Adi menghentikan mobilnya disebuah lobby hotel di daerah Jakarta Timur. Di lobby hotel tersebut, Terlihat seorang wanita cantik yang sedang berdiri dengan kacamata hitam yang bertengger di hidungnya yang mancung. Wanita itu tersenyum manis saat melihat kehadiran Adi.
"Sudah lama menunggu..?"
Tanya Adi yang langsung memeluk lalu mencium kening wanita cantik itu.
"Hmmm lumayan lah, Sekitar sepuluh menit.."
Jawab wanita itu sambil tersenyum ceria memamerkan deretan gigi putihnya yang rapi dan bibir tipisnya yang dihiasi gincu berwarna peach.
"Hayo kita pergi, Takut nya ketinggalan pesawat.."
Bisik Adi dengan mesra.
Adi membukakan pintu mobilnya dan mempersilahkan wanita cantik itu untuk masuk.
Lalu ia membuka bagasi mobilnya dan membantu seorang petugas hotel yang sedang memasukan koper milik wanita cantik itu kedalam mobil Adi.
"Kamu udah sarapan..?"
Tanya Adi sambil membelai lembut pipi wanita itu.
"Belum"
Jawab wanita cantik itu tanpa menoleh kepada Adi.
"Kok cuek sih..? Aku buat kesalahan ya? Jangan marah dong, Kita kan mau liburan ke Bali. Walaupun cuma empat hari"
Adi sesekali melirik wanita cantik di sebelah nya sambil menyetir di jalan tol yang tampak lengang saat itu.
"Kamu izin kemana sama dia?"
Pertanyaan wanita itu membuat Adi menghela napas nya dengan berat.
"honey.., Kita sudah sepakat kan? Kalau saat kita berdua, Kita jangan membahas tentang istriku. Bahas yang indah-indah saja ya sayang.., Biar mood kamu baik"
Adi membelai mesra rambut wanita cantik yang sedang cemberut itu.
"Sudah jangan ngambek.., Nanti di Bandara kita makan ya. Penerbangan masih dua jam lagi, Masih sempat kok untuk sarapan".
Wanita itu hanya mengangguk lalu membuang pandangan nya ke sisi kiri jalan.
Luna Aprilia, Nama wanita cantik itu. Tubuhnya langsing bak seorang model. Dengan tinggi tubuh hampir 170 cm, Dengan kulitnya yang putih dan rambutnya yang lurus alami semakin mempercantik penampilannya.
Wajahnya yang seperti bidadari mampu membuat lelaki mana pun ingin memilikinya.
Tetapi entah mengapa, Luna jatuh cinta dengan sahabat dari kakak kandung nya, Angga.
flashback on
Lelaki yang ia cintai itu adalah Adi, Sahabat Angga saat masih SMA di Bandung. Pertemuan pertama mereka sudah sangat lama, Saat itu, Sepulang sekolah Adi ikut kerumah Angga untuk belajar gitar kepada Angga.
Luna yang saat itu masih SMP kelas 1, Hanya bisa mencuri-curi pandang kepada Adi. Tetapi Adi hanya menganggap Luna bocah kecil ingusan, Yang tidak menarik perhatiannya.
Cinta Luna pun bertepuk sebelah tangan. Tetapi nasib baik baginya, Saat beberapa bulan yang lalu Adi kembali berkunjung kerumahnya untuk bertemu dengan Angga.
Angga dan Adi janjian bertemu dirumah Angga. karena Angga terjebak macet, Adi sudah sampai terlebih dahulu sebelum Angga tiba dirumahnya.
Dengan senang hati, Luna membuat kopi dan menemani Adi ngobrol-ngobrol sambil menunggu Angga tiba dirumah.
"Kak Adi?"
Sapa gadis cantik yang berdiri di ambang pintu rumah Angga.
"ya, sa.. saya Adi.., Angga nya ada?"
Adi grogi saat memandang wajah cantik gadis di depannya.
"Kak Angga belum pulang, Masuk dulu yuk"
Gadis cantik itu menarik tangan Adi untuk masuk kedalam rumah. Adi semakin grogi, Ia mengikuti gadis itu untuk masuk kedalam rumah.
"Siapa gadis cantik ini..? Apakah dia saudaranya Angga..? Atau jangan-jangan..., Dia Luna..! Ya dia Luna..!"
Gumam Adi, Berusaha mengingat-ingat gadis cantik yang sedang menggandeng tangannya.
"Silahkan duduk.., Aku bikinin kopi dulu ya kak.."
Luna melepaskan tangannya dari tangan Adi, Lalu ia tersenyum manis kepada Adi. Yang membuat lelaki itu semakin grogi.
"I...Iya"
Adi mengangguk dengan ragu.
Setelah beberapa menit berlalu, Luna muncul dari arah dapur dengan membawa segelas kopi panas dan beberapa macam kue kering yang akan ia suguhkan untuk Adi.
"Silahkan diminum kak Adi"
Luna kembali tersenyum ramah kepada Adi.
"Kamu Luna..? Adiknya Angga...? Yang dulu anak kecil..?"
Adi mencoba membunuh perasaan penasarannya dengan memberondong pertanyaan-pertanyaan itu kepada Luna.
"Ternyata kak Adi ingat aku ya.."
Gadis itu tersipu malu lalu menatap Adi dengan tatapan manja.
Adi hanya tersenyum kikuk.
"Kamu kuliah..? Atau kerja..?"
Adi kembali bertanya dengan penasaran.
"Aku baru aja wisuda kak.., Rencana mau cari kerja di Jakarta"
Adi semakin terpesona mendengar suara lembut gadis di depannya itu.
"Oh ya.., Di perusahaan tempat kak Adi bekerja ada lowongan gak untuk ku..? Kasih info dong kalo ada.., catat ya nomor ponsel ku..."
Adi buru-buru mengeluarkan ponselnya saat Luna menyebutkan nomor ponselnya. Lalu Adi mencatat nomor ponsel Luna dan menyimpan nya di memori ponselnya.
"Ok.., Nanti kalo ada info aku hubungi ya.."
Adi berjanji kepada Luna, Di sambut senyum manis Luna untuk Adi.
Beberapa menit kemudian, Angga tiba di rumahnya. Pembicaraan Adi dan Luna hanya sampai disitu saja.
Tetapi, Sejak Adi kembali ke Jakarta, Luna dan Adi menjadi sering berkomunikasi. Saling memberi perhatian melalui WhatsApp. Hingga akhirnya Adi tak kuasa membendung rasa penasarannya, Dan meminta Luna untuk main ke Jakarta.
Saat pertama kali Luna main ke Jakarta, Luna stay di hotel yang sengaja Adi booking untuk Luna.
Suatu ketika saat mereka sedang jalan-jalan keliling Jakarta, sepulang Adi bekerja. Mereka terhanyut dalam suasana romantis saat tidak sengaja kepala Luna terbentur kepala Adi saat sama-sama hendak mengambil benda yang terjatuh di dalam mobil. Hingga akhirnya Adi mencium bibir Luna.
Luna merasa kali ini, Cinta pertama nya bersambut. Dan ia bertekad untuk tidak akan melepaskan pria dambaannya itu.
Luna benar-benar sedang dimabuk asmara. Hingga Luna rela untuk melepaskan keperawanannya untuk Adi.
"bagaimana ini kak..? aku sudah tidak perawan lagi.."
Luna menangis di atas ranjang hotel yang Adi sewa selama beberapa hari untuk Luna tempati selama Luna di Jakarta.
"Luna, maafkan aku.."
Adi memeluk tubuh Luna yang hanya terbalut selimut.
"Bagaimana kalau aku hamil kak..?"
Ucap Luna sambil terus menangis.
"Luna, Kamu tau kan kalau aku sudah punya istri..?"
Adi tampak panik saat mendengar pertanyaan dari Luna.
"Aku tau kak..! Tapi bagaimana dengan aku..!"
Dada Adi mulai terasa sesak saat Luna sudah mulai meninggikan nada suara nya.
"Kita jalani aja dulu ya.., Tetapi aku berjanji, Bila terjadi sesuatu aku akan tanggung jawab"
Adi hanya berusaha menenangkan Luna. Tanpa memikirkan apa yang akan terjadi di kemudian hari.
Sejak saat itu hubungan mereka semakin intens. Adi seperti kecanduan dengan tubuh Luna dan semua tentang Luna. Begitu juga sebaliknya, Luna seperti tak ingin lepas dari Adi.
flashback off
"Honey.., Hayo cepat habiskan makanannya ya.., Sebentar lagi kita naik pesawat loh.."
Adi menyentuh punggung tangan Luna dengan lembut.
"Suapin..."
Luna menatap Adi dengan tatapan memohon.
"Baiklah princess nya aku"
Adi menggeser kursinya lalu mulai menyuapi Luna dengan perlahan.
*
Pesawat mereka mendarat dengan mulus di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Layak nya sepasang pengantin baru, Adi dan Luna melangkah keluar dari dalam terminal dan langsung menemui driver yang di tugaskan untuk menjemput mereka dari pihak resort yang sudah Adi booking sebelumnya.
"Bapak Adi, Jakarta..?"
Tanya driver tersebut. Adi hanya mengangguk lalu mengikuti langkah Driver tersebut menuju mobil yang sudah ia siapkan. Lalu mereka langsung meninggalkan bandara menuju resort.
Sepanjang jalan menuju resort, Adi terus menggenggam tangan lembut milik Luna. Sedangkan Luna, Terus bersandar di bahu Adi disepanjang perjalanan menuju Resort.
Selama mereka berdua di Bali, Mereka menghabiskan waktu dengan bersenang-senang, Berbagai tempat wisata mereka jelajahi atau hanya diam di kamar untuk bermesraan. Hingga masuk hari keempat, Hari terakhir mereka di Bali.
Pagi itu diatas ranjang, Luna menatap Adi yang sedang tertidur di sampingnya. Terlihat guratan lelah di wajah lelaki yang ia cintai itu.
dengan lembut Luna membelai rambut Adi.
"Izinkan aku semalam lagi bersamamu"
Bisik nya lirih, Air mata mulai mengalir disudut matanya yang indah. Hari ini, Luna harus kembali ke Bandung, Sedangkan Adi harus kembali lagi ke Jakarta. Tentunya kembali ke pelukan Istri sah nya, Ayu.
........
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 43 Episodes
Comments
mom's ana
pelakor ....benci bgt da akumah...tp ntah knapa suka bgt baca novel selingkuh2an ...🤣🤣🤣🤣🤣
2021-12-14
1
YK
laki2 kurang ajar.
2021-09-19
1
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
gw pling demen baca novel kaya gini ...menguji adrenaline ...emosi jiwa ..asam lambung ..tipes....saat kau bermain api tunggulah percikan ya.....saat kau menyesal itu sudah tiada gunnya.......siap siap nih mulut gw dah gatel .......yg satu mata keranjang..yg satu kegateln....kunikmati alur mu thorrr
2021-08-22
3