Episode Penemuan Bukti

Setelah sampai dikantor polisi Diki dan Hasna mendapatkan laporan bahwa ada seseorang telah mencuri berkas kepemilikan villa dan beberapa dokumen ,membuat Hasna marah padahal berkas dan dokumen sudah ia simpan rapat ditempat tersembunyi kenapa bisa dicuri pikir Hasna .

"Boleh saya tahu siapa pencurinya dan bagaimana ciri-cirinya ?" tanya Hasna kepada polisi . "Maaf nyonya , kami menemukan berkas dan dokumen berada didekat mobil yang terbakar diarea villa dan orang yang mencuri meninggal dalam mobil tersebut ,sementara tim forensik sedang melakukan otopsi dirumah sakit terdekat ," jawab Polisi .

Hasna mencurigai seseorang kemudian ia mengambil handphonenya dari dalam tas dan mencari foto seseorang digaleri ."Pak apakah dia pencurinya ?"tanya Hasna menunjukkan foto seorang perempuan . "Sebentar saya terima telepon dulu ," ucap Polisi sebelum menjawab pertanyaan mendapat telepon dari tim forensik .

"Bagaimana ?" tanya polisi ."Hasilnya akan kami kirim besok pak karena kami masih melakukan pemeriksaan yang lainnya ,"jawab tim forensik ."Baik kami tunggu kabar selanjutnya ," sahut polisi ,mematikan sambungan teleponnya .

Hasna tidak sabar menunggu hasil forensik ,Diki memaklumi namun ia juga tidak tinggal diam . Diki sudah mengerahkan anak buahnya untuk mencari dalang dari pencurian ini ,tiba-tiba handphonenya berdering ia keluar dari ruangan untuk menerima panggilan teleponnya .

"Bagaimana hasilnya ?" tanya Diki kepada anak buahnya ." Kami menemukan otak dari pencurian divila bos ,"jawab salah satu anak buah Diki ."Siapa dia ?"tanya Diki . "Orang itu adalah tuan Arnold ," jawab Anak buahnya .Diki terkejut mendengar kabar tersebut mengepalkan jemari tangannya .

"Apakah ia sudah keluar dari penjara ?" tanya Diki geram ."Sepertinya ada orang suruhan ,karena tuan masih dipenjara bukankah tuan Arnold dipenjara seumur hidup ya bos ,"ucap Anak buahnya . Diki mengingat memang benar Arnold dihukum seumur hidup tapi orang suruhannya seperti apa batin Diki .

"Saya akan kirimkan foto orang suruhan tuan Arnold lewat pesan ," ucap Anak buahnya kemudian mereka memutuskan panggilan telepon .Diki menerima pesan lalu membukanya , ia terkejut ketika melihat foto yang dikirimkan oleh anak buahnya .Ternyata dia orangnya masih berani dia menunjukkan diri dikota aku takut sama dia ,hufh "gumam Diki kemudian masuk ke dalam kantor polisi masih ada Hasna dengan muka marah .

" Sudah apa belum sayang ?"tanya Diki kepada Hasna sambil memijat bahunya .Hasna tersenyum senang merasakan tubuhnya dipijat suaminya ."Sebentar lagi kok ,"jawab Hasna dengan tenang . "Kenapa sih kok senyum-senyum sendiri pak polisi saja diam tidak melihatmu ," tanya Diki melihat ekspresi wajah Istrinya ."Aku melihat kamu serius terus dari tadi ,ada apa "jawab Hasna lalu bertanya pada suaminya .

Diki menghembuskan napas dan melihat mata Hasna yang terasa teduh ." Nanti aku ceritakan dirumah ," jawab Diki memegang tangan Hasna dan menggenggam erat . Hasna merasakan ada sesuatu yang disembunyikan Diki namun ia tahu tempat karena saat ini mereka sedang dikantor polisi .

"Begini nyonya , hasil pemeriksaan dari tim forensik akan diberitahu besok , harap anda menunggu sampai besok dan harap anda bersabar karena semua melalui proses dan prosedur ," ucap polisi tersebut ."Baiklah kalau begitu besok anda bisa menghubungi kami secepatnya tapi bolehkah berkasnya saya bawa pulang ?"tanya Hasna . "Boleh nyonya silahkan ," jawab polisi menyerahkan berkas dan dokumen milik Hasna ,kemudian Hasna dan Diki pulang .

Tiba dirumah mereka dikejutkan pemandangan diruang tamu.

Episodes
1 Episode Perubahan Sikap
2 Episode Joging Pagi
3 Episode Pergi Ke Rumah Nenek
4 Episode Latihan
5 Episode Bertemu Mantan
6 Episode Akhir Sebuah Hubungan
7 Episode Mengumpulkan Tugas
8 Episode Uring-uringan
9 Episode Peringatan Pertama
10 Episode Kedatangan Nenek
11 Episode Perlombaan Antar Sekolah
12 Episode Penerimaan Hadiah
13 Episode Memberi Kejutan
14 Episode Berlibur Divila
15 Episode Musuh Dalam Selimut
16 Episode Kecelakaan Divila
17 Episode Sesuatu Yang Hilang
18 Episode Penemuan Bukti
19 Episode Upaya Pencarian
20 Episode Bangun Dari Pingsan
21 Episode Titik Terang
22 Episode Tanpamu Hidupku Sepi
23 Episode Salah Mencari Lawan
24 Episode Masa Lalu
25 Episode Kegiatan Dihari Minggu
26 Episode Masa Pemulihan
27 Episode Kedatangan Tamu
28 Episode Perasaan Tak Biasa
29 Episode Bertemu Dalam Keadaan Sakit
30 Episode Posesif
31 Episode Kembali Ke sekolah
32 Episode Rencana Jahil
33 Episode Penguntit
34 Episode Perdebatan Kecil
35 Episode Datang Menjenguk
36 Episode Sebuah Ancaman
37 Episode Antara Kesal Dan Perhatian
38 Episode Maaf
39 Episode Berkunjung Ke Rumah Ibu
40 Episode Perdebatan Di Kantin Sekolah
41 Episode Di Hadang Para Preman
42 Episode Isi Chat
43 Episode Acara Perpisahan
44 Episode Cerita Teman
45 Episode Panjat Tebing
46 Episode Kelas Dua Belas
47 Episode Melepas Rindu
48 Episode Mencari Alasan
49 Episode Detektif
50 Episode Rencana Berikutnya
51 Episode Satu Lawan Satu
52 Episode Penyesalann Yang Sulit Dimaafkan
53 Episode Ganti Rugi
54 Episode Calon Suami
55 Episode Tanpa Baca Basi
56 Episode Rencana Dadakan
57 Episode Cemburu Sesaat
58 Episode Melamar dan Di lamar
59 Episode Pingsan
60 Episode Acara Sakral
61 Episode Adegan Di Acara Resepsi
62 Episode Di Balik Pesta Pernikahan
63 Episode Waktu Libur Keluarga
64 Episode Di Ruang Penyekapan .
65 Episode Pilihan Terakhir
66 Episode Semua Ada Waktunya
67 Episode Suasana Di Rumah Nenek
68 Episode Keputusan Hasna
69 Episode Antara Cemburu Dan Kesal
Episodes

Updated 69 Episodes

1
Episode Perubahan Sikap
2
Episode Joging Pagi
3
Episode Pergi Ke Rumah Nenek
4
Episode Latihan
5
Episode Bertemu Mantan
6
Episode Akhir Sebuah Hubungan
7
Episode Mengumpulkan Tugas
8
Episode Uring-uringan
9
Episode Peringatan Pertama
10
Episode Kedatangan Nenek
11
Episode Perlombaan Antar Sekolah
12
Episode Penerimaan Hadiah
13
Episode Memberi Kejutan
14
Episode Berlibur Divila
15
Episode Musuh Dalam Selimut
16
Episode Kecelakaan Divila
17
Episode Sesuatu Yang Hilang
18
Episode Penemuan Bukti
19
Episode Upaya Pencarian
20
Episode Bangun Dari Pingsan
21
Episode Titik Terang
22
Episode Tanpamu Hidupku Sepi
23
Episode Salah Mencari Lawan
24
Episode Masa Lalu
25
Episode Kegiatan Dihari Minggu
26
Episode Masa Pemulihan
27
Episode Kedatangan Tamu
28
Episode Perasaan Tak Biasa
29
Episode Bertemu Dalam Keadaan Sakit
30
Episode Posesif
31
Episode Kembali Ke sekolah
32
Episode Rencana Jahil
33
Episode Penguntit
34
Episode Perdebatan Kecil
35
Episode Datang Menjenguk
36
Episode Sebuah Ancaman
37
Episode Antara Kesal Dan Perhatian
38
Episode Maaf
39
Episode Berkunjung Ke Rumah Ibu
40
Episode Perdebatan Di Kantin Sekolah
41
Episode Di Hadang Para Preman
42
Episode Isi Chat
43
Episode Acara Perpisahan
44
Episode Cerita Teman
45
Episode Panjat Tebing
46
Episode Kelas Dua Belas
47
Episode Melepas Rindu
48
Episode Mencari Alasan
49
Episode Detektif
50
Episode Rencana Berikutnya
51
Episode Satu Lawan Satu
52
Episode Penyesalann Yang Sulit Dimaafkan
53
Episode Ganti Rugi
54
Episode Calon Suami
55
Episode Tanpa Baca Basi
56
Episode Rencana Dadakan
57
Episode Cemburu Sesaat
58
Episode Melamar dan Di lamar
59
Episode Pingsan
60
Episode Acara Sakral
61
Episode Adegan Di Acara Resepsi
62
Episode Di Balik Pesta Pernikahan
63
Episode Waktu Libur Keluarga
64
Episode Di Ruang Penyekapan .
65
Episode Pilihan Terakhir
66
Episode Semua Ada Waktunya
67
Episode Suasana Di Rumah Nenek
68
Episode Keputusan Hasna
69
Episode Antara Cemburu Dan Kesal

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!