Pindah Rumah

Nafla yang pulang lebih cepat dari Denis, langsung pulang sesuai dengan ucapan suaminya.

Sesampainya di rumah , Nampak Mami Arisa tengah memasak untuk makan siang mereka.

" Kamu udah pulang kak"? Arisa tersenyum kepada Putrinya.

Lala mengangguk dan memeluk Risa. " Mami, Nanti malam Lala akan pindah ke Apartemen kak Denis, pasti Lala kangen Mami, Papi dan kembar, Ucap Lala ingin menangis.

Risa tersenyum dan membalas pelukan sang anak. " Kan kakak senang bisa nikah sama laki-laki yang kakak cintai, sekarang kakak harus bisa menjadi istri baik dan penurut ya sayang, Patuhi suami kamu karena mulai sekarang Papi, Mami dan adik kamu tak akan pernah selalu ada di sisi kamu.

Sayang sama satu lagi yang harus kamu tau Nak" Jika menikah itu kamu bukan hanya mengurus Makan dan minum, Pakaian suami kamu saja, Ada hal yang sangat di butuhkan suami yang hanya bisa kamu yang melakukan nya demi kenyamanan dan keharmonisan rumah tangga.

Nafla memandang maminya ingin tau, Risa pun tersenyum. Gadis yang dulu dia lahirkan dengan berjuang mati-matian bahkan untuk mendapatkan Lala dia dan suaminya Ibra berjuang bermacam-macam cara, sekarang gadis kecil itu telah menikah dan akan menjalani kehidupan rumah tangga dengan suami nya pula

" Nak, kamu harus menunaikan tugas sebagai seorang istri dengan menyerah kan dirimu seutuhnya bahasa kasarnya melakukan hubungan suami istri dengan suami kamu, dan kamu pun harus siap mengandung hasil dari hubungan kalian, Mami tau kamu paham dengan apa yang Mami katakan!! Risa melihat putri nya

Lala mengangguk, dia bukan anak kemarin sore yang tak tau apapun tentang hubungan suami istri, bahkan Lala suka nonton drakor dan sering melihat para pemeran melakukan nya di film.

" Jadi Lala harus melakukan hal itu juga Mi sama Kak Denis"? Tanya Lala tersenyum manis membuat Risa menjentikkan tangan nya di kening Lala gemas.

" Iyalah, Emang kamu mau Denis minta sama perempuan lain selain kamu?? Goda Mami dan Lala menggeleng cepat, membuat Risa menjentikkan kembali tangan nya Lala tertawa melihat kekesalan sang ibu.

Setelah puas menasehati sang anak, Seksi mereka di kamar Lala. Risa membantu Lala mengepak pakaian dan kebutuhan Lala di tempat yang baru.

" Jangan bawa semua pakaian kamu kak, Nanti kalau kamu tidur di sini tak perlu membawa lagi, Ucap risa.

Lala menuruti keinginan Maminya. Akhirnya dua koper besar siap untuk di bawa Lala ke rumah Baru nya dengan Denis suaminya.

Sore hari, semua orang telah pulang ke rumah. Ibrahim pulang lebih cepat karena ingin melepaskan anak kesayangannya pindah ke rumah suaminya.

Denis, Lala berdiri di depan pintu rumah. Lala menangis memeluk Papinya dan Maminya.

Suasana menjadi haru biru, melihat sang biang rusuh menangis dan meminta izin tinggal dengan suaminya.

" Papi, Mami Kakak izin tinggal sama suami Kakak ya. Papi dan Mami jangan kangen kakak terus, nanti kakak juga kangen kalian susah kan kalau harus bolak balik ke sini, ucap Lala membuat semua merasa takjub dengan ucapan putri dari Ibrahim dan Arisa itu sungguh di luar nurul ehh Nalar.

Ibrahim, Arisa, Kembar dan Denis sampai tepok jidat melihat Lala dan mendengar ucapan Lala, namun mereka sadar jika itu Aileen Nafla Ibrahim yang sedang mereka hadapi.

" Iya nak, Bahagialah dengan suami kamu , untuk rindu kayaknya enggak deh Nak, ucap Ibrahim melihat Lala

Semua menahan tawa kecuali Lala.

" Jadi papi menolak rindu Lala?? Putri cantik papi ini?? Kesal Lala membuat Ibrahim tertawa dan memeluk putrinya sayang.

" Papi dan Mami serta kembar pasti kangen kamu nak, kangen kerusuhan yang kamu buat, tapi kami bahagia jika Lala bahagia. Jadilah istri baik dan jaga suami kamu karena setau papi, Denis itu banyak yang incar lOh.

Mendengar ucapan papi nya membuat Lala kesal. " Coba aja godain suami Kakak, abis mereka semua dengan Kakak, Ucap Lala membuat Denis sangat gemas dengan istrinya.

Semua tersenyum dan memeluk Lala bergantian. Kembar sampai menahan air mata saat kakak yang mereka punya akan pindah dan ikut dengan suami nya.

" Kak, jangan nakal di sana ya. Kami sayang kakak walau kakak banyak ulah tapi kamu sangat sayang. Oval dan Ovan memeluk Lala lama.

Ketiganya saling memeluk penuh kasih sayang membuat Arisa menangis memeluk suaminya.

Akhirnya perpisahan itu terjadi. Setiap anak perempuan yang telah menikah , Mau tidak mau suka tidak suka pasti akan ikut kemana pun suaminya membawa pergi.

" Lalaaaaa Kami semua mencintaimu nak" Lalu kelima orang itu saling memeluk untuk melepaskan Lala pergi dengan Denis

Sepanjang jalan Lala menangis. Lala memang nakal dan Bar-bar namun dia tetap seorang anak perempuan yang menyayangi keluarga.

Denis membelai rambut istrinya sayang. " Jangan menangis sayang, Nanti kita akan sering nginap rumah Papi, Dan rumah Papa Maikel juga.

Sekarang kamu kan tanggung jawab Kakak , Jadi kamu memang harus ikut kemana saja kakak membawa kamu.

Udah ya sayang, katanya Lala cinta Kakak, harusnya Lala bahagia kan bisa tinggal dan tidur sama kakak, Goda Denis membuat Lala akhirnya tersenyum juga.

Episodes
1 Aileen Nafla Ibrahim
2 Bertemu Denis
3 Nafla dan Denis
4 Langganan BP
5 Kantin
6 Makan berdua
7 Keinginan Nafla
8 Sekolah
9 Ujian Akhir Sekolah
10 Berasa Bebas
11 Harus menikah!!
12 Menikah
13 Pulang
14 Tidur bersama
15 Diantar Sekolah
16 Pindah Rumah
17 Rumah Baru
18 HaK suami.
19 Panggilan Baru
20 Kunjungan Mertua
21 Makan Malam
22 Di terima Kuliah
23 Ulat Keket
24 Aksi Lala
25 Meminta Maaf
26 Rumah Mami dan Papi
27 Tidur rumah Papi
28 kuliah
29 Membuat kerusuhan
30 Gosip
31 Pulang
32 Jumpa Queen
33 Berbelanja bersama
34 Si Kembar
35 Kuliah
36 Yash ke Kampus
37 Fitnah
38 Kafe
39 Mahasiswa Pertukaran
40 Makan bersama
41 Denis si Datar namun kejam
42 Kemarahan Denis Part dua
43 Sampai ke telinga Mami kan!!!
44 Keluarga Sultan salah pilih lawan .
45 Amarah Keluarga
46 Jalani saja
47 Kekesalan Yash
48 Kamu hamil Kak??
49 Bahagia
50 Kebahagiaan
51 Menginap
52 Singapura
53 Hari berkabung
54 Lemah kandungan
55 Tahap pemulihan
56 Pulang
57 Kembali Kuliah
58 Mabok parah
59 Rumah sakit
60 Ngidam
61 Rujak Ala Mama Mona
62 Fall in love
63 Quality time
64 Tujuh Bulanan
65 Hadiah istimewa
66 Liburan
67 Pacaran Halal.
68 Rencana Busuk Mitha
69 Di culik
70 Mencari Nafla di mulai
71 Penyelamatan
72 Baku hantam
73 Kritis
74 KoMa
75 Sebulan berlalu
76 Bahagia
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Aileen Nafla Ibrahim
2
Bertemu Denis
3
Nafla dan Denis
4
Langganan BP
5
Kantin
6
Makan berdua
7
Keinginan Nafla
8
Sekolah
9
Ujian Akhir Sekolah
10
Berasa Bebas
11
Harus menikah!!
12
Menikah
13
Pulang
14
Tidur bersama
15
Diantar Sekolah
16
Pindah Rumah
17
Rumah Baru
18
HaK suami.
19
Panggilan Baru
20
Kunjungan Mertua
21
Makan Malam
22
Di terima Kuliah
23
Ulat Keket
24
Aksi Lala
25
Meminta Maaf
26
Rumah Mami dan Papi
27
Tidur rumah Papi
28
kuliah
29
Membuat kerusuhan
30
Gosip
31
Pulang
32
Jumpa Queen
33
Berbelanja bersama
34
Si Kembar
35
Kuliah
36
Yash ke Kampus
37
Fitnah
38
Kafe
39
Mahasiswa Pertukaran
40
Makan bersama
41
Denis si Datar namun kejam
42
Kemarahan Denis Part dua
43
Sampai ke telinga Mami kan!!!
44
Keluarga Sultan salah pilih lawan .
45
Amarah Keluarga
46
Jalani saja
47
Kekesalan Yash
48
Kamu hamil Kak??
49
Bahagia
50
Kebahagiaan
51
Menginap
52
Singapura
53
Hari berkabung
54
Lemah kandungan
55
Tahap pemulihan
56
Pulang
57
Kembali Kuliah
58
Mabok parah
59
Rumah sakit
60
Ngidam
61
Rujak Ala Mama Mona
62
Fall in love
63
Quality time
64
Tujuh Bulanan
65
Hadiah istimewa
66
Liburan
67
Pacaran Halal.
68
Rencana Busuk Mitha
69
Di culik
70
Mencari Nafla di mulai
71
Penyelamatan
72
Baku hantam
73
Kritis
74
KoMa
75
Sebulan berlalu
76
Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!