menenangkan diri

Setelah memastikan Azka benar benar hilang dari area kontrakannya, Salsa masuk, menutup pintu kontrakan dengan sangat keras hingga Novia, Rara dan Kenzo terlonjak kaget di dalam kamar.

Tiga orang itu keluar, mereka bersamaan memperhatikan Salsa seolah minta penjelasan.

"ada apa pak Azka datang?" tanya Novia sebagai perwakilan dari ketiganya.

"Entah, katanya mau tanggung jawab!" jawab Salsa sembari fokus kembali ke kopernya.

Tiga orang itu kembali melihat Salsa dengan tatapan tak terbaca membuat wanita itu memicingkan matanya.

"jangan menatapku seperti itu, sekarang aku sedang tidak mood membahas sesuatu!!" Seolah membaca arti tatapan mereka, Salsa dengan cepat berujar. Pada akhirnya ketiga orang itu hanya menghela nafas pelan, kemudian ikut Salsa untuk berkemas.

"kak, janji disana hanya satu Minggu kan?" Kenzo mulai bertanya dengan suara pelannya. Mendengar itu, Salsa tersenyum tipis kemudian mengusap lembut kepala adiknya.

"kalau Ken tidak sekolah, maka kakak akan mengajak Kenzo ikut!" sangat lembut, Salsa begitu menyayangi kedua adiknya.

"kan Kenzo bisa izin.."

"Mulai, terus aku disini sendirian gitu??" Rara ikut nimbrung dengan bibir condong ke depan. Wajahnya terlihat imut saat sedang cemberut seperti itu, membuat mereka bertiga terkekeh pelan. Sedikit terhibur, hingga Salsa bisa melupakan masalahnya sejenak.

Sore harinya, Novia dan Salsa benar benar pergi ke Bali. iya, mereka berdua pergi ke Bali dengan tujuan masing masing. Kalau Salsa sekedar untuk menenangkan diri, Novia datang untuk melakukan take endorse dan shooting iklan.

.

.

Malam harinya, Azka kembali ke kediaman Aditama atas permintaan sang mommy. pria itu memang sangat jarang ada di rumah, hal itu karena dia ingin menghindar dari pertanyaan ibu dan ayahnya yang terus bertanya 'kapan menikah?'.

Hingga sampailah Azka di depan rumah tinggi yang berinterior modern itu. Dari luar dapat di lihat sangat luas, pria itu memarkirkan mobil mewahnya, langkah panjangnya masuk ke dalam rumah.

"sayang, kamu datang!!" mommy Airin, terlihat sangat antusias saat melihat putra pertamanya berkunjung ke rumah. Dia berlari cepat, menarik tangan Azka untuk pergi ke meja makan.

"sayang, kau tidak kangen sama mommy? Kenapa jarang sekali datang?"

"sibuk mom!" jawab Azka hanya dengan kalimat singkat.

"Oh iya, terus kapan rencana mau kasih mommy menantu?" nah, ini adalah pertanyaan kesekian yang selalu Azka hindari sejak dulu. Pria itu diam, tidak berniat menjawab sama sekali.

"tapi jangan Alea ya, mommy tidak suka!" sambung wanita itu, sejak dulu, dia menentang hubungan Azka dan artis itu. Entah atas dasar apa, Azka juga tidak tahu jelasnya.

"hmm, seperti gimana yang mommy inginkan?" tanya Azka basa basi.

"seperti siapa? Emang kalau mommy yang pilih kamu mau?"

"Tentu saja enggak, aku bisa memilih sendiri" jawab Azka menolak mentah mentah ide sang mommy.

Di tengah perbincangan hangat ibu dan anak itu, Deddy Raka Aditama dan Aiden Aditama (sang adik) ikut nimbrung bersama mereka.

"ada apa?" tanya Deddy Raka saat sudah duduk di meja makan.

"berbicara tentang calon mantu, sayang.." jawab mommy Airin.

"mommy tenang saja, dua Minggu lagi pasti Azka menikah, lihat saja!" sahut Deddy Raka dengan santai. Mendengar itu, mommy Airin membulatkan matanya, begitupun Azka. Dia jadi takut sendiri kalau kalau sang Deddy sudah tahu masalahnya.

Tidak mau bertanya lagi, empat orang itu makan malam dalam keheningan.

selesai makan, Deddy Raka melihat ke arah Azka. "kamu ikut ke ruangan Deddy!!" ujarnya kemudian berlalu dari sana.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!