku."

Di lapangan latihan, Qin Wushuang akhirnya berhasil berdiri lagi, meskipun tubuhnya bergetar.

Pria kaya di depannya mengangkat alis, sedikit terkejut. "Masih mau mencoba?"

Qin Wushuang tidak menjawab. Dia menatap pria itu dengan mata membara.

Sejurus kemudian, dia bergerak.

Meskipun terluka, kecepatannya mengejutkan semua orang. Tinjunya menghantam wajah pria itu dengan kekuatan penuh, membuatnya terpental ke belakang.

Kerumunan terdiam.

"Apa?!"

Pria itu bangkit dengan wajah penuh kemarahan. "Sialan! Kau berani—!"

Namun sebelum dia bisa bergerak, Qin Wushuang telah menyerangnya lagi. Dengan tubuh yang penuh luka, dia mengabaikan rasa sakit dan meluncurkan serangan tanpa henti.

Dari dimensi lain, Taixuan Dijing tersenyum tipis.

"Bagus. Tapi masih belum cukup."

["Tuan, bagaimana jika dia kalah dan terbunuh?"]

"Jika dia lemah dan mati di sini, maka dia memang tidak layak."

 

Pertarungan berlanjut, dan meskipun Qin Wushuang memberikan perlawanan sengit, pada akhirnya, jumlah dan kondisi tubuhnya yang melemah membuatnya jatuh lagi. Darah mengalir dari sudut bibirnya saat pria kaya itu menatapnya dengan penuh kebencian.

"Cukup bermain-main. Waktunya kau mati."

Dia mengangkat tangannya, cahaya pedang muncul.

Di saat yang sama, di dimensi lain, Taixuan Dijing akhirnya bergerak.

Dalam sekejap, waktu berhenti.

Qin Wushuang, yang setengah sadar, tiba-tiba merasakan dunia di sekitarnya berubah. Sebuah suara bergema dalam pikirannya.

"Kau ingin bertahan hidup?"

Dengan napas berat, Qin Wushuang bergumam, "Ya..."

"Kau ingin membalas dendam?"

Mata Qin Wushuang bersinar dengan kemarahan dan tekad. "Ya!"

"Maka tunduklah padaku, dan aku akan memberimu kekuatan untuk menaklukkan dunia."

Dalam keadaan setengah sadar, Qin Wushuang melihat sosok misterius berdiri di hadapannya. Mata emas yang menembus jiwa, aura yang melampaui dunia fana.

Taixuan Dijing mengulurkan tangannya.

"Pilihan ada di tanganmu."

Dalam keheningan yang mendalam, Qin Wushuang mengulurkan tangannya, menyambut takdir yang akan mengubah hidupnya selamanya.

_________

Di tempat lain, di Kota Azure, Qin Wushuang tiba-tiba merasakan kesadarannya ditarik oleh sesuatu yang tak terlihat. Dunianya berputar, pandangannya berubah menjadi kabur, lalu dalam sekejap, dia kembali ke tubuhnya.

Matanya terbuka lebar. Napasnya tersengal.

Kepalanya terasa berat, seolah ribuan suara berdesakan di dalam pikirannya, mencoba menariknya ke berbagai arah. Tubuhnya terasa dingin, tetapi juga panas dalam waktu bersamaan. Keringat dingin membasahi dahinya.

Dia linglung.

Suaranya tercekat, dan pikirannya masih berusaha memahami apa yang terjadi. Beberapa detik yang lalu, dia masih berada di dunia yang berbeda, merasakan sesuatu yang agung dan mendominasi. Namun sekarang, dia hanya seorang pemuda compang-camping di tengah kerumunan orang yang memandangnya dengan keheranan.

“Apa yang terjadi padanya?” bisik seseorang di dekatnya.

“Dia terlihat... kosong? Seperti orang yang kehilangan jiwanya.”

“Dia sudah gila. Aku mendengarnya beberapa hari lalu, dia ditinggalkan oleh sektenya.”

Qin Wushuang bahkan tidak bisa merespons suara-suara itu. Semuanya terasa jauh, samar, dan tidak nyata. Seakan-akan dia masih berada di antara dua dunia, tersesat dalam kesadarannya sendiri.

Dunia di sekitarnya terasa terlalu terang, terlalu ramai, terlalu bising.

Tangannya bergetar. Kakinya lemas. Napasnya tersengal lagi.

Matanya menatap ke depan, tetapi dia tidak melihat apa pun.

Lalu, dalam benaknya, suara itu muncul lagi.

["Tenangkan dirimu. Kau belum kalah."]

Itu bukan suara yang asing. Itu bukan suara orang lain.

Itu adalah suaranya sendiri.

Saat dia sedang bergelut dengan pemikiran nya , Taixuan Dijing yang berada Di puncak tertinggi Sekte Kekaisaran Abadi.

Taixuan Dijing berdiri dengan tangan terlipat di belakang punggungnya. Angin berdesir pelan, membawa aroma keabadian dari formasi pelindung yang baru saja terbentuk.

Di hadapannya, makhluk-makhluk kuno yang telah tunduk berlutut dengan hormat. Lima tetua sekte berdiri di barisan terdepan, wajah mereka penuh ketegangan sekaligus antisipasi.

Taixuan Dijing melirik ke langit. "Waktunya bergerak," gumamnya.

Di belakangnya, kehampaan bergetar. Ruang terbelah, menciptakan pusaran energi yang memancarkan aura ilahi. Dari dalam kehampaan, sosok raksasa muncul—Void Dragon, Penguasa Ruang dan Waktu.

"Tuanku, apakah kita akhirnya bergerak?" suara dalam Void Dragon menggelegar seperti gema dari kekosongan tak terbatas.

Taixuan Dijing mengangguk pelan. "Saatnya menjemput murid pertama sekte ini."

Sistem dalam pikirannya berbunyi:

["Ding! Tugas ‘Rekrut Murid Pertama’ resmi dimulai."] ["Hadiah tambahan akan diberikan jika rekrutmen dilakukan dalam kondisi sempurna."]

Mendengar itu, Taixuan Dijing tersenyum tipis. "Sistem, apa maksudmu dengan kondisi sempurna?"

["Syarat: Murid harus dibawa dalam kondisi siap untuk kultivasi tertinggi tanpa hambatan eksternal."]

"Menarik," gumamnya.

Taixuan Dijing melangkah maju dan dengan sekali kilatan, dia sudah melayang di atas kepala Void Dragon. Tubuh naga itu berpendar dengan cahaya kehampaan, matanya yang seperti bintang berputar memancarkan kekuatan ruang dan waktu.

"Kemana kita pergi, Tuanku?" tanya Void Dragon.

"Kota Azure," jawab Taixuan Dijing, suaranya penuh ketegasan. "Tapi sebelum itu..."

Dia melambaikan tangannya, menciptakan gelombang energi yang menyapu seluruh sekte.

"Semua tetua, makhluk kuno, dengarkan perintahku!"

Suara Taixuan Dijing menggema di langit. Dalam sekejap, kelima tetua sekte segera berlutut, diikuti oleh makhluk-makhluk kuno yang sebelumnya ia taklukkan.

"Mulai hari ini, kalian akan melaksanakan tugas masing-masing dengan sepenuh hati," ucapnya dengan aura yang mendominasi. "Tetua Xuan, kau akan mengawasi perkembangan internal sekte. Tetua Bai, tingkatkan perlindungan formasi. Tetua lainnya, pastikan semua sumber daya sekte dikelola dengan sempurna."

Para tetua membungkuk dalam. "Kami mengerti, Master Sekte!"

Lalu, ia menatap makhluk-makhluk kuno. "Kalian semua adalah eksistensi puncak dunia ini. Kalian kini bagian dari Sekte Kekaisaran Abadi. Aku tak ingin ada yang bermalas-malasan. Mulai sekarang, kalian akan menjalankan misi ekspansi sekte!"

Naga Hitam Penjaga Waktu mengangguk dalam. "Kami akan mematuhi perintahmu."

Phoenix Hantu Merah Darah mengibaskan sayapnya yang terbakar api kehidupan. "Ke mana kami harus pergi?"

Taixuan Dijing menyipitkan matanya. "Serigala Bintang Tujuh, kau akan menyusup ke wilayah sekte besar dan mencari informasi. Kera Emas Nirwana, kau akan menjaga perbatasan sekte. Phoenix Hantu Merah Darah, awasi langit dan pastikan tak ada ancaman dari atas."

"Baik, Tuanku!" makhluk-makhluk itu menjawab serempak sebelum mereka menghilang dalam sekejap, melaksanakan tugas mereka.

Void Dragon mendongak ke langit, kehampaannya bergetar seiring dengan niat perjalanannya. "Sekarang, apakah kita berangkat?"

Taixuan Dijing tersenyum tipis. "Ya. Kita pergi sekarang."

Dalam sekejap, Void Dragon mengepakkan sayapnya. Ruang dan waktu terdistorsi. Langit terbelah, dan keduanya menghilang ke dalam kehampaan, menuju Kota Azure dengan kecepatan yang tak bisa dibayangkan oleh manusia biasa.

Misi telah dimulai.

NOTE: GAES KALO ADA SALAH PENULISAN TANDAIN YAA BIAR DIPERBAIKI NTARRR

Episodes
1 SEKTE KEKAISARAN ABADI
2 BAB 1 TAIXUAN DIJIING
3 BAB 2 SUMPAH LAMA HARUS DILAKSANAKAN
4 BAB 3 HUTAN ASAL USUL
5 BAB 4 SEKTE KEKAISARAN ABADI
6 BAB 5 MENUNDUKAN BINATANG KUNO
7 BAB 6 PENDAMPING MASTER
8 BAB 7 MEREKRUT MURID, AWAL KEBANGKITAN
9 BAB 8 MENJEMPUT MURID
10 BAB 9 UJIAN SELESAI, BAKAT YANG TERPENDAM
11 BAB 10 MATAHARI PENJAGA, KERA HUTAN KALAH
12 BAB 11 BAKAT TAK TERBATAS , DEWA LUNAR
13 BAB 12 BAI LINGXUE
14 BAB 13 LATIHAN TANDING, TEKANAN
15 BAB 14 RAPAT TETUA , KONFERENSI JENIUS BENUA TIMUR
16 BAB 15 ASOSIASI PEMBUNUH
17 BAB 16 PERSIAPAN SEKTE
18 BAB 17 KONFERENSI JENIUS BENUA TIMUR
19 BAB 18 PERSIAPAN MATANG
20 BAB 19 KEDATANGAN YANG SPEKTAKULER, DAN DIMULAI
21 BAB 20 100 BABAK PENYISIHAN, SISTEM TARUNG
22 BAB 21 KEMENANGAN TELAK
23 BAB 22 QIN WUSHUANG
24 BAB 23 KEMENANGAN TELAK
25 BAB 24 BABAK 50 BESAR
26 BAB 25 DIBURU SESEORANG
27 BAB 26 BABAK 4 BESAR
28 BAB 27 FINALL
29 BAB 28 KEMENANGAN MUTLAK
30 BAB 29 MISTERI MENDALAM, GELAR TERKUAT
31 BAB 30 PETA JENIUS ABADI
32 BAB 31 MURID LAMA
33 BAB 32 BAKAT JENIUS
34 BAB 33 FENG TIANZUN
35 BAB 34 LATIHAN
36 BAB 35 WARISAN LANGIT ABADI
37 BAB 36 DIBUKA
38 BAB 37 HAMPIR PECAH
39 BAB 38 WARISAN TERBUKA
40 BAB 39 UJIAN
41 BAB 40 KUAT
42 BAB 41 KEKAISARAN TIANLONG TURUN TANGAN
43 BAB 42 MENYERAH
44 BAB 43 RENCANA BUKA GUNUNG JENIUS
45 BAB 44 PERSIAPAN
46 BAB 45 MEMPERKETAT
47 BAB 46 PEMBUKAAN
48 BAB 47 GERBANG MISTIS ILUSI
49 BAB 48 TAHAP MASUK
50 BAB 49 KRISIS HIDUP DAN MATI
51 BAB 50 UJIAN AKHIR
52 BAB 51 PERTEMPURAN
53 BAB 52 DEKRIT KEKAISARAN
54 BAB 53 PERATURAN PERINGKAT
55 BAB 54 PERSIAPAN PERANG
56 BAB 55 MULAI PERANG
57 BAB 56 FENG DONG
Episodes

Updated 57 Episodes

1
SEKTE KEKAISARAN ABADI
2
BAB 1 TAIXUAN DIJIING
3
BAB 2 SUMPAH LAMA HARUS DILAKSANAKAN
4
BAB 3 HUTAN ASAL USUL
5
BAB 4 SEKTE KEKAISARAN ABADI
6
BAB 5 MENUNDUKAN BINATANG KUNO
7
BAB 6 PENDAMPING MASTER
8
BAB 7 MEREKRUT MURID, AWAL KEBANGKITAN
9
BAB 8 MENJEMPUT MURID
10
BAB 9 UJIAN SELESAI, BAKAT YANG TERPENDAM
11
BAB 10 MATAHARI PENJAGA, KERA HUTAN KALAH
12
BAB 11 BAKAT TAK TERBATAS , DEWA LUNAR
13
BAB 12 BAI LINGXUE
14
BAB 13 LATIHAN TANDING, TEKANAN
15
BAB 14 RAPAT TETUA , KONFERENSI JENIUS BENUA TIMUR
16
BAB 15 ASOSIASI PEMBUNUH
17
BAB 16 PERSIAPAN SEKTE
18
BAB 17 KONFERENSI JENIUS BENUA TIMUR
19
BAB 18 PERSIAPAN MATANG
20
BAB 19 KEDATANGAN YANG SPEKTAKULER, DAN DIMULAI
21
BAB 20 100 BABAK PENYISIHAN, SISTEM TARUNG
22
BAB 21 KEMENANGAN TELAK
23
BAB 22 QIN WUSHUANG
24
BAB 23 KEMENANGAN TELAK
25
BAB 24 BABAK 50 BESAR
26
BAB 25 DIBURU SESEORANG
27
BAB 26 BABAK 4 BESAR
28
BAB 27 FINALL
29
BAB 28 KEMENANGAN MUTLAK
30
BAB 29 MISTERI MENDALAM, GELAR TERKUAT
31
BAB 30 PETA JENIUS ABADI
32
BAB 31 MURID LAMA
33
BAB 32 BAKAT JENIUS
34
BAB 33 FENG TIANZUN
35
BAB 34 LATIHAN
36
BAB 35 WARISAN LANGIT ABADI
37
BAB 36 DIBUKA
38
BAB 37 HAMPIR PECAH
39
BAB 38 WARISAN TERBUKA
40
BAB 39 UJIAN
41
BAB 40 KUAT
42
BAB 41 KEKAISARAN TIANLONG TURUN TANGAN
43
BAB 42 MENYERAH
44
BAB 43 RENCANA BUKA GUNUNG JENIUS
45
BAB 44 PERSIAPAN
46
BAB 45 MEMPERKETAT
47
BAB 46 PEMBUKAAN
48
BAB 47 GERBANG MISTIS ILUSI
49
BAB 48 TAHAP MASUK
50
BAB 49 KRISIS HIDUP DAN MATI
51
BAB 50 UJIAN AKHIR
52
BAB 51 PERTEMPURAN
53
BAB 52 DEKRIT KEKAISARAN
54
BAB 53 PERATURAN PERINGKAT
55
BAB 54 PERSIAPAN PERANG
56
BAB 55 MULAI PERANG
57
BAB 56 FENG DONG

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!