Episode Peringatan Pertama

Dian tidak bisa berkata-kata sambil menunduk ketika Dion menatap tajam ke arahnya ."Maaf ," hanya itu yang diucapkan Dian . Dita melihat Dian sudah pulang merasa tenang ia menyuruh Dian masuk kamar dan membersihkan badan ,namun berbeda dengan Dion yang sangat mengkhawatirkan saudara kembarnya .

Teman-teman Dian merasa bersalah karena mereka yang memberi ide belajar bersama tidak meminta ijin kepada keluarga Dian juga keluarga mereka sendiri . "Maaf tante kak Dion kami yang merencanakan belajar kelompok lagi pula belajarnya dirumah neneknya Dian ," ucap Ruly dengan jujur .

Dion menatap tajam ke arah Ruly sambil mengepalkan tangannya ."Untuk saat ini aku ampuni kalian tapi lain kali aku tidak akan tinggal diam ,ingat itu karena aku tidak mau terjadi sesuatu pada adikku Dian , camkan itu baik-baik ,"ucap Dion kemudian masuk rumah .

Dita geleng-geleng kepala melihat posesifnya Dion terhadap Dian adik kembarnya terlalu berlebihan ."Jangan diambil hati ucapan Dion ,dia memang anaknya keras dan terkesan dingin tapi dia sangat baik kok ,kalian tidak usah takut ya ,"ucap Dita menenangkan teman-teman Dian agar tidak terlalu memikirkan anak-anaknya yang memang bandel dan keras ."Terimakasih tante , kalau begitu kami permisi pulang dulu ," pamit mereka bertiga kepada Dita .

"Sama-sama tante juga meminta maaf atas nama Dian dan Dion , kalian hati-hati dijalan jangan ngebut ," balas Dita . Mereka bertiga meninggalkan rumah Dian dan pulang ke rumah masing-masing.

Dikamar Dian membersihkan diri setelah mendengar mamanya berbicara dengan teman-temannya , tidak lama kemudian ia bergabung diruang makan untuk makan malam bersama .

Dion melirik Dian yang sedang menyendok nasi dan mengambil lauk dan sayur ."Teman-teman kamu baik semua ya , sayang ," ucap Dita setelah selesai makan . "Iya ma ,mereka juga sering membantu aku ketika ada masalah disekolah ," jawab Dian sambil melirik Dion yang terlibat cuek . "Oh ya ,bagus itulah yang namanya berteman saling tolong menolong tanpa mengharap balasan semoga langgeng ya pertemanan kalian ,"Sela Rama yang baru saja menghabiskan makannya.

"Kenapa belajarnya dirumah nenek memangnya tidak ada tempat belajar yang lain ?" tanya Dion tanpa melihat Dian . "Aku yang saranin karena ditempat nenek ada ruangan khusus untuk bersantai ,lagi Pula aku juga sudah mint ijin sama nenek dan ternyata dibolehin ,"ucap Dian membela diri .

Dian segera menyelesaikan makannya kemudian beranjak pergi keruang keluarga diikuti Dita ,sedangkan Rama hanya tersenyum melihat istri dan anak-anaknya.

Dion masuk ke dalam kamar dan belajar karena besok ada ulangan ." Sayang kamu tidak belajar ?"tanya Rama kepada Dian sambil duduk disamping istrinya . "Sebentar lagi ,aku mau nonton drakor dulu ,pa ," jawab Dian yang fokus melihat layar televisi . "Kalau begitu papa sama mama masuk kamar dulu ya ," pamit Rama kepada Dian . "Iya ,duluan aja ," jawab Dian dengan santai

Dian melihat kedua orang tuanya begitu saling menyayangi merasa bangga punya orang tua yang terlihat akur banget , kelak aku ingin punya pasangan yang selalu membuatku nyaman dan bahagia batin Dian kemudian mematikan televisi dan pergi ke kamar .

Dion menyelesaikan belajarnya kemudian merebahkan tubuhnya dikasur matanya melihat keatas langit kamar , pikirannya menerawang mengingat kejadian dimana ia pernah mengalami kecelakaan bersama Dian dan Dian sempat koma selama satu minggu .

Episodes
1 Episode Perubahan Sikap
2 Episode Joging Pagi
3 Episode Pergi Ke Rumah Nenek
4 Episode Latihan
5 Episode Bertemu Mantan
6 Episode Akhir Sebuah Hubungan
7 Episode Mengumpulkan Tugas
8 Episode Uring-uringan
9 Episode Peringatan Pertama
10 Episode Kedatangan Nenek
11 Episode Perlombaan Antar Sekolah
12 Episode Penerimaan Hadiah
13 Episode Memberi Kejutan
14 Episode Berlibur Divila
15 Episode Musuh Dalam Selimut
16 Episode Kecelakaan Divila
17 Episode Sesuatu Yang Hilang
18 Episode Penemuan Bukti
19 Episode Upaya Pencarian
20 Episode Bangun Dari Pingsan
21 Episode Titik Terang
22 Episode Tanpamu Hidupku Sepi
23 Episode Salah Mencari Lawan
24 Episode Masa Lalu
25 Episode Kegiatan Dihari Minggu
26 Episode Masa Pemulihan
27 Episode Kedatangan Tamu
28 Episode Perasaan Tak Biasa
29 Episode Bertemu Dalam Keadaan Sakit
30 Episode Posesif
31 Episode Kembali Ke sekolah
32 Episode Rencana Jahil
33 Episode Penguntit
34 Episode Perdebatan Kecil
35 Episode Datang Menjenguk
36 Episode Sebuah Ancaman
37 Episode Antara Kesal Dan Perhatian
38 Episode Maaf
39 Episode Berkunjung Ke Rumah Ibu
40 Episode Perdebatan Di Kantin Sekolah
41 Episode Di Hadang Para Preman
42 Episode Isi Chat
43 Episode Acara Perpisahan
44 Episode Cerita Teman
45 Episode Panjat Tebing
46 Episode Kelas Dua Belas
47 Episode Melepas Rindu
48 Episode Mencari Alasan
49 Episode Detektif
50 Episode Rencana Berikutnya
51 Episode Satu Lawan Satu
52 Episode Penyesalann Yang Sulit Dimaafkan
53 Episode Ganti Rugi
54 Episode Calon Suami
55 Episode Tanpa Baca Basi
56 Episode Rencana Dadakan
57 Episode Cemburu Sesaat
58 Episode Melamar dan Di lamar
59 Episode Pingsan
60 Episode Acara Sakral
61 Episode Adegan Di Acara Resepsi
62 Episode Di Balik Pesta Pernikahan
63 Episode Waktu Libur Keluarga
64 Episode Di Ruang Penyekapan .
65 Episode Pilihan Terakhir
66 Episode Semua Ada Waktunya
67 Episode Suasana Di Rumah Nenek
68 Episode Keputusan Hasna
69 Episode Antara Cemburu Dan Kesal
Episodes

Updated 69 Episodes

1
Episode Perubahan Sikap
2
Episode Joging Pagi
3
Episode Pergi Ke Rumah Nenek
4
Episode Latihan
5
Episode Bertemu Mantan
6
Episode Akhir Sebuah Hubungan
7
Episode Mengumpulkan Tugas
8
Episode Uring-uringan
9
Episode Peringatan Pertama
10
Episode Kedatangan Nenek
11
Episode Perlombaan Antar Sekolah
12
Episode Penerimaan Hadiah
13
Episode Memberi Kejutan
14
Episode Berlibur Divila
15
Episode Musuh Dalam Selimut
16
Episode Kecelakaan Divila
17
Episode Sesuatu Yang Hilang
18
Episode Penemuan Bukti
19
Episode Upaya Pencarian
20
Episode Bangun Dari Pingsan
21
Episode Titik Terang
22
Episode Tanpamu Hidupku Sepi
23
Episode Salah Mencari Lawan
24
Episode Masa Lalu
25
Episode Kegiatan Dihari Minggu
26
Episode Masa Pemulihan
27
Episode Kedatangan Tamu
28
Episode Perasaan Tak Biasa
29
Episode Bertemu Dalam Keadaan Sakit
30
Episode Posesif
31
Episode Kembali Ke sekolah
32
Episode Rencana Jahil
33
Episode Penguntit
34
Episode Perdebatan Kecil
35
Episode Datang Menjenguk
36
Episode Sebuah Ancaman
37
Episode Antara Kesal Dan Perhatian
38
Episode Maaf
39
Episode Berkunjung Ke Rumah Ibu
40
Episode Perdebatan Di Kantin Sekolah
41
Episode Di Hadang Para Preman
42
Episode Isi Chat
43
Episode Acara Perpisahan
44
Episode Cerita Teman
45
Episode Panjat Tebing
46
Episode Kelas Dua Belas
47
Episode Melepas Rindu
48
Episode Mencari Alasan
49
Episode Detektif
50
Episode Rencana Berikutnya
51
Episode Satu Lawan Satu
52
Episode Penyesalann Yang Sulit Dimaafkan
53
Episode Ganti Rugi
54
Episode Calon Suami
55
Episode Tanpa Baca Basi
56
Episode Rencana Dadakan
57
Episode Cemburu Sesaat
58
Episode Melamar dan Di lamar
59
Episode Pingsan
60
Episode Acara Sakral
61
Episode Adegan Di Acara Resepsi
62
Episode Di Balik Pesta Pernikahan
63
Episode Waktu Libur Keluarga
64
Episode Di Ruang Penyekapan .
65
Episode Pilihan Terakhir
66
Episode Semua Ada Waktunya
67
Episode Suasana Di Rumah Nenek
68
Episode Keputusan Hasna
69
Episode Antara Cemburu Dan Kesal

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!