[Berjalan melewati koridor rumah sakit seorang diri]
Dia ingin pergi menuju ruangan seorang pasien yang harus diperiksa berkala seperti apa keadaannya dan berharap akan ada keajaiban dari Tuhan untuk pasiennya itu.
UNKNOWN
1:
[keluar ruang ICU]
UNKNOWN
[Tanpa sengaja melihat dan spontan berhenti]
Dia sebenarnya penasaran siapa dirinya tapi setiap laki-laki usia 25 tahun itu mengikuti dari belakang menghilang entah kemana
"Dokter Arzhel"
GLENN ARZHEL [DOKTER]
[Menoleh ke belakang]
Ada apa suster? ❄
Suster
Maaf, dokter meninggalkan catatan kesehatan dari pasien yang akan anda temui
Suster
[memberikan catatan yang harus dibawa oleh Arzhel]
GLENN ARZHEL [DOKTER]
(Kenapa aku bisa lupa membawanya?)
[menerima dari suster]
GLENN ARZHEL [DOKTER]
Kau bisa kembali bekerja ❄
Suster
Kalau begitu saya permisi dok
GLENN ARZHEL [DOKTER]
[mengangguk]
Suster
(Dokter Arzhel terlihat banyak pikiran hari ini)
[pergi]
Depan ruang ICU
GLENN ARZHEL [DOKTER]
[Membuka pintu dan jalan masuk]
GLENN ARZHEL [DOKTER]
Aku menemuimu lagi Jev
[menutup perlahan pintu ruang itu lalu mendekat]
Ia berjalan mendekati brankar seorang laki-laki yang hampir 1 bulan ini dalam masa kritisnya
Walaupun dua hari ini ada laki laki yang menemuinya dan hal itu ternyata berdampak baik bagi tubuh pasiennya, tetapi tetap saja dia masih dalam keadaan kritis.
UNKNOWN
[Terbaring lemah dengan bantuan oksigen di hidungnya]
UNKNOWN
GLENN ARZHEL [DOKTER]
Kau tahu sejak dia datang aku melihat perkembangan mu sangat baik ☺
Arzhel memeriksa bagaimana keadaan laki-laki itu, mulai dari denyut nadinya hingga detak jantungnya
GLENN ARZHEL [DOKTER]
Dia kembali membuat tubuhmu semakin stabil ☺
Lagi-lagi dia memiliki harapan besar pada kestabilan keadaan pasien yang ia sebut ‘Vin’ itu
GLENN ARZHEL [DOKTER]
Aku berharap kau bangun dalam waktu dekat, apa kau tidak merindukan mereka berempat dan adik kecilmu itu?
UNKNOWN
.....
GLENN ARZHEL [DOKTER]
Kau juga berjanji pada Queenza menemaninya mencari keluarganya, bangunlah dan bantu dia
GLENN ARZHEL [DOKTER]
[mencatat hasil pemeriksaan laki-laki itu di kertas yang dia bawa]
UNKNOWN
[sedikit menggerakkan jari tengahnya]
GLENN ARZHEL [DOKTER]
Semalam setelah menemuimu, Jo berangkat ke Korea karena orang tuanya meminta dia kembali
Dia yakin, walaupun laki-laki berusia 22 tahun itu dalam keadaan kritis tapi dia bisa mendengar semua yang dikatakan olehnya
Yang Arzhel lakukan selama ini hanyalah membuat semangat laki-laki itu tumbuh lagi agar mau membuka matanya
GLENN ARZHEL [DOKTER]
Jangan pernah berpikir kamu hidup di dunia ini sendirian Jevin
GLENN ARZHEL [DOKTER]
Kamu masih punya kami, kamu punya aku yang menganggapmu adikku sendiri
[menatap sendu]
UNKNOWN
......
GLENN ARZHEL [DOKTER]
Kamu tahu kan, kalau aku sudah tak punya siapapun lagi di dunia ini dan tidak mau kehilangan orang yang ada di sekitarku lagi
GLENN ARZHEL [DOKTER]
Aku tidak sanggup orang yang selama ini menjadi alasan utama ku bertahan di dunia ini pergi dariku
GLENN ARZHEL [DOKTER]
[suara lirih bahkan sangat lirih]
Nitt…. Nitt…. Nitt….
Suara detak jantung seorang laki laki yang disebut Jevin oleh Arzhel kini menjadi tidak stabil padahal tadi baik-baik saja
GLENN ARZHEL [DOKTER]
[berjalan mendekati brankar]
Ada apa? kamu ingin menyampaikan apa kepadaku?
UNKNOWN
....
GLENN ARZHEL [DOKTER]
Jika kau masih ingin istirahat seperti ini tak apa-apa tetapi jangan membuatku khawatir
GLENN ARZHEL [DOKTER]
[Menatap lekat lalu mengelus pucuk kepalanya]
Suara alat pengatur bunyi detak jantung mulai sedikit berkurang dan ketika Arzhel memeriksanya, mulai stabil kembali
Comments