Beberapa waktu terakhir ini BV. Company memang sedang dalam keadaan yang sangat baik
Apalagi setelah Sion berhasil melengserkan semua yang berbuat curang di perusahaan
TOK TOK TOK!
DAMAREL SION BELVARA
Masuk!❄
[tetap fokus pada pekerjaannya di meja]
Cklek!
UNKNOWN
[membuka pintu setelah mendapatkan izin]
UNKNOWN
Permisi tuan
[Masuk dan menutup pintu ruangan]
DAMAREL SION BELVARA
[Melirik sekilas lalu kembali pada pekerjaannya]
DAMAREL SION BELVARA
DAMAREL SION BELVARA
Ada apa Anya?❄
ANYA (SEKRETARIS)
[Jalan mendekati meja kerja dengan centil]
Dia sengaja menunjukkan tubuh seksinya kepada atasannya itu berharap dilirik dan bisa dekat dengannya
ANYA (SEKRETARIS)
Ada beberapa berkas yang harus anda tanda tangani tuan
ANYA (SEKRETARIS)
Berkas ini mengenai pengajuan kerja sama dari perusahaan Alexander Corp dan Victoria Company
ANYA (SEKRETARIS)
[sengaja menempelkan kulitnya dengan lengan Sion]
DAMAREL SION BELVARA
Letakkan di atas meja ❄
[melirik tajam Anya]
ANYA (SEKRETARIS)
[meletakkan berkas berkas itu di atas meja]
DAMAREL SION BELVARA
Bisakah ketika melakukan tugasmu tidak mendekat bahkan menempel pada lengan saya begini, Anya?❄❄❄
DAMAREL SION BELVARA
Kau tau saya tidak suka kontak fisik dengan perempuan, jika ingin memberikan berkas atau apapun itu tolong dari depan meja jangan melewati batasan!!❄❄❄
ANYA (SEKRETARIS)
M-maaf atas kelancangan saya tuan muda
[Ketakutan]
Dia sebenarnya tahu sifat tuannya yang dingin nan tidak tersentuh tapi itu tidak membuat Anya sedikitpun goyah mendekati Sion
Justru membuatnya semakin tertantang menarik perhatian atasannya itu dan mendapatkan hatinya tentu saja.
ANYA (SEKRETARIS)
(Apapun yang terjadi gue harus bisa dapetin hati tuan muda Sion)
DAMAREL SION BELVARA
[Melirik sekilas Anya]
DAMAREL SION BELVARA
Kalau sudah tidak ada lagi yang akan dibicarakan mengenai pekerjaan, silahkan keluar dari ruangan saya❄❄❄
DAMAREL SION BELVARA
Pekerjaanmu banyak kan, kerjakan semua dan ini masih lama dari jam pulang❄❄❄
[tegas]
ANYA (SEKRETARIS)
B-Baik tuan muda S-saya permisi kembali ke ruangan
DAMAREL SION BELVARA
Hm ❄❄❄
ANYA (SEKRETARIS)
[Jalan keluar ruangan CEO]
Klap.
Pintu tertutup rapat seperti semula dan tentu saja membuat Sion bernafas lega
DAMAREL SION BELVARA
Mengganggu saja 😒
DAMAREL SION BELVARA
Kayaknya gue harus minta Queenza nyariin gue sekretaris baru dah
DAMAREL SION BELVARA
Yang lebih waras dari sekarang 🙂
Sion menghentikan kegiatannya sebentar lalu beralih pada dua berkas yang tadi diberikan oleh Anya
DAMAREL SION BELVARA
Salah satu perusahaan ini milik orang tua kandung Queenza kan?
[suara lirih]
DAMAREL SION BELVARA
Apa gue kasih tahu dia aja ya?
Sion mempertimbangkan di kepalanya, siapa tau membantu rencananya adiknya
DAMAREL SION BELVARA
[Mengambil handphone setelah mendapat keputusan]
DAMAREL SION BELVARA
[menghubungi Queenza untuk memberi tahu]
Menunggu beberapa saat hingga...
QUEENZA ALUNA BELVARA
Iya bang, ada apa?
DAMAREL SION BELVARA
Hei, abang ganggu waktu kamu gak?
QUEENZA ALUNA BELVARA
Enggak kok ☺
DAMAREL SION BELVARA
Kamu lagi ngapain sayang?
[bersandar punggung kursi kerja]
QUEENZA ALUNA BELVARA
Lagi kerkom bang
QUEENZA ALUNA BELVARA
Kenapa? Ada masalah kah di perusahaan?
DAMAREL SION BELVARA
Nggak ada apa-apa, abang mau kasih tau kalau perusahaan Alexander sama perusahaan Victoria mau kerjasama bareng perusahaan kita
DAMAREL SION BELVARA
Menurut kamu gimana, bukannya salah satu dari perusahaan itu punya orang tua kandung kamu?
QUEENZA ALUNA BELVARA
......
DAMAREL SION BELVARA
[membuka dua berkas itu dan membaca isi perjanjian kerja sama tersebut]
DAMAREL SION BELVARA
Sayang kamu masih dengerin kan?
[memastikan]
QUEENZA ALUNA BELVARA
Iya masih kok, maaf maaf lagi mikir soalnya
DAMAREL SION BELVARA
Iya gapapa ☺
DAMAREL SION BELVARA
So how?
QUEENZA ALUNA BELVARA
Kamu terima keduanya dan kamu udah tau kan perusahaan mana yang punya orang tua ku?
DAMAREL SION BELVARA
Iya tahu kok yang mana
Sion langsung menandatangani kontrak kerja sama dengan dua perusahaan tersebut setelah membaca isinya dengan teliti
DAMAREL SION BELVARA
Yaudah, abang cuma mau kasih tau itu aja sih
DAMAREL SION BELVARA
Kamu lanjut kerja kelompoknya gih, maaf kalau abang ganggu waktu kamu ☺
QUEENZA ALUNA BELVARA
Kamu gak pernah gangguin waktunya Queenza bang
QUEENZA ALUNA BELVARA
Hari ini lembur lagi?
DAMAREL SION BELVARA
Kayaknya iya deh
DAMAREL SION BELVARA
Tapi abang akan usahakan pulang gak malem malem banget ya?
Sion jadi merasa bersalah pada Queenza, baru semalam dan hari ini adiknya di mansion utama tetapi dia malah harus disibukkan dengan pekerjaan
DAMAREL SION BELVARA
I'm sorry, beberapa hari ini lagi banyak banget soalnya kerjaan yang harus abang urus
QUEENZA ALUNA BELVARA
It's okay, I understand
-----
Tidak apa-apa, aku mengerti
QUEENZA ALUNA BELVARA
Tapi abang harus inget janji kamu tadi pagi, jangan keseringan ya?
DAMAREL SION BELVARA
Iya sayangku iya
[senyum]
DAMAREL SION BELVARA
Yaudah abang lanjut kerja ya, biar cepet selesai
QUEENZA ALUNA BELVARA
Iya
DAMAREL SION BELVARA
[mematikan panggilan dan kembali meletakkan handphone miliknya]
Comments