Part 18. My Life and It's Goodness

Beberapa hari telah berlalu, Noah sering mencari pekerjaan yang memiliki gaji yang cukup untuk membayar hutang hutangnya, walau sedikit.
Namun dia bingung pekerjaan seperti apa yang harus dia cari. Baru kali ini dia menyerah dalam hidupnya, terasa hidupnya sangat berantakan.
di kantin kampus.
NovelToon
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
kau terlihat lesu noah
Noah Laurent
Noah Laurent
Hum?
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
ada apa?
Noah Laurent
Noah Laurent
ngga ada apapun kok
Noah Laurent
Noah Laurent
oh yah
Noah Laurent
Noah Laurent
apa Anthony masih belum pulang?
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
tau tuh
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
dia ngga ngasih kabar juga ke aku
Noah Laurent
Noah Laurent
ohh
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
kenapa?
Noah Laurent
Noah Laurent
ngga papa
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
noah
Noah Laurent
Noah Laurent
yah?
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
soal uang
Noah Laurent
Noah Laurent
/menatap Eleanor/
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
apa kau tidak berniat menjual rumah mu saja?
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
maksud ku..., kau bisa menjual rumah mu, yah mungkin itu tidak seberapa
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
Tapi pasti bisa menutupi setidaknya sedikitnya hutang mu kan?
Noah Laurent
Noah Laurent
entahlah, aku juga terbesit untuk menjualnya
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
kenapa tidak?
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
kau bisa membeli rumah yang lebih murah, dan selebihnya membayar hutang mu
Noah Laurent
Noah Laurent
aku akan memikirkannya
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
ah, yah, pikirkanlah
Noah pergi dari sana tanpa pamit pada eleanor.
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
Hum... kau terlihat sangat kasihan
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
tapi aku tidak bisa membantu mu
Eleanor Chiko
Eleanor Chiko
maaf /ucapnya sambil menatap kepergian noah dari pandangannya/
.
Di Sebuah taman yang indah, walau sedikit mendung karena siang ini memang baru saja turun hujan. Noah terduduk di kursi taman itu sambil menikmati angin yang berhembus membelai wajahnya.
Tentu, dia baru saja pulang dari kuliah nya.
NovelToon
Noah Laurent
Noah Laurent
haah
Helaan napas berat noah benar-benar terdengar jelas disana. Dia terus memandangi laut yang luasnya begitu tak berujung.
Noah Laurent
Noah Laurent
Kenapa kehidupan ku tiba-tiba saja berubah seperti ini?
Noah Laurent
Noah Laurent
apa ujian ku begitu sangat berat?
Noah Laurent
Noah Laurent
tidak cukup kah kau mengambil kedua orang tua ku?
Noah Laurent
Noah Laurent
hey tuhan
Noah Laurent
Noah Laurent
apa kau senang mempermainkan ku?
Noah Laurent
Noah Laurent
tidak bisa kah kau memberi ku kebahagiaan sekarang?
Noah Laurent
Noah Laurent
mengapa sangat sulit untuk mendapatkan pekerjaan?
Noah Laurent
Noah Laurent
hutang yang aku miliki akan semakin besar jika aku tidak bisa menbayarnya
Noah Laurent
Noah Laurent
VVIP, kau gila? /tertawa kecil/
Noah Laurent
Noah Laurent
dalam satu hari kau bisa menghabiskan berapa uang hah?
Noah Laurent
Noah Laurent
Haih... aku tidak bisa melakukan ini
Noah terdiam dalam pikirannya. Dia mulai menduga duga, mencoba menebak hal yang tak pasti. Orang orang yang lalu lalang hanya menatapnya dan pergi begitu saja.
Ketika itu suara cekikikan seorang gadis yang sedang mengobrol terdengar di telinga noah.
Tak dikenal
Tak dikenal
hihihi kau benar
Tak dikenal
Tak dikenal
pria tadi sangat tampan yah
Tak dikenal
Tak dikenal
Angghh, apa dia sudah punya pacar?
Tak dikenal
Tak dikenal
hey, kau lihat saja tadi
Tak dikenal
Tak dikenal
aku rasa dia memiliki pacar
Tak dikenal
Tak dikenal
sayang sekali yah
Tak dikenal
Tak dikenal
he eum
Noah menatap kedua gadis itu yang kini sudah menjauh darinya.
Noah Laurent
Noah Laurent
hah, mereka terlihat bahagia
Noah Laurent
Noah Laurent
enaknya.. jika masih remaja puber seperti mereka
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
kau ingin kembali muda?
mendengar suara seseorang yang dia kenal, noah menengok siapa orang yang berbicara barusan.
Ketika dia mendapati mattheo kini sedang berdiri di sampingnya, dia hanya terdiam karena keterkejutannya.
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
geser sedikit /duduk di samping kanan noah/
Noah Laurent
Noah Laurent
kau, sedang apa disini?
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
hanya jalan jalan
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
aku bosan di rumah
Noah Laurent
Noah Laurent
o-ohh
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
kau sendiri?
Noah Laurent
Noah Laurent
ha-hanya merenung saja
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
jangan berpikir untuk bunuh diri
Noah Laurent
Noah Laurent
aku tidak sebodoh itu
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
benar
Hening, untuk sementara waktu...
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
kau sudah makan siang?
Noah Laurent
Noah Laurent
belum
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
kalau begitu mari kita makan?
Noah Laurent
Noah Laurent
tidak, terimakasih
Noah Laurent
Noah Laurent
hari ini aku tidak berselera
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
hah
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
kau mau makan apa?
Noah Laurent
Noah Laurent
tidak aku tid...
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
baiklah, kau tunggu disini
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
aku akan kembali sebentar lagi
Noah Laurent
Noah Laurent
yah
Mattheo pergi dari sana, lalu memesan beberapa makanan cepat saji di restoran terdekat.
Sedangkan noah, dia kembali merenungkan yang masih menjadi beban di pikirannya.
Noah Laurent
Noah Laurent
"haruskah aku menjual tubuh ku padanya?" /batinnya/
Noah Laurent
Noah Laurent
"tapi, aku..." /bimbang/
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
Nih, jangan bengong mulu
Noah mengambil satu cup besar soda di tangan kiri mattheo.
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
makanlah burger itu
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
aku bingung kau mau makan apa di taman seperti ini
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
jadi lebih baik yang seperti ini saja.
Noah Laurent
Noah Laurent
padahal aku bilang tidak makan
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
makan
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
daripada nanti sakit perut
Noah Laurent
Noah Laurent
makasih /memakan sedikit demi sedikit burger itu/
Mereka hanya diam sambil memakan makanan di tangan mereka masing-masing. Mattheo hanya menatap laut dengan satu tangan kirinya berada di belakang punggung noah, tepatnya di atas sandaran kursi taman itu.
Terlihat nyaman dia berada disana.
Sesekali noah melihat mattheo yang masih fokus menatap laut di depannya.
Noah Laurent
Noah Laurent
"apa dia tidak akan pergi?" /batinnya/
Noah Laurent
Noah Laurent
"cepatlah pergi, aku ingin sendirian" /batinnya berharap/
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
aku tidak akan pergi
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
jika aku pergi, kau pasti akan melakukan sesuatu
Noah Laurent
Noah Laurent
"haah, dia tau yah" /batinnya/
Noah Laurent
Noah Laurent
aku tidak menyuruh mu pergi
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
itu bagus
Mattheo menggeser tubuh noah untuk duduk lebih ujung lagi.
Noah Laurent
Noah Laurent
kau mau apa?
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
tiduran /merebahkan tubuhnya di kursi itu, dengan paha noah sebagai bantalan kepalanya/
Noah Laurent
Noah Laurent
hey banyak yang liat
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
biarin
Noah Laurent
Noah Laurent
haih
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
kau tidak menghabiskan burger itu?
Noah Laurent
Noah Laurent
aku kenyang
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
berikan padaku
Noah Laurent
Noah Laurent
kau masih laper?
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
yah
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
ini sayang jika di buang
Noah Laurent
Noah Laurent
hey bangunlah
Noah Laurent
Noah Laurent
kaki ku lelah
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
haah
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
kau ini
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
pulang yuk
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
gak baik disini terus
Mattheo Lorenzo
Mattheo Lorenzo
angin nya makin dingin
Noah Laurent
Noah Laurent
aku...
Belum berbicara apa apa, dia sudah di tarik mattheo untuk pergi dari sana.
Terpopuler

Comments

Jeki Xetza

Jeki Xetza

ga enak makasih, 🥰🥰🥰
tekanan +++++++ ges 🥰🥰🥰

2025-02-15

2

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!