Episode Latihan

 Setelah bermain dengan kakek Diki dan Selesai mengambil sayuran Hasna mengajak kedua cucunya ke tempat latihan ,mereka menggunakan mobil milik Hasna yang dikemudikan Hasna sendiri .

Sudah tidak heran bagi Dion ataupun Dian Karena sudah tahu kelebihan nenek Hasna punya , mereka sangat bangga punya nenek yang begitu menyayangi mereka dengan tulus dan ikhlas .

Sesampai ditempat latihan mereka memulai dengan pemanasan terlebih dahulu ,kali ini mereka latihan memanah lebih dulu , ditempat latihan sudah tersedia berbagai macam jenis alat beladiri sampai alat penembak ,semua tersimpan dengan begitu rapih ,ada ruang khusus penyimpanan milik Hasna yang tidak semua orang tahu .

"Kak Dion pakai ini ," ucap Dian memberikan panah kepada Dion . " Kenapa pakai yang ini apakah nenek mengijinkan ?"tanya Dion melihat panah yang diambil Dian bukan yang dibuat untuk berlatih ."Aku tadi sudah minta ijin sama nenek dan diijinin ,"jawab Dian memasang panah beserta busurnya ketubuhnya .

Mereka memulai dengan serius sementara Hasna sedang menyusun sebuah matras untuk latihan lainnya , Hasna melihat kedua cucunya semangat berlatih ada rasa bersalah dalam dirinya ."Tidak seharusnya aku ikut campur masalah anak-anakku ,tapi cucuku yang menginginkannya dengan alasan melindungi diri sendiri," gumam Hasna

"Makan dulu ini nenek buatkan makanan segar untuk kalian , ayo kemarilah ," ucap Hasna meletakkan makanan dan minumannya dimeja ."Waah ini sih jangan ditanya pasti kita suka banget nek ,"ucap Dian antusias melihat makanan sungguh mengundang nafsu dilidah ."Segar sekali nek ,nenek memang terbaik ," sahut Dion mengambil makanan pakai tangan langsung .

Dion dan Dian berhenti latihan duduk istirahat dan memakan makanan yang dibuat Hasna. "Apa kalian mau melanjutkan makanannya atau mau pulang ?" tanya Hasna . "Pulang nek capek padahal cuma memanah dan beladiri doang ," ucap Dian membuat Dion melongo.

"Apa kamu bilang ,,, cuma ,Dian kita itu latihan untuk menjadi manusia tangguh dan pemberani bukan main - main ," ucap Dion geleng-geleng kepala .Dian menatap tajam Dion ."Aku tahu itu kan cuma omong doang kenapa kakak menganggap serius sekali ,"sewot Dian melangkah pergi menuju mobil dan duduk santai .

"Lihat tuh nek ngomong gitu aja sewotnya kebangetan ,emang dia tidak pernah serius latihan kan ,nek," ucap Dion kepada Hasna . "Kamu tahu sendiri kalau Dian diajak ngobrol tidak usah serius dia akan membalas lawan bicara sesuai keinginannya bukan soal apa yang dibicarakan ," sahut Hasna menenangkan Dion ,lalu keduanya menyusul Dian masuk mobil ,Hasna menjalankan mobil bergegas pulang ke rumah.

"Nek ,nanti mampir ke toko buku sebentar aku mau beli buku ," ucap Dian selama dalam perjalanan pulang . "Iya nona manis ,"balas Hasna dengan tersenyum manis melihat dari kaca spion dalam mobil ."Aku tidak suka nenek bilang kayak gitu ," ucap Dian cemberut .

Hasna merasa terhibur dengan kehadiran mereka selama perjalanan pulang . Tidak lama mobil sampai ditoko buku Dian turun dan masuk ke dalam toko buku mencari buku atas suruhan Pak guru yang bernama Tanto guru sejarah . Setelah sekian lama mencari akhirnya ketemu .

"Akhirnya ketemu juga ,"gumam Dian berjalan menuju kasir , tiba-tiba ia menabrak seseorang karena tidak melihat jalan karena saking senangnya mendapat apa yang ia cari

Brukkk ,

Keduanya menoleh secara bersamaan namun dengan tatapan saling mengunci satu sama lain namun hanya diam ,,,,, Kamu ,,,

Episodes
1 Episode Perubahan Sikap
2 Episode Joging Pagi
3 Episode Pergi Ke Rumah Nenek
4 Episode Latihan
5 Episode Bertemu Mantan
6 Episode Akhir Sebuah Hubungan
7 Episode Mengumpulkan Tugas
8 Episode Uring-uringan
9 Episode Peringatan Pertama
10 Episode Kedatangan Nenek
11 Episode Perlombaan Antar Sekolah
12 Episode Penerimaan Hadiah
13 Episode Memberi Kejutan
14 Episode Berlibur Divila
15 Episode Musuh Dalam Selimut
16 Episode Kecelakaan Divila
17 Episode Sesuatu Yang Hilang
18 Episode Penemuan Bukti
19 Episode Upaya Pencarian
20 Episode Bangun Dari Pingsan
21 Episode Titik Terang
22 Episode Tanpamu Hidupku Sepi
23 Episode Salah Mencari Lawan
24 Episode Masa Lalu
25 Episode Kegiatan Dihari Minggu
26 Episode Masa Pemulihan
27 Episode Kedatangan Tamu
28 Episode Perasaan Tak Biasa
29 Episode Bertemu Dalam Keadaan Sakit
30 Episode Posesif
31 Episode Kembali Ke sekolah
32 Episode Rencana Jahil
33 Episode Penguntit
34 Episode Perdebatan Kecil
35 Episode Datang Menjenguk
36 Episode Sebuah Ancaman
37 Episode Antara Kesal Dan Perhatian
38 Episode Maaf
39 Episode Berkunjung Ke Rumah Ibu
40 Episode Perdebatan Di Kantin Sekolah
41 Episode Di Hadang Para Preman
42 Episode Isi Chat
43 Episode Acara Perpisahan
44 Episode Cerita Teman
45 Episode Panjat Tebing
46 Episode Kelas Dua Belas
47 Episode Melepas Rindu
48 Episode Mencari Alasan
49 Episode Detektif
50 Episode Rencana Berikutnya
51 Episode Satu Lawan Satu
52 Episode Penyesalann Yang Sulit Dimaafkan
53 Episode Ganti Rugi
54 Episode Calon Suami
55 Episode Tanpa Baca Basi
56 Episode Rencana Dadakan
57 Episode Cemburu Sesaat
58 Episode Melamar dan Di lamar
59 Episode Pingsan
60 Episode Acara Sakral
61 Episode Adegan Di Acara Resepsi
62 Episode Di Balik Pesta Pernikahan
63 Episode Waktu Libur Keluarga
64 Episode Di Ruang Penyekapan .
65 Episode Pilihan Terakhir
66 Episode Semua Ada Waktunya
67 Episode Suasana Di Rumah Nenek
68 Episode Keputusan Hasna
69 Episode Antara Cemburu Dan Kesal
Episodes

Updated 69 Episodes

1
Episode Perubahan Sikap
2
Episode Joging Pagi
3
Episode Pergi Ke Rumah Nenek
4
Episode Latihan
5
Episode Bertemu Mantan
6
Episode Akhir Sebuah Hubungan
7
Episode Mengumpulkan Tugas
8
Episode Uring-uringan
9
Episode Peringatan Pertama
10
Episode Kedatangan Nenek
11
Episode Perlombaan Antar Sekolah
12
Episode Penerimaan Hadiah
13
Episode Memberi Kejutan
14
Episode Berlibur Divila
15
Episode Musuh Dalam Selimut
16
Episode Kecelakaan Divila
17
Episode Sesuatu Yang Hilang
18
Episode Penemuan Bukti
19
Episode Upaya Pencarian
20
Episode Bangun Dari Pingsan
21
Episode Titik Terang
22
Episode Tanpamu Hidupku Sepi
23
Episode Salah Mencari Lawan
24
Episode Masa Lalu
25
Episode Kegiatan Dihari Minggu
26
Episode Masa Pemulihan
27
Episode Kedatangan Tamu
28
Episode Perasaan Tak Biasa
29
Episode Bertemu Dalam Keadaan Sakit
30
Episode Posesif
31
Episode Kembali Ke sekolah
32
Episode Rencana Jahil
33
Episode Penguntit
34
Episode Perdebatan Kecil
35
Episode Datang Menjenguk
36
Episode Sebuah Ancaman
37
Episode Antara Kesal Dan Perhatian
38
Episode Maaf
39
Episode Berkunjung Ke Rumah Ibu
40
Episode Perdebatan Di Kantin Sekolah
41
Episode Di Hadang Para Preman
42
Episode Isi Chat
43
Episode Acara Perpisahan
44
Episode Cerita Teman
45
Episode Panjat Tebing
46
Episode Kelas Dua Belas
47
Episode Melepas Rindu
48
Episode Mencari Alasan
49
Episode Detektif
50
Episode Rencana Berikutnya
51
Episode Satu Lawan Satu
52
Episode Penyesalann Yang Sulit Dimaafkan
53
Episode Ganti Rugi
54
Episode Calon Suami
55
Episode Tanpa Baca Basi
56
Episode Rencana Dadakan
57
Episode Cemburu Sesaat
58
Episode Melamar dan Di lamar
59
Episode Pingsan
60
Episode Acara Sakral
61
Episode Adegan Di Acara Resepsi
62
Episode Di Balik Pesta Pernikahan
63
Episode Waktu Libur Keluarga
64
Episode Di Ruang Penyekapan .
65
Episode Pilihan Terakhir
66
Episode Semua Ada Waktunya
67
Episode Suasana Di Rumah Nenek
68
Episode Keputusan Hasna
69
Episode Antara Cemburu Dan Kesal

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!