BAB 2 SUMPAH LAMA HARUS DILAKSANAKAN

Langit masih bergetar hebat. Aura mengerikan yang terpancar dari tubuh Taixuan Dijing belum juga mereda, justru semakin menggila.

Energi liar berkumpul di sekelilingnya, membentuk pusaran kekuatan yang bahkan mengancam kehancuran dimensi dunia ini sendiri.

Mahluk-mahluk kuat di seluruh penjuru dunia masih bergetar ketakutan, bahkan ada yang langsung bersembunyi ke dalam dimensi tersembunyi, takut tersapu oleh kekuatan yang tak dapat mereka pahami ini.

Tapi tiba-tiba…

BEEP! BEEP! BEEP!

Suara mesin yang tak dikenal tiba-tiba menggema di dalam benak Taixuan Dijing. Suara yang begitu asing, begitu mekanis, dan sama sekali tidak cocok dengan dunia yang dipenuhi oleh esensi kultivasi ini.

—"PERINGATAN! PERINGATAN! ENERGI SUBJEK MELEBIHI BATAS YANG DIIZINKAN!"—

Dahi Taixuan Dijing langsung mengernyit.

—"Apa… suara ini?"—

Namun suara itu terus berlanjut, nadanya datar dan tak bernyawa seperti seorang eksekutor tanpa emosi.

—"SUBJEK DILARANG MELEBIHI AMBANG BATAS KEKUATAN YANG DITENTUKAN OLEH HUKUM GALAKSI. JIKA TIDAK BERHENTI SEKARANG, MAHLUK DARI RANAH DEWA AKAN TURUN UNTUK MELAKSANAKAN EKSEKUSI."—

Kata-kata itu membuat mata Taixuan Dijing menyala dengan kemarahan.

—"APA?! SIAPA KAU YANG BERANI MEMBERIKU PERINTAH?!"—

Suara mekanis itu tetap dingin, tanpa reaksi terhadap kemarahannya.

—"SUBJEK MASIH MAHLUK KECIL. BELUM COCOK UNTUK MELAMPAUI EKSISTENSI YANG LEBIH KUAT."—

Kemarahan Taixuan Dijing semakin membuncah. Matanya bersinar dengan kilatan petir, sementara aura di sekelilingnya semakin liar.

—"MAHLUK KECIL?! KAU BERANI MENYEBUTKU SEPERTI ITU?!"—

Tiba-tiba, dia mengayunkan tangannya ke udara, seketika ruang di sekelilingnya bergetar dan hampir hancur!

Namun saat itu juga, suara mekanis kembali berbicara, kali ini dengan nada yang sedikit berbeda—bukan lagi sekadar peringatan, melainkan sebuah penegasan yang lebih mendalam.

—"AKU ADALAH KEABADIAN SEKTE. AKU ADALAH PENJAGA DAN WARISAN DARI KEMULIAAN YANG HILANG. DAN AKU ADALAH JAWABAN ATAS TAKDIRMU."—

Tubuh Taixuan Dijing langsung membeku di tempatnya.

Mata tajamnya menyipit, mencoba memahami kehadiran yang berbicara kepadanya.

—"Keabadian Sekte…?"— suaranya pelan, penuh kecurigaan.

Suara mekanis itu kembali berbicara, kali ini lebih dalam, lebih serius, dan seolah memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar peringatan.

—"YA. KEABADIAN SEKTE. WARISAN TERBESAR DARI ERA YANG SUDAH LAMA PUNAH. AKU ADALAH INTI DARI KEBANGKITANMU. DAN AKU DI SINI UNTUK MEMBANTUMU… UNTUK MENGHANCURKAN TAKDIR YANG TELAH MENENTUKAN KEJATUHANMU SEBELUMNYA."—

Hening.

Angin yang tadinya bertiup kencang, tiba-tiba terdiam.

Energi yang tadinya mengamuk tanpa kendali, perlahan mulai menurun.

Mata Taixuan Dijing memancarkan kilatan cahaya yang lebih dalam, lebih tajam, seolah-olah pemahamannya tentang dirinya sendiri baru saja bergeser sepenuhnya.

—"Jadi… kau ingin membantuku berkembang?"— suaranya pelan, tapi penuh tekanan yang mampu membuat gunung runtuh.

—"BENAR."—

—"Dan… apa imbalannya?"—

—"TIDAK ADA. HANYA SATU KEWAJIBAN: MENJADI TUAN BARU DARI KEABADIAN SEKTE. MENGAMBIL ALIH TAKDIR YANG TELAH HILANG."—

Seketika, Taixuan Dijing tertawa kecil.

Bukan tawa kegirangan, bukan juga tawa meremehkan—melainkan tawa seorang raja yang baru saja menemukan tahtanya kembali.

Ia lalu menatap ke langit yang masih bergejolak.

Di sekelilingnya, dunia masih gemetar, makhluk-makhluk kuat masih diliputi rasa takut.

Namun kini, di dalam benaknya, suara itu masih berbicara… dan itulah awal dari sesuatu yang jauh lebih besar.

Langit masih bergetar, namun tekanan mengerikan yang tadi menyelimuti dunia perlahan mereda. Taixuan Dijing berdiri tegak di antara reruntuhan gunung yang telah hancur oleh kedatangan meteorit sebelumnya. Matanya yang tajam menyapu sekelilingnya, lalu ia menghela napas pelan sebelum berbicara dengan suara yang penuh semangat.

—"Sistem, katamu kau adalah Keabadian Sekte, penjaga dari warisan yang telah lama punah. Sekarang katakan padaku… dunia macam apa yang sedang kutinggali saat ini?"—

Sesaat, tidak ada jawaban. Namun kemudian, suara mekanis yang datar namun penuh wibawa itu kembali berbicara.

—"SUBJEK SAAT INI BERADA DI ALAM YANG SANGAT JAUH DI LUAR BATAS DUNIA ASALNYA. DUNIA INI ADALAH FRAGMEN KEBERADAAN YANG TERHUBUNG DENGAN HUKUM-HUKUM KUNO YANG TAK TERJELASKAN."—

Taixuan Dijing mengernyit. Dunia yang sangat jauh? Apakah ini berarti dia telah melintasi dimensi tanpa disadari? Namun sebelum ia sempat bertanya lebih jauh, di tempat lain, jauh di atas langit tertinggi yang tidak dapat dijangkau oleh eksistensi fana, sesuatu sedang terjadi.

Di alam suci yang melampaui pemahaman manusia, sebuah kerajaan putih seperti cahaya menjulang megah di antara bintang-bintang. Ini bukan sembarang kerajaan—ini adalah Istana Surga Dewa Pencipta, tempat di mana eksistensi tertinggi mengawasi seluruh galaksi dan alam yang ada.

Di dalam istana yang luas tanpa batas, Dewa Pencipta, satu-satunya entitas yang berhak atas gelar tersebut, duduk di atas tahtanya. Mata yang menyala seperti bintang menatap ke dalam pusaran cahaya yang menampilkan seluruh realitas. Ia tidak hanya melihat satu dunia, tetapi seluruh galaksi, seluruh dimensi yang bergetar dalam kehendaknya.

Namun, tiba-tiba, sesuatu menarik perhatiannya.

—"Apa ini…?"—

Mata Dewa Pencipta menyipit saat ia melihat fluktuasi energi yang sangat mencurigakan di salah satu alam yang jauh.

—"Fluktuasi ini… tidak seharusnya muncul di sana."—

Ia mencoba mengintip lebih dalam. Tangannya bergerak perlahan, memanipulasi energi primordial yang tak dapat dijangkau oleh entitas lain. Cahaya suci dari istananya merambat ke dalam pusaran realitas, mencoba menembus alam yang mencurigakan itu.

Namun, tiba-tiba, sesuatu terjadi.

BOOM!

Sebuah kekuatan yang sangat agung dan tak terbayangkan tiba-tiba memblokir pandangannya. Benturan energi yang tak kasat mata terjadi, namun dampaknya terasa di seluruh kerajaan surga.

—"Apa…?!"—

Untuk pertama kalinya dalam miliaran tahun, Istana Surga berguncang hebat! Pilar-pilar cahaya yang menopang keabadian bergetar, nyaris runtuh. Para pelayan surgawi berjatuhan ke tanah, wajah mereka pucat pasi. Mereka tidak dapat memahami apa yang baru saja terjadi.

Namun, yang paling mengejutkan adalah… Dewa Pencipta sendiri terkejut.

Setetes darah mengalir dari hidungnya.

Para makhluk surgawi yang menyaksikannya langsung membeku dalam ketakutan. Dewa Pencipta… berdarah? Ini tidak pernah terjadi sebelumnya!

—"Tuan Dewa…?"— salah satu pelayan surgawi berani bersuara, suaranya bergetar penuh ketakutan.

Namun, Dewa Pencipta tidak menjawab. Tangannya perlahan terangkat ke wajahnya, menyentuh darah yang mengalir di bawah hidungnya. Matanya membelalak.

—"Tidak mungkin…"— bisiknya pelan, nyaris tak terdengar.

Sesuatu yang berada di dunia itu… telah menolaknya. Menolak tatapan seorang Dewa Pencipta.

Dan ini hanya berarti satu hal—eksistensi yang bahkan dirinya pun tidak bisa kendalikan… telah bangkit.

—"PERHATIAN! DEWA PENCIPTA TELAH MENCOBA MENGINTIP LOKASI SUBJEK, NAMUN UPAYA TERSEBUT TELAH DIBLOKIR OLEH SISTEM."—

Taixuan Dijing yang masih merasakan sensasi kekuatan barunya tiba-tiba terdiam. Matanya menyipit tajam.

—"Apa yang kau katakan barusan…?"—

—"DEWA PENCIPTA TELAH MENCOBA MENELUSURI LOKASIMU. NAMUN, MEKANISME PERTAHANAN SISTEM TELAH MENOLAK INTERVENSINYA."—

Jantungnya seakan berdentum lebih keras. Dewa Pencipta. Nama itu…

Seketika, pikirannya terseret kembali ke miliaran tahun yang lalu. Sekte yang ia bangun dari nol, sekte yang mencapai puncak dunia, sekte yang ditakuti oleh para raja iblis dan kaisar langit… dihancurkan dalam satu genggaman tangan.

Suara itu, suara yang mengumumkan kehancuran segalanya, kembali terdengar jelas di benaknya.

—"Keberadaan sektemu adalah penghinaan bagi keseimbangan alam semesta. Sebuah sekte yang bahkan para Dewa pun takuti… harus dimusnahkan."—

Taixuan Dijing mengepalkan tangannya erat. Murid-muridnya… para tetua… tanah suci yang telah ia bangun… semua musnah hanya dalam sekejap.

Lalu suara lain, suara yang lebih dalam, lebih dingin, suara dari dirinya sendiri saat itu, menggelegar di dalam benaknya.

—"Suatu hari nanti… Aku akan kembali. Aku akan melampaui batas yang kau tetapkan, dan aku akan berdiri di atas segalanya. Jika para Dewa adalah batasnya, maka aku akan menjadi sesuatu yang bahkan para Dewa pun tak mampu menyentuh."—

Matanya memancarkan kilatan yang berbahaya. Sumpah lama yang telah terkubur bersama sektenya… kini kembali bangkit.

—"Dewa Pencipta… kau masih berada di singgasanamu, ya?"— suaranya pelan, namun penuh dengan tekanan yang mengguncangkan udara di sekitarnya.

—"SUBJEK MENUNJUKKAN PERTUMBUHAN EMOSI YANG TIDAK TERUKUR. APAKAH INGIN MENGAKTIFKAN PROTOKOL PENGEMBANGAN?"—

Taixuan Dijing mengangkat kepalanya perlahan, napasnya mulai tenang. Ini bukan lagi saat untuk sekadar marah. Ini saatnya untuk bertindak.

—"Ya… Mulai dari sekarang, sistem. Tunjukkan jalanku."—

SUMPAH LAMA HARUS DILAKSANAKAN

Episodes
1 SEKTE KEKAISARAN ABADI
2 BAB 1 TAIXUAN DIJIING
3 BAB 2 SUMPAH LAMA HARUS DILAKSANAKAN
4 BAB 3 HUTAN ASAL USUL
5 BAB 4 SEKTE KEKAISARAN ABADI
6 BAB 5 MENUNDUKAN BINATANG KUNO
7 BAB 6 PENDAMPING MASTER
8 BAB 7 MEREKRUT MURID, AWAL KEBANGKITAN
9 BAB 8 MENJEMPUT MURID
10 BAB 9 UJIAN SELESAI, BAKAT YANG TERPENDAM
11 BAB 10 MATAHARI PENJAGA, KERA HUTAN KALAH
12 BAB 11 BAKAT TAK TERBATAS , DEWA LUNAR
13 BAB 12 BAI LINGXUE
14 BAB 13 LATIHAN TANDING, TEKANAN
15 BAB 14 RAPAT TETUA , KONFERENSI JENIUS BENUA TIMUR
16 BAB 15 ASOSIASI PEMBUNUH
17 BAB 16 PERSIAPAN SEKTE
18 BAB 17 KONFERENSI JENIUS BENUA TIMUR
19 BAB 18 PERSIAPAN MATANG
20 BAB 19 KEDATANGAN YANG SPEKTAKULER, DAN DIMULAI
21 BAB 20 100 BABAK PENYISIHAN, SISTEM TARUNG
22 BAB 21 KEMENANGAN TELAK
23 BAB 22 QIN WUSHUANG
24 BAB 23 KEMENANGAN TELAK
25 BAB 24 BABAK 50 BESAR
26 BAB 25 DIBURU SESEORANG
27 BAB 26 BABAK 4 BESAR
28 BAB 27 FINALL
29 BAB 28 KEMENANGAN MUTLAK
30 BAB 29 MISTERI MENDALAM, GELAR TERKUAT
31 BAB 30 PETA JENIUS ABADI
32 BAB 31 MURID LAMA
33 BAB 32 BAKAT JENIUS
34 BAB 33 FENG TIANZUN
35 BAB 34 LATIHAN
36 BAB 35 WARISAN LANGIT ABADI
37 BAB 36 DIBUKA
38 BAB 37 HAMPIR PECAH
39 BAB 38 WARISAN TERBUKA
40 BAB 39 UJIAN
41 BAB 40 KUAT
42 BAB 41 KEKAISARAN TIANLONG TURUN TANGAN
43 BAB 42 MENYERAH
44 BAB 43 RENCANA BUKA GUNUNG JENIUS
45 BAB 44 PERSIAPAN
46 BAB 45 MEMPERKETAT
47 BAB 46 PEMBUKAAN
48 BAB 47 GERBANG MISTIS ILUSI
49 BAB 48 TAHAP MASUK
50 BAB 49 KRISIS HIDUP DAN MATI
51 BAB 50 UJIAN AKHIR
52 BAB 51 PERTEMPURAN
53 BAB 52 DEKRIT KEKAISARAN
54 BAB 53 PERATURAN PERINGKAT
55 BAB 54 PERSIAPAN PERANG
56 BAB 55 MULAI PERANG
57 BAB 56 FENG DONG
Episodes

Updated 57 Episodes

1
SEKTE KEKAISARAN ABADI
2
BAB 1 TAIXUAN DIJIING
3
BAB 2 SUMPAH LAMA HARUS DILAKSANAKAN
4
BAB 3 HUTAN ASAL USUL
5
BAB 4 SEKTE KEKAISARAN ABADI
6
BAB 5 MENUNDUKAN BINATANG KUNO
7
BAB 6 PENDAMPING MASTER
8
BAB 7 MEREKRUT MURID, AWAL KEBANGKITAN
9
BAB 8 MENJEMPUT MURID
10
BAB 9 UJIAN SELESAI, BAKAT YANG TERPENDAM
11
BAB 10 MATAHARI PENJAGA, KERA HUTAN KALAH
12
BAB 11 BAKAT TAK TERBATAS , DEWA LUNAR
13
BAB 12 BAI LINGXUE
14
BAB 13 LATIHAN TANDING, TEKANAN
15
BAB 14 RAPAT TETUA , KONFERENSI JENIUS BENUA TIMUR
16
BAB 15 ASOSIASI PEMBUNUH
17
BAB 16 PERSIAPAN SEKTE
18
BAB 17 KONFERENSI JENIUS BENUA TIMUR
19
BAB 18 PERSIAPAN MATANG
20
BAB 19 KEDATANGAN YANG SPEKTAKULER, DAN DIMULAI
21
BAB 20 100 BABAK PENYISIHAN, SISTEM TARUNG
22
BAB 21 KEMENANGAN TELAK
23
BAB 22 QIN WUSHUANG
24
BAB 23 KEMENANGAN TELAK
25
BAB 24 BABAK 50 BESAR
26
BAB 25 DIBURU SESEORANG
27
BAB 26 BABAK 4 BESAR
28
BAB 27 FINALL
29
BAB 28 KEMENANGAN MUTLAK
30
BAB 29 MISTERI MENDALAM, GELAR TERKUAT
31
BAB 30 PETA JENIUS ABADI
32
BAB 31 MURID LAMA
33
BAB 32 BAKAT JENIUS
34
BAB 33 FENG TIANZUN
35
BAB 34 LATIHAN
36
BAB 35 WARISAN LANGIT ABADI
37
BAB 36 DIBUKA
38
BAB 37 HAMPIR PECAH
39
BAB 38 WARISAN TERBUKA
40
BAB 39 UJIAN
41
BAB 40 KUAT
42
BAB 41 KEKAISARAN TIANLONG TURUN TANGAN
43
BAB 42 MENYERAH
44
BAB 43 RENCANA BUKA GUNUNG JENIUS
45
BAB 44 PERSIAPAN
46
BAB 45 MEMPERKETAT
47
BAB 46 PEMBUKAAN
48
BAB 47 GERBANG MISTIS ILUSI
49
BAB 48 TAHAP MASUK
50
BAB 49 KRISIS HIDUP DAN MATI
51
BAB 50 UJIAN AKHIR
52
BAB 51 PERTEMPURAN
53
BAB 52 DEKRIT KEKAISARAN
54
BAB 53 PERATURAN PERINGKAT
55
BAB 54 PERSIAPAN PERANG
56
BAB 55 MULAI PERANG
57
BAB 56 FENG DONG

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!